Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 29 Apr 2026 16:00 WITA ·

DPRD Samarinda Soroti Krisis Guru Dan Link And Match Pendidikan Dengan Dunia Kerja


 Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar, memberikan keterangan terkait kekurangan tenaga pendidik di Kalimantan Timur, khususnya Samarinda. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar, memberikan keterangan terkait kekurangan tenaga pendidik di Kalimantan Timur, khususnya Samarinda. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar, menyoroti kekurangan tenaga pendidik di Kalimantan Timur, khususnya di Kota Samarinda, yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Hal tersebut disampaikannya kepada awak media, Rabu (29/4/2026).

Ia menjelaskan, berkurangnya jumlah guru dipicu oleh banyaknya tenaga pendidik yang pensiun maupun meninggal dunia, sementara pemenuhan kebutuhan belum berjalan optimal. Kondisi ini, menurutnya, membutuhkan perhatian serius dari pemerintah provinsi melalui analisis yang lebih komprehensif. “Perlu analisis ulang kebutuhan guru,” ujarnya.

Anhar menegaskan, kekurangan guru tidak terjadi secara merata, melainkan lebih dominan pada mata pelajaran tertentu seperti matematika, bahasa Inggris, dan kimia yang hingga kini masih minim tenaga pengajar.

Selain itu, ia mengingatkan agar kebijakan terkait penutupan program studi (prodi) keguruan tidak dilakukan secara terburu-buru tanpa kajian mendalam. Ia menilai, kebijakan nasional harus disesuaikan dengan kondisi daerah. “Jangan samakan semua daerah,” tegasnya.

Menurutnya, Samarinda juga mulai terdampak kekurangan guru akibat perpindahan tenaga pendidik ke daerah lain, serta minimnya lulusan lokal yang sesuai kebutuhan bidang tertentu.

Terkait hal tersebut, Anhar menilai perekrutan tenaga pengajar dari luar daerah bukan menjadi persoalan selama berbasis kompetensi. Namun, ia berharap lulusan perguruan tinggi lokal mampu meningkatkan kualitas agar dapat bersaing. “Ini soal kompetensi, bukan asal daerah,” jelasnya.

Di sisi lain, ia juga menyoroti ketidaksesuaian antara dunia pendidikan, khususnya sekolah kejuruan (SMK), dengan kebutuhan pasar kerja di Samarinda. Ia mendorong adanya sinergi antara sekolah, Dinas Tenaga Kerja, dan pihak terkait agar jurusan yang dibuka relevan dengan kebutuhan industri. “Harus sesuai kebutuhan pasar kerja,” katanya.

Anhar turut menyinggung tingginya tingkat pengangguran terbuka di Samarinda, meskipun didukung anggaran daerah yang besar. Ia menyebut, perputaran ekonomi dari proyek-proyek pembangunan belum sepenuhnya dirasakan masyarakat lokal. “Tenaga kerja dan material masih banyak dari luar,” ungkapnya.

Melalui hal ini, DPRD berharap pemerintah daerah dan provinsi dapat mengambil langkah strategis, mulai dari pemenuhan tenaga pendidik hingga penyelarasan pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja, agar mampu menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Samarinda.

 

ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH