Menu

Mode Gelap
Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani Raih Indonesia People’s Choice Award 2026, Dinilai Inspiratif Menjembatani Aspirasi Masyarakat Balikpapan Siap Sambut 5.000 Peserta Porpamnas IX 2026, Dongkrak Ekonomi dan Promosikan Gerbang IKN HUT RI ke-81 di Balikpapan Tetap Digelar di BSCC Dome, Pemkot Sesuaikan Jumlah Undangan Disambut Haru Warga, Rita Widyasari Pilih Istirahat dan Berkumpul Bersama Keluarga OIKN Perkuat Upaya Cegah Stunting, Siapkan Generasi Sehat untuk Masa Depan Nusantara

IKN NUSANTARA · 21 Mei 2026 19:00 WITA ·

Otorita IKN Tegaskan Pendidikan Anak Usia Dini Jadi Fondasi Generasi Masa Depan


 Suasana kegiatan peringatan HUT ke-76 IGTKI-PGRI di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara. Otorita IKN menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter dan kualitas generasi masa depan Indonesia. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Suasana kegiatan peringatan HUT ke-76 IGTKI-PGRI di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara. Otorita IKN menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter dan kualitas generasi masa depan Indonesia. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menegaskan pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter dan kualitas generasi penerus bangsa. Komitmen tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) yang berlangsung di Multifunction Hall, Kantor Bersama Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Kamis (21/05/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru taman kanak-kanak atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam mendidik anak-anak usia dini.

Menurutnya, peran guru TK sangat strategis karena menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter, moral, serta kemampuan dasar anak sebelum memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Anak usia dini adalah fondasi dasar pembentukan karakter bangsa. Oleh sebab itu, pendidikan usia dini memiliki peranan yang sangat penting,” ujar Alimuddin.

Ia menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia yang unggul tidak dapat dipisahkan dari kualitas pendidikan anak usia dini. Karena itu, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru PAUD maupun TK perlu menjadi perhatian bersama agar kualitas pendidikan terus meningkat.

“Kami berharap seluruh guru TK terus meningkatkan kompetensi, disiplin, dan profesionalisme dalam mendidik generasi penerus bangsa. Mari kita terus bersinergi dan berkolaborasi membangun pendidikan anak usia dini yang sehat, aman, menyenangkan, dan berpusat pada kebutuhan anak,” katanya.

Alimuddin juga menilai bahwa keberadaan IKN sebagai ibu kota negara baru harus menjadi momentum untuk menghadirkan sistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas sejak usia dini. Menurutnya, pembangunan fisik di Nusantara harus berjalan seiring dengan pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

Sementara itu, Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Penajam Paser Utara, Maya Murtiasih, mengatakan bahwa selama 76 tahun IGTKI-PGRI telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan Indonesia, khususnya dalam memperkuat pendidikan anak usia dini melalui layanan pendidikan yang berkualitas.

Menurut Maya, pendidikan taman kanak-kanak bukan sekadar tahapan awal pendidikan formal, tetapi menjadi fondasi utama dalam membangun karakter dan kesiapan anak menghadapi masa depan.

“Pendidikan TK bukan sekadar tahap awal, tetapi merupakan fondasi utama bagi keberhasilan pendidikan selanjutnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, guru taman kanak-kanak memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk nilai moral, karakter, kemandirian, kreativitas, hingga kemampuan sosial anak. Karena itu, dukungan terhadap kesejahteraan guru menjadi faktor penting dalam menciptakan pendidikan berkualitas.

Pada peringatan HUT IGTKI-PGRI ke-76 tahun ini, organisasi mengusung tema “Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-Kanak Berkualitas sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun.” Tema tersebut dinilai mencerminkan pentingnya penguatan peran guru TK sebagai bagian dari pembangunan pendidikan nasional.

Maya menambahkan, guru yang sejahtera akan lebih fokus dan optimal dalam menjalankan tugas mendidik anak-anak. Oleh sebab itu, perhatian terhadap peningkatan kapasitas, kesejahteraan, dan perlindungan guru harus terus diperkuat.

Peringatan HUT IGTKI-PGRI ke-76 ini juga diharapkan menjadi momentum untuk mempererat semangat pengabdian, profesionalisme, dan kebersamaan para pendidik dalam memajukan pendidikan anak usia dini di Indonesia.

Melalui momentum tersebut, Otorita IKN bersama para tenaga pendidik berkomitmen mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia yang cerdas, kreatif, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

OIKN Perkuat Upaya Cegah Stunting, Siapkan Generasi Sehat untuk Masa Depan Nusantara

12 Juni 2026 - 20:00 WITA

stunting01

OIKN Hadir di IEES 2026 Balikpapan, Perkenalkan Progres Pembangunan Nusantara dan Peluang Investasi

12 Juni 2026 - 19:00 WITA

expo07

UMKM Nusantara Naik Kelas, Otorita IKN Bekali Pelaku Usaha Kelola Keuangan hingga Akses Modal

10 Juni 2026 - 20:00 WITA

kls1

Otorita IKN Gandeng Empat Perguruan Tinggi, Perkuat SDM dan Inovasi untuk Nusantara

10 Juni 2026 - 09:00 WITA

pks01

PNS Angkatan Pertama Otorita IKN Dilantik, Basuki Tekankan Empat Karakter Insan Otorita

9 Juni 2026 - 12:00 WITA

asn3

Resmi Dilantik, 555 PNS Angkatan Pertama Otorita IKN Siap Jadi Penggerak Pemerintahan Nusantara

9 Juni 2026 - 11:00 WITA

asn1
Trending di IKN NUSANTARA