Menu

Mode Gelap
Reses Deni Hakim Anwar di Samarinda Kota, Warga Antusias Sampaikan Aspirasi Lingkungan Pemkab Kukar Serahkan Sapi Kurban untuk PWI, Bentuk Apresiasi bagi Insan Pers Seminar Nasional di Unmul, Otorita IKN Tegaskan Pembangunan Nusantara Tetap Berjalan dan Ramah Lingkungan DPRD Nunukan Belajar ke Samarinda, Said Hasan Soroti Tantangan Daerah 3T dan Optimalisasi PAD DPRD Nunukan Belajar Pengelolaan Reses dan PAD ke Samarinda, Celni: Parkir Jadi Penyumbang PAD Potensial

BERITA DAERAH · 25 Nov 2023 16:15 WITA ·

Siswa SDN 005 Tenggarong Daur Ulang Sampah Jadi Karya Seni


 Guru SDN 005 Tenggarong melihat hasil karya muridnya (foto : istimewa) Perbesar

Guru SDN 005 Tenggarong melihat hasil karya muridnya (foto : istimewa)

KUMALANEWS.ID – Siswa SDN 005 Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, tidak membuang sampah sembarangan. Mereka malah belajar kreatif dari barang bekas yang mereka kumpulkan dari rumah atau dari sekolah. Mereka daur ulang sampah bekas makanan, minuman, dan kawat menjadi karya seni yang unik. Karya seni mereka berupa tempat tisu, hiasan dinding, kereta api, dan lain-lain.

Kegiatan ini sudah dilakukan sejak tahun lalu, dengan bimbingan guru SDN 005 Tenggarong, Leni Ermawati. Ia mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk mendaur ulang sampah, menghargai bumi, dan tidak mencemari lingkungan.

“Supaya mereka menghargai bumi, tidak membuang sampah sembarangan, bisa memanfaatkan barang bekas, kreatif, jadi mereka sadar bekas makanan ini bisa dibikin macam-macam,” kata Leni, Sabtu (25/11/2023).

a4

Hasil daur ulang sampah menjadi karya seni SDN 005 Tenggarong (foto : istimewa)

Leni mengajak siswa untuk membawa barang bekas dari rumah atau dari sekolah. Ia juga mengajarkan siswa mengenai bangun datar, yang bisa disusun menjadi karya seni. Siswa kelas 1 dan 2 diajarkan mengenai bangun datar, sementara siswa kelas 3, 4, 5, dan 6 sudah bisa lebih rapi dan teliti dalam membuat karya.

“Untuk kelas 1 dan 2 itu kita harus betul-betul mendampingi, tapi kalau sudah kelas 3, 4, 5, dan 6 mereka sudah bisa rapi,” katanya.

Leni mengapresiasi usaha dan hasil kerja siswanya, meskipun mungkin tidak sempurna. Ia menilai karya mereka dari kekreatifan, bukan dari keindahan.

“Memang mungkin di mata orang dewasa ini jelek, ya, tapi di mata kami itu bagus sekali, karena mereka membuat dan berusaha sendiri, dan itu menjadi nilai tersendiri,” tuturnya.

Leni berharap kegiatan ini bisa menginspirasi siswa lain untuk belajar kreatif dari barang bekas. Ia juga berharap kegiatan ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. (adv/disdikbudkukar)

Penulis : Ads | Editor : Fair
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Reses Deni Hakim Anwar di Samarinda Kota, Warga Antusias Sampaikan Aspirasi Lingkungan

25 Mei 2026 - 21:00 WITA

dprdkota55

Pemkab Kukar Serahkan Sapi Kurban untuk PWI, Bentuk Apresiasi bagi Insan Pers

25 Mei 2026 - 19:00 WITA

pwikukar01

DPRD Nunukan Belajar ke Samarinda, Said Hasan Soroti Tantangan Daerah 3T dan Optimalisasi PAD

25 Mei 2026 - 15:00 WITA

dprdnunukan

DPRD Nunukan Belajar Pengelolaan Reses dan PAD ke Samarinda, Celni: Parkir Jadi Penyumbang PAD Potensial

25 Mei 2026 - 14:00 WITA

dprdkota53

Bupati Kukar Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Layak Konsumsi Jelang Iduladha

25 Mei 2026 - 13:00 WITA

ch1

Reses di Selili, Suparno Serap Aspirasi Warga soal Hidran Kebakaran hingga Perbaikan Jembatan

24 Mei 2026 - 23:00 WITA

dprdkota54
Trending di BERITA DAERAH