Menu

Mode Gelap
Jailani dan Muhammad Bunga Ashab Terpilih Sebagai Ketua dan Sekertaris AMSI Wilayah Kepri Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal IKN Evaluasi Kinerja 2025 dan Susun Rencana Kerja 2026 Harga Terjangkau untuk Warga, Otorita IKN Luncurkan Gerakan Pangan Murah di Kawasan Nusantara Otorita IKN Terus Hadirkan Program Cek Kesehatan Gratis, Perluas Akses Layanan Kesehatan di Nusantara Sosialisasi SPBE dan Pemerintahan Digital Dorong Akselerasi Transformasi Menuju Indonesia Digital 2045

SENI BUDAYA · 2 Okt 2023 13:34 WITA ·

Prosesi Ritual Beluluh Pensucian Sultan


 Ritual ini dinamakan Beluluh, yang dimaksudkan untuk mensucikan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadpura ke-XXI Aji Muhammad Arifin dari berbagai unsur kejahatan, baik yang terlihat maupun yang tak terlihat.(Foto : Awal) Perbesar

Ritual ini dinamakan Beluluh, yang dimaksudkan untuk mensucikan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadpura ke-XXI Aji Muhammad Arifin dari berbagai unsur kejahatan, baik yang terlihat maupun yang tak terlihat.(Foto : Awal)

Kumalanews – Selama upacara Erau Adat Pelas Benua digelar, setiap hari di area depan Keraton Kutai Kartanegara Ing Martadipura atau Museum Mulawarman dilaksanakan sebuah ritual khusus.

Ritual ini dinamakan Beluluh, yang dimaksudkan untuk mensucikan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadpura ke-XXI Aji Muhammad Arifin dari berbagai unsur kejahatan, baik yang terlihat maupun yang tak terlihat.

Ritual  ini sendiri dilaksanakan pada sore hari ini, dan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI Aji Muhammad Arifin akan didudukkan di sebuah balai serta menjalani sejumlah prosesi ritual tersebut.

Saat ritual Beluluh dimulai, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI Aji Muhammad Arifin didudukkan sejenak di atas tilam kasturi. Tak berapa lama, Sultan pun bangkit dan menaiki balai bambu dengan memijak pada pusaka batu tijakan.

kemudian Sultan duduk di bagian tertinggi dari balai, di bawah ikatan daun beringin dan dipayungi selembar kain kuning yang disebut kirab tuhing serta selanjutnya dilakukan prosesi tepong tawar.

Pada prosesi ini, Belian Bini memercikkan air kembang ke sekeliling Sultan. Selanjutnya, Sultan mengusap kepalanya dengan air tersebut dan Belian Bini akan menaburkan beras kuning ke arah Sultan.

Setelah tepong tawar selesai, kemudian dilanjutkan dengan prosesi menarik ketikai lepas. Pada ritual ini, Sultan akan memegang salah satu ujung dari anyaman daun tersebut, sedangkan ujung lainnya akan ditarik oleh seorang tamu kehormatan.

Biasanya pada ritual ini kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadirpura menunjuk para pejabat daerah atau tamu kehormatan secara khusus, dan prosesi ini menjadi penutup dari  ritual Beluluh.

Untuk diketahaui, Beluluh berasal dari gabungan kata Buluh yang berarti batang bambu dan Luluh yang berarti musnah.

Nama itu mengacu pada balai bambu bertingkat tiga yang digunakan sebagai singgasana bagi Sultan dalam upacara tersebut.

Balai ini diletakkan di atas sebuah lukisan tambak karang, kaki-kakinya dihiasi daun kelapa, dan pada setiap sudut diletakkan sejenis sesajian yang disebut peduduk.

Berdasarkan kepercayaan setempat, unsur jahat di sekeliling Sultan harus diluluhkan di atas balai bambu tersebut.(adm_alf/ik)

Artikel ini telah dibaca 98 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Petala Borneo Tutup Malam Apresiasi OIKN dengan Penampilan Memukau dan Ajak Penonton Menari Jepen

9 Desember 2025 - 19:00 WITA

lip028i

Rayakan Ragam Kesenian Nusantara:Otorita IKN Gelar Malam Apresiasi Insan Budaya, Pariwisata, dan Ekraf

7 Desember 2025 - 13:15 WITA

WhatsApp Image 2025 12 07 at 11.44.16

Diskusi Budaya PKKB: Menguatkan Tradisi, Meneguhkan Jati Diri di Era Perubahan

7 Desember 2025 - 13:03 WITA

WhatsApp Image 2025 12 07 at 03.48.01

FPPI DPC Samarinda Gelar Lomba Tari Kreasi Nusantara di Museum Kota Samarinda

6 Desember 2025 - 19:45 WITA

WhatsApp Image 2025 12 06 at 19.35.22

Pameran Kebudayaan Bilah Nusantara 2025 Resmi Dibuka, Angkat Spirit Pelestarian Tradisi dan Pemberdayaan Perempuan

5 Desember 2025 - 18:45 WITA

dprd smd 75

Pameran Kebudayaan Bilah Nusantara 2025

4 Desember 2025 - 13:30 WITA

WhatsApp Image 2025 12 04 at 06.32.18
Trending di BERITA DAERAH