Menu

Mode Gelap
IKN Youth Forum Dorong Generasi Muda Lawan Hoaks dan Kawal Masa Depan Nusantara May Day 2026 di Kukar, Momentum Perkuat Sinergi dan Kepedulian bagi Pekerja May Day 2026, Perempuan Mahardhika Samarinda Soroti Ketidakadilan Buruh Perempuan Nelayan Muara Badak Ditemukan Meninggal Dunia Usai Terseret Arus Investasi Rp1,2 Triliun Masuk IKN, Dua Investor Pelopor Teken PKS

BERITA DAERAH · 24 Nov 2023 12:26 WITA ·

Disdikbud Kukar Daftarkan Lima WBTB ke Kemendikbudristek RI


 Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara Thauhid Afrillian Noor, Saat Memberikan Keterangan Kepada Awak Media Terkait WBTB.(Foto : Kumalanews.id) Perbesar

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara Thauhid Afrillian Noor, Saat Memberikan Keterangan Kepada Awak Media Terkait WBTB.(Foto : Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar kembali mendaftarkan lima Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia (RI).

Lima Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) yang didaftarkan tersebut meliputi kuliner, tarian, dan kebudayaan lainnya yang memiliki sejarah dan nilai budaya.

“Warisan Budaya Tak Benda itu apa saja boleh, baik itu tarian, kuliner yang menjadi adat budaya kita disini, tapi syaratnya harus ditulis sejarahnya dengan jelas, kalau sudah bersertifikat tidak akan bisa diklaim orang lain lagi,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Thauhid Afrillian Noor, Jumat (24/11/2023).

Lebih lanjut Thauhid Aprilian Noor menerangkan, lima WBTB tersebut masih dalam tahap seleksi dan dokumentasi oleh Disdikbud Kukar.

Menurutnya, Pendaftaran ini merupakan kelanjutan dari tiga WBTB yang sudah mendapatkan sertifikat WBTB Indonesia 2023 dari Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid.

Thauhid Aprilian Noor menyebut, tiga WBTB yang sudah bersertifikat itu yakni kesenian kuda gepang Muara Muntai, alat musik tradisional jatung utang suku Dayak Kenyah, dan upacara adat mecaq undat suku Dayak Kenyah.

Tak hanya itu, Kukar juga memiliki 12 WBTB yang sudah bersertifikat sebelumnya, antara lain tasmiah, naik ayun, Erau, dan gasing Kutai.

“Seperti gasing seluruh Indonesia kan ada, tapi ada ciri khas gasing Kutai terbuat dari kayu banggeris. Kayu ini hanya tumbuh di Kalimantan Timur dan tidak ada di daerah lain,” ungkapnya.

Dengan adanya sertifikat WBTB, diharapkan kekayaan budaya daerah yang menjadi hak-hak masyarakat dapat terlindungi dan dilestarikan. (adv/disdikbudkukar)

Penulis : Alf | Editor : Fair
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

May Day 2026 di Kukar, Momentum Perkuat Sinergi dan Kepedulian bagi Pekerja

1 Mei 2026 - 14:00 WITA

day3

May Day 2026, Perempuan Mahardhika Samarinda Soroti Ketidakadilan Buruh Perempuan

1 Mei 2026 - 13:00 WITA

day1

Nelayan Muara Badak Ditemukan Meninggal Dunia Usai Terseret Arus

1 Mei 2026 - 12:00 WITA

tenggelam3

Disdik Kukar Tunggu Advice Kejaksaan, Insentif Guru Non-ASN Ditarget Segera Cair

30 April 2026 - 21:00 WITA

honorer3

DPRD Kukar Bahas Insentif Guru Honorer dan Layanan Kesehatan, Pembayaran Ditarget Pekan Depan

30 April 2026 - 20:00 WITA

honorer1

Nelayan Muara Badak Hilang Terseret Arus, Basarnas Kerahkan Tim Gabungan

30 April 2026 - 19:00 WITA

tenggelam01
Trending di BERITA DAERAH