Menu

Mode Gelap
Pengurus Baru PDKT Kaltim Dilantik, Viktor Yuan Dorong Penguatan SDM dan Wisata Budaya Dayak Viktor Yuan Dorong Penyelesaian Polemik Atribut Adat Lewat Permintaan Maaf Terbuka Libur Panjang di IKN, Pengunjung Diajak Tanam Pohon dan Tinggalkan Jejak Hijau di Kota Hutan Nusantara IKN Fun Day Hadirkan Workshop Batik Pewarna Alami, Kenalkan Budaya dan Alam Kalimantan kepada Pengunjung Otorita IKN Siaga Hadapi El Niño 2026, Teknologi dan Kolaborasi Jadi Andalan Cegah Karhutla

BERITA DAERAH · 13 Mar 2024 15:30 WITA ·

Disbun Kukar Terus Lakukan Pendampingan Kepada Petani Kakao


 Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Muhammad Taufik, saat memberikan keterangan pres terkait pendampingan kepada petani kakao.(kumalanews.id) Perbesar

Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Muhammad Taufik, saat memberikan keterangan pres terkait pendampingan kepada petani kakao.(kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID – Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus melakukan pendampingan terhadap petani kakao (coklat), yang berada di Kecamatan Loa Kulu dan Kota Bangun. Pasalnya, potensi kakao tersebut sangat menjanjikan.

“Sesuai dengan arahan Bupati Kukar, Disbun Kukar diminta untuk melakukan pendampingan terhadap petani kakao, agar para petani tidak mengalami gagal panen,” ujar Kepala Disbun Kukar, Muhammad Taufik, Rabu (13/3/2024).

“Untuk perkebunan kakao sendiri, ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi petani gagal panen seperti hama dan lainnya, maka dalam hal itu kami terus melakukan pendampingan,” sambung Muhammad Taufik.

Lebih lanjut Muhammad Taufik mengemukakan, untuk lahan perkebunan kakao ini sendiri berada di Desa Jonggon, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar) dengan luasan 120 hektar. Namun, untuk lahan yang potensial mencapai 300 hektar.

“Untuk produksi kakao selama ini berjalan dengan baik,” kata Muhammad Taufik.

Dalam hal itu, pemerintah daerah terus komitmen untuk memajukan serta mendukung sektor perkebunan di Kukar, termasuk kakao. Adapun bentuk dukungan yang diberikan selama ini yaitu, menyediakan obat hama dan lainnya.

“Tentunya kita terus dorong pengembangan kakao di Kukar, seperti di Kecamatan Kota Bangun,” ungkap Muhammad Taufik.

Tak hanya itu, Muhammad Taufik juga menyebut, bahwa komoditas kakao ini banyak diminati, dimana pemasaran kakao tersebut sangat mudah dengan harga yang stabil. Pasalnya, selama ini para petani kakao menjual hasil panennya ke Samarinda.

Selain itu, Disbun Kukar juga bersinergi dengan Dinas Koperasi dan UMKM, untuk memasarkan hasil perkebunan kakao, baik itu dijual secara langsung maupun diolah lebih lanjut, sehingga hasil perkebunan kakao memiliki nilai tambah.

“Pemerintah daerah sendiri tidak hanya terfokus pada produksi saja, namun juga memikirkan hasil produknya, yang nantinya akan dijadikan apa dan dijual kemana,” pungkas Muhammad Taufik.(adv/diskominfo_kukar/bil/fz)

Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pengurus Baru PDKT Kaltim Dilantik, Viktor Yuan Dorong Penguatan SDM dan Wisata Budaya Dayak

16 Mei 2026 - 15:00 WITA

pdkt002

Viktor Yuan Dorong Penyelesaian Polemik Atribut Adat Lewat Permintaan Maaf Terbuka

16 Mei 2026 - 14:00 WITA

pdkt001

Andi Harun Dorong Festival Budaya Samarinda Diperkuat Lewat Perda

14 Mei 2026 - 11:03 WITA

andi0001

Enam Raperda Disepakati, DPRD Samarinda Dorong Percepatan Regulasi Strategis

14 Mei 2026 - 10:00 WITA

helmi0001

Enam Raperda di Luar Propemperda 2026 Disepakati, DPRD Samarinda Pastikan Pembahasan Libatkan Publik

14 Mei 2026 - 09:00 WITA

km1

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Limbah B3, Sejumlah Pasal Dikoreksi agar Tak Tumpang Tindih Kewenangan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

DLHK01
Trending di BERITA DAERAH