Menu

Mode Gelap
Jailani dan Muhammad Bunga Ashab Terpilih Sebagai Ketua dan Sekertaris AMSI Wilayah Kepri Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal IKN Evaluasi Kinerja 2025 dan Susun Rencana Kerja 2026 Harga Terjangkau untuk Warga, Otorita IKN Luncurkan Gerakan Pangan Murah di Kawasan Nusantara Otorita IKN Terus Hadirkan Program Cek Kesehatan Gratis, Perluas Akses Layanan Kesehatan di Nusantara Sosialisasi SPBE dan Pemerintahan Digital Dorong Akselerasi Transformasi Menuju Indonesia Digital 2045

BERITA DAERAH · 25 Nov 2023 16:15 WITA ·

Siswa SDN 005 Tenggarong Daur Ulang Sampah Jadi Karya Seni


 Guru SDN 005 Tenggarong melihat hasil karya muridnya (foto : istimewa) Perbesar

Guru SDN 005 Tenggarong melihat hasil karya muridnya (foto : istimewa)

KUMALANEWS.ID – Siswa SDN 005 Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, tidak membuang sampah sembarangan. Mereka malah belajar kreatif dari barang bekas yang mereka kumpulkan dari rumah atau dari sekolah. Mereka daur ulang sampah bekas makanan, minuman, dan kawat menjadi karya seni yang unik. Karya seni mereka berupa tempat tisu, hiasan dinding, kereta api, dan lain-lain.

Kegiatan ini sudah dilakukan sejak tahun lalu, dengan bimbingan guru SDN 005 Tenggarong, Leni Ermawati. Ia mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk mendaur ulang sampah, menghargai bumi, dan tidak mencemari lingkungan.

“Supaya mereka menghargai bumi, tidak membuang sampah sembarangan, bisa memanfaatkan barang bekas, kreatif, jadi mereka sadar bekas makanan ini bisa dibikin macam-macam,” kata Leni, Sabtu (25/11/2023).

a4

Hasil daur ulang sampah menjadi karya seni SDN 005 Tenggarong (foto : istimewa)

Leni mengajak siswa untuk membawa barang bekas dari rumah atau dari sekolah. Ia juga mengajarkan siswa mengenai bangun datar, yang bisa disusun menjadi karya seni. Siswa kelas 1 dan 2 diajarkan mengenai bangun datar, sementara siswa kelas 3, 4, 5, dan 6 sudah bisa lebih rapi dan teliti dalam membuat karya.

“Untuk kelas 1 dan 2 itu kita harus betul-betul mendampingi, tapi kalau sudah kelas 3, 4, 5, dan 6 mereka sudah bisa rapi,” katanya.

Leni mengapresiasi usaha dan hasil kerja siswanya, meskipun mungkin tidak sempurna. Ia menilai karya mereka dari kekreatifan, bukan dari keindahan.

“Memang mungkin di mata orang dewasa ini jelek, ya, tapi di mata kami itu bagus sekali, karena mereka membuat dan berusaha sendiri, dan itu menjadi nilai tersendiri,” tuturnya.

Leni berharap kegiatan ini bisa menginspirasi siswa lain untuk belajar kreatif dari barang bekas. Ia juga berharap kegiatan ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. (adv/disdikbudkukar)

Penulis : Ads | Editor : Fair
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Hebat di Anggana, Tiga Anak Meninggal dan Delapan KK Kehilangan Rumah

11 Desember 2025 - 17:00 WITA

ber9

Ketua Askab PSSI Kukar Dorong Penguatan Semangat Sepak Bola di Lingkungan OPD

11 Desember 2025 - 14:30 WITA

ber8

Bupati Cup Mini Soccer Antar OPD, Dispora Kukar Dorong Prestasi ASN dan Perkuat Kebersamaan

11 Desember 2025 - 13:30 WITA

ber7

Jelang Nataru, Pemkot Samarinda Intensifkan Sidak Bapokting: Stok Aman, Harga Terpantau Stabil

10 Desember 2025 - 16:30 WITA

ber6

Sidak Bapokting Jelang Natal dan Tahun Baru, Komisi II DPRD Samarinda Pantau Ketersediaan dan Harga di Sejumlah Titik

10 Desember 2025 - 16:00 WITA

ber5

Arif Kurniawan Paparkan Hasil Reses, Soroti Infrastruktur, PDAM, dan PJU di Sungai Kunjang

10 Desember 2025 - 15:00 WITA

ber4
Trending di BERITA DAERAH