Menu

Mode Gelap
Reses Deni Hakim Anwar di Samarinda Kota, Warga Antusias Sampaikan Aspirasi Lingkungan Pemkab Kukar Serahkan Sapi Kurban untuk PWI, Bentuk Apresiasi bagi Insan Pers Seminar Nasional di Unmul, Otorita IKN Tegaskan Pembangunan Nusantara Tetap Berjalan dan Ramah Lingkungan DPRD Nunukan Belajar ke Samarinda, Said Hasan Soroti Tantangan Daerah 3T dan Optimalisasi PAD DPRD Nunukan Belajar Pengelolaan Reses dan PAD ke Samarinda, Celni: Parkir Jadi Penyumbang PAD Potensial

BERITA DAERAH · 22 Nov 2023 17:05 WITA ·

Bappeda Kukar Minta Kecamatan Perhatikan Kegiatan Peningkatan Pelayanan Publik


 Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Sy. Vanesa Vilna Saat Memberikan Keterangan Kepada Awak Media.(Foto : Ans) Perbesar

Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Sy. Vanesa Vilna Saat Memberikan Keterangan Kepada Awak Media.(Foto : Ans)

KUMALANEWS.ID – Guna mewujudkan program digitalisasi pelayanan publik (Disapa), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) meminta dan mengimbau agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar, untuk terus memperhatikan kegiatannya dalam hal peningkatan pelayanan publik.

Hal itu disampaikan oleh Plt Kepala Bappeda Kukar, Sy Vaness Vilna, saat dijumpai disela-sela kegiatannya, pada Rabu (22/11/23).

Plt Kepala Bappeda Kukar Sy. Vanesa Vilna mengatakan, guna mewujudkan program Disapa tersebut, tentunya dibutuhkan peran seluruh OPD,  terutama Kecamatan sebagai pusat layanan data informasi.

“Dalam pengelolaan data, pastinya dibutuhkan penunjang sarana dan prasarana yang memadai, dan SDM yang berkualitas,” ujarnya.

Lebih lanjut Sy Vanesa Vilna mengemukakan, pada APBD-P 2023 ini ada sejumlah Kecamatan yang melaksanakan kegiatannya, terkait dengan mewujudkan program Disapa tersebut.

“Namun ada juga 11 Kecamatan yang belum melakukan lelang, padahal telah mendapatkan alokasi anggaran,” ungkapnya.

Sy Vanesa Vilna menyebut, Kecamatan yang belum melakukan lelang dan mendapatkan alokasi anggaran tersebut, maka kegiatannya akan mundur pada APBD 2024.

“Seharusnya pada 2024 nanti, kita lebih fokus pada penyiapan kapasitas SDM dan kelembagaan atau tata kelolanya, kalau saprasnya juga 2024 maka akan numpuk kegiatannya,” bebernya.

Sy Vanesa Vilna menegaskan, Kecamatan yang belum melakukan lelang disebabkan masih ada yang menunggu perencanaan, sehingga waktunya tak mencukupi, dalam menyusun Harga Perkiraan Sendiri (HPS) belum selesai dan lainnya.

Sy Vanesa Vilna juga berharap, pada 2024 nanti tidak ada lagi hal yang seperti ini, setiap perencanaan kegiatan harus berjalan dengan baik, khususnya kegiatan Kecamatan. Karena Kecamatan sebagai pusat data layanan informasi.

“Hal itu merupakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2021-2026, target dalam RPJMD tersebut kita terus percepat,” pungkasnya.(adv/diskominfokukar)

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Reses Deni Hakim Anwar di Samarinda Kota, Warga Antusias Sampaikan Aspirasi Lingkungan

25 Mei 2026 - 21:00 WITA

dprdkota55

Pemkab Kukar Serahkan Sapi Kurban untuk PWI, Bentuk Apresiasi bagi Insan Pers

25 Mei 2026 - 19:00 WITA

pwikukar01

DPRD Nunukan Belajar ke Samarinda, Said Hasan Soroti Tantangan Daerah 3T dan Optimalisasi PAD

25 Mei 2026 - 15:00 WITA

dprdnunukan

DPRD Nunukan Belajar Pengelolaan Reses dan PAD ke Samarinda, Celni: Parkir Jadi Penyumbang PAD Potensial

25 Mei 2026 - 14:00 WITA

dprdkota53

Bupati Kukar Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Layak Konsumsi Jelang Iduladha

25 Mei 2026 - 13:00 WITA

ch1

Reses di Selili, Suparno Serap Aspirasi Warga soal Hidran Kebakaran hingga Perbaikan Jembatan

24 Mei 2026 - 23:00 WITA

dprdkota54
Trending di BERITA DAERAH