Menu

Mode Gelap
Lima Hari Pencarian, Operasi SAR Nelayan Hilang di Muara Berau Resmi Ditutup Banggar DPRD Samarinda Kaji Draf KUA-PPAS 2027, Fokus pada Fiskal dan Peningkatan PAD Bapemperda DPRD Samarinda Rampungkan Finalisasi Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Banggar DPRD Samarinda Prioritaskan Program Masyarakat di Tengah Keterbatasan Fiskal 2027 DPRD Samarinda Dukung Upskilling 1.200 Guru, Perkuat Transformasi Digital Sekolah

BERITA DAERAH · 11 Sep 2024 11:15 WITA ·

Disdikpora PPU Pastikan Fasilitas Sekolah Segera Dilengkapi


 Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Andi Singkeru (foto:kumalanews.id) Perbesar

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Andi Singkeru (foto:kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, PENAJAM – Penerapan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sudah terbilang cukup lama diterapkan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Namun hal tersebut masih menjadi kendala, khususnya yang berkaitan dengan persoalan fasilitas di sekolah.

Hal itu diakui oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Andi Singkeru, saat dijumpai pada Selasa (10/9/2024.

Andi Singkeru menyebut bahwa, masih banyak sekolah di PPU yang belum memiliki ruang komputer atau Laboratorium Komputer sebagai basis utama untuk pelaksanaan UNBK.

“Meski begitu, Kami tidak tinggal diam. Secara bertahap akan melengkapi fasilitas di sekolah, dan itu terus kami jalankan,” tegas Andi Singkeru.

Lebih lanjut Andi Singkeru mengemukakan, untuk saat ini Disdikpora PPU akan lebih fokus untuk melengkapi fasilitas utama seperti komputer atau laptop terlebih dahulu.

Pasalnya, Disdikpora PPU masih sering mendapatkan aduan terkait pelaksanaan UNBK yang menggunakan perangkat diluar dari Komputer ataupun laptop.

“Selain menggunakan Laptop, kami masih mendapatkan adanya aduan siswa yang melakukan simulasi atau UNBK menggunakan Hp, dan hal itulah yang menjadi problem utama kami saat ini,” ungkap Andi Singkeru.

“Apalagi untuk saat ini di tingkat SD, simulasi penggunaan komputer maupun laptop  sudah mulai kami terapkan dari kelas 4 SD dan di tingkat SMP dimulai dari kelas 1 SMP,” imbuh Andi Singkeru.

Andi Singkeru juga menegaskan, selain fasilitas untuk siswa, Disdikpora PPU akan melengkapi fasilitas pendukung untuk para guru, sehingga bisa memaksimalkan proses belajar mengajar.

“Kedepan, kami akan mengajukan pengadaan perlengkapan untuk para guru, dimana setiap guru difasilitasi laptop ataupun ipad,” beber Andi Singkeru.

“Sehingga proses transfer ilmunya ke anak-anak itu betul-betul terarah, karena guru sendiri sudah lebih menguasai,” tutup Andi Singkeru.(adv)

Artikel ini telah dibaca 92 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Lima Hari Pencarian, Operasi SAR Nelayan Hilang di Muara Berau Resmi Ditutup

21 Juli 2026 - 17:00 WITA

c21

Banggar DPRD Samarinda Kaji Draf KUA-PPAS 2027, Fokus pada Fiskal dan Peningkatan PAD

21 Juli 2026 - 16:00 WITA

c20

Bapemperda DPRD Samarinda Rampungkan Finalisasi Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

21 Juli 2026 - 15:00 WITA

c19

Banggar DPRD Samarinda Prioritaskan Program Masyarakat di Tengah Keterbatasan Fiskal 2027

21 Juli 2026 - 14:00 WITA

c18

DPRD Samarinda Dukung Upskilling 1.200 Guru, Perkuat Transformasi Digital Sekolah

21 Juli 2026 - 13:00 WITA

c17

Ribuan Guru Samarinda Ikuti Upskilling AI, Pemkot Perkuat Transformasi Digital Sekolah

21 Juli 2026 - 12:00 WITA

c16
Trending di BERITA DAERAH