Menu

Mode Gelap
Hadiri Hari Bhayangkara ke-80, Celni Pita Sari Apresiasi Sinergi Polri Jaga Kondusivitas Samarinda Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara ke-80 Wawali Balikpapan: Perempuan Berdaya Jadi Kunci Ketahanan Keluarga dan Penggerak Ekonomi BPPRD Balikpapan Hadirkan e-Contengan, Bayar Pajak Kini Cukup Lewat Gawai Disdikbud Balikpapan Perketat Verifikasi SPMB 2026, Cegah Kecurangan dengan Sistem Berlapis

BERITA DAERAH · 24 Sep 2024 12:15 WITA ·

Balitbangda PPU Gelar Sosialisasi Desa Cantik dan Launching Indikator Kemiskinan Daerah


 Balitbangda PPU Gelar Sosialisasi Desa Cantik dan Launching Indikator Kemiskinan Daerah Perbesar

Balitbangda PPU Gelar Sosialisasi Desa Cantik dan Launching Indikator Kemiskinan Daerah

KUMALANEWS.ID, PENAJAM – Guna meningkatkan kualitas perencanaan serta pembangunan daerah, Badan Penelitian dan pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar sosialisasi Desa Cinta Statistik (Desa Cantik).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai Kantor Bupati PPU itu, juga dirangkai dengan launching Indikator Kemiskinan Desa, pada Selasa (24/9/2024).

Kepala Balitbangda Kabupaten PPU, Tur Wahyu menegaskan bahwa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas data sebagai bahan perencanaan dan pembangunan daerah dari tingkat Kecamatan, Desa hingga Kelurahan.

“Untuk tolak ukur keberhasilan perencanaan dan pembangunan dapat ditentukan kualitas data yang digunakan dalam analisis penentuan strategi kebijakan penyelesaian masalah-masalah pembangunan yang ada,” ujarnya.

Baca juga Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat, DPKP PPU Segera Bentuk Relawan Pemadam Kebakaran https://kumalanews.id/2024/09/24/tingkatkan-kesiapsiagaan-masyarakat-dpkp-ppu-segera-bentuk-relawan-pemadam-kebakaran/

Tur Wahyu juga menyebut bahwa, keberadaan data yang berkualitas sangat penting, demi mewujudkan program pembangunan daerah yang lebih baik lagi.

Oleh Karena, pihaknya menekankan saat ini desa bukan hanya sebagai objek pembangunan, namun sudah menjadi subjek atau pelaku pembangunan, yang dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes).

“Penyusunan perencanaan program pembangunan membutuhkan dukungan data berkualitas sebagai input dan bahan analisis kebijakan strategis,” ungkap Tur Wahyu.

“Kedepan, dibutuhkan data yang berkualitas, sebagai dasar dan bahan masukan dalam penentuan rumusan masalah, analisis, hingga penentuan strategi kebijakan yang diambil,” sambung Tur Wahyu.

Tur Wahyu juga menambahkan bahwa, perencanaan berbasis data adalah prinsip utama yang harus dilakukan pemerintah desa.

“Saya berharap, dengan sosialisasi desa cantik dan Indikator Kemiskina dapat terlaksana dengan lancar,” harapnya.

“Sehingga target penyediaan data pada tingkat Kecamatan, Desa dan Kelurahan kedepannya dapat terlaksana dengan baik,” tutupnya.(adv)

Artikel ini telah dibaca 98 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hadiri Hari Bhayangkara ke-80, Celni Pita Sari Apresiasi Sinergi Polri Jaga Kondusivitas Samarinda

1 Juli 2026 - 21:00 WITA

a191

Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara ke-80

1 Juli 2026 - 20:00 WITA

a190

Wawali Balikpapan: Perempuan Berdaya Jadi Kunci Ketahanan Keluarga dan Penggerak Ekonomi

1 Juli 2026 - 19:00 WITA

a181

BPPRD Balikpapan Hadirkan e-Contengan, Bayar Pajak Kini Cukup Lewat Gawai

1 Juli 2026 - 18:00 WITA

a180

Disdikbud Balikpapan Perketat Verifikasi SPMB 2026, Cegah Kecurangan dengan Sistem Berlapis

1 Juli 2026 - 17:00 WITA

a179

Inspektorat Balikpapan Perketat Pengawasan SPMB 2026, Buka Posko Aduan Cegah Kecurangan

1 Juli 2026 - 16:00 WITA

a178
Trending di BERITA DAERAH