KUMALANEWS.ID – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menegaskan, Pemerintah Daerah tidak akan membeda-bedakan Organisasi Keagamaan serta terus mendukung semua kegiatan dan program Lembaga Keagamaan.
Hal itu disampaikan Edi Damansyah, saat menghadiri sekaligus membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) II Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) di Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang, Kukar, pada Senin (27/11/23) malam.
“Saya meminta, Pesparawi ini menjadi ajang untuk beribadah kepada Tuhan, bukan hanya menunjukkan kemampuan musik,” ujar Edi Damansyah.
Lebih lanjut Edi Damansyah mengemukakn, Pesparawi adalah bagian dari program pembinaan umat Kristiani yang difasilitasi oleh Pemkab Kukar untuk meningkatkan aspek spiritual dan mewujudkan masyarakat yang religius.
Edi Damansyah juga mengapresiasi kontribusi umat Kristiani dalam pembangunan di Kabupaten Kutai Kartanegar, selalu bersinergi dengan pemerintah dalam meneruskan program Kukar Idaman, yaitu masyarakat yang sejahtera dan bahagia.
“Umat kristiani, khususnya para pendeta, adalah komponen yang mewujudkan program Kukar Idaman. Saya percaya kita satu hati dalam menjalankan program ini,” ucapnya.
Tak hanya itu, Edi Damansyah juga menegaskan bahwa Pemerintah Daerah tidak akan membeda-bedakan Organisasi Keagamaan yang ada di Kutai Kartanegara, serta terus mendukung semua kegiatan dan program Lembaga Keagamaan, terutama Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kukar.
“Semua agama dengan programnya harus diperhatikan dan didukung, dan saya memastikan itu,” tegasnya.
Dalam hal itu, Edi Damansyah menekankan bahwa pentingnya menjaga kerukunan di Kabupaten Kutai Kartaneara, dan ia juga berterima kasih kepada para pendeta serta pengurus gereja yang telah menjaga kerukunan di internal agama di Kukar sebagai daerah yang majemuk.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan Pesparawi ini,” pungkasnya
Untuk diketahui, Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) II Kabupaten Kutai Kartanegara yang bertema Voice of Harmony ini, diikuti kurang lebih dua ribu peserta yang berasal dari sejumlah Kecamatan yang ada di Kukar, dan kegiatan tersebut berlangsung dari 27 hingga 30 November 2023.(adv/diskominfokukar)

















