Menu

Mode Gelap
Pemkab Kukar Gelar Isbat Nikah Massal, Bupati: Legalitas Pernikahan Masih Jadi Kebutuhan Besar Pengadilan Agama Apresiasi Isbat Nikah Massal di Kukar, Dinilai Berikan Kepastian Hukum 62 Pasangan Ikut Isbat Nikah Massal Di Kukar, Pemerintah Fasilitasi Gratis DPRD Samarinda Soroti Krisis Guru Dan Link And Match Pendidikan Dengan Dunia Kerja Ketua DPRD Samarinda Dukung WFA dan WFO ASN, Tekankan Efisiensi Tanpa Ganggu Layanan

BERITA DAERAH · 29 Apr 2026 16:00 WITA ·

DPRD Samarinda Soroti Krisis Guru Dan Link And Match Pendidikan Dengan Dunia Kerja


 Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar, memberikan keterangan terkait kekurangan tenaga pendidik di Kalimantan Timur, khususnya Samarinda. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar, memberikan keterangan terkait kekurangan tenaga pendidik di Kalimantan Timur, khususnya Samarinda. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar, menyoroti kekurangan tenaga pendidik di Kalimantan Timur, khususnya di Kota Samarinda, yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Hal tersebut disampaikannya kepada awak media, Rabu (29/4/2026).

Ia menjelaskan, berkurangnya jumlah guru dipicu oleh banyaknya tenaga pendidik yang pensiun maupun meninggal dunia, sementara pemenuhan kebutuhan belum berjalan optimal. Kondisi ini, menurutnya, membutuhkan perhatian serius dari pemerintah provinsi melalui analisis yang lebih komprehensif. “Perlu analisis ulang kebutuhan guru,” ujarnya.

Anhar menegaskan, kekurangan guru tidak terjadi secara merata, melainkan lebih dominan pada mata pelajaran tertentu seperti matematika, bahasa Inggris, dan kimia yang hingga kini masih minim tenaga pengajar.

Selain itu, ia mengingatkan agar kebijakan terkait penutupan program studi (prodi) keguruan tidak dilakukan secara terburu-buru tanpa kajian mendalam. Ia menilai, kebijakan nasional harus disesuaikan dengan kondisi daerah. “Jangan samakan semua daerah,” tegasnya.

Menurutnya, Samarinda juga mulai terdampak kekurangan guru akibat perpindahan tenaga pendidik ke daerah lain, serta minimnya lulusan lokal yang sesuai kebutuhan bidang tertentu.

Terkait hal tersebut, Anhar menilai perekrutan tenaga pengajar dari luar daerah bukan menjadi persoalan selama berbasis kompetensi. Namun, ia berharap lulusan perguruan tinggi lokal mampu meningkatkan kualitas agar dapat bersaing. “Ini soal kompetensi, bukan asal daerah,” jelasnya.

Di sisi lain, ia juga menyoroti ketidaksesuaian antara dunia pendidikan, khususnya sekolah kejuruan (SMK), dengan kebutuhan pasar kerja di Samarinda. Ia mendorong adanya sinergi antara sekolah, Dinas Tenaga Kerja, dan pihak terkait agar jurusan yang dibuka relevan dengan kebutuhan industri. “Harus sesuai kebutuhan pasar kerja,” katanya.

Anhar turut menyinggung tingginya tingkat pengangguran terbuka di Samarinda, meskipun didukung anggaran daerah yang besar. Ia menyebut, perputaran ekonomi dari proyek-proyek pembangunan belum sepenuhnya dirasakan masyarakat lokal. “Tenaga kerja dan material masih banyak dari luar,” ungkapnya.

Melalui hal ini, DPRD berharap pemerintah daerah dan provinsi dapat mengambil langkah strategis, mulai dari pemenuhan tenaga pendidik hingga penyelarasan pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja, agar mampu menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Samarinda.

 

ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemkab Kukar Gelar Isbat Nikah Massal, Bupati: Legalitas Pernikahan Masih Jadi Kebutuhan Besar

29 April 2026 - 17:30 WITA

nikah5

Pengadilan Agama Apresiasi Isbat Nikah Massal di Kukar, Dinilai Berikan Kepastian Hukum

29 April 2026 - 17:00 WITA

nikah3

62 Pasangan Ikut Isbat Nikah Massal Di Kukar, Pemerintah Fasilitasi Gratis

29 April 2026 - 16:30 WITA

nikah1

Ketua DPRD Samarinda Dukung WFA dan WFO ASN, Tekankan Efisiensi Tanpa Ganggu Layanan

29 April 2026 - 15:30 WITA

dprdkota11

DPRD Samarinda Soroti Pengalihan 49 Ribu Peserta BPJS PBI, Minta Solusi Bersama

29 April 2026 - 15:00 WITA

dprdkota10

DPRD Samarinda Tekankan Transparansi Pasar Pagi, Minta Data Penerima Kios Dibuka

29 April 2026 - 14:30 WITA

dprdkota09
Trending di BERITA DAERAH