Menu

Mode Gelap
IKN Fun Day Hadirkan Workshop Batik Pewarna Alami, Kenalkan Budaya dan Alam Kalimantan kepada Pengunjung Otorita IKN Siaga Hadapi El Niño 2026, Teknologi dan Kolaborasi Jadi Andalan Cegah Karhutla Andi Harun Dorong Festival Budaya Samarinda Diperkuat Lewat Perda Enam Raperda Disepakati, DPRD Samarinda Dorong Percepatan Regulasi Strategis Enam Raperda di Luar Propemperda 2026 Disepakati, DPRD Samarinda Pastikan Pembahasan Libatkan Publik

BERITA DAERAH · 24 Sep 2024 12:15 WITA ·

Balitbangda PPU Gelar Sosialisasi Desa Cantik dan Launching Indikator Kemiskinan Daerah


 Balitbangda PPU Gelar Sosialisasi Desa Cantik dan Launching Indikator Kemiskinan Daerah Perbesar

Balitbangda PPU Gelar Sosialisasi Desa Cantik dan Launching Indikator Kemiskinan Daerah

KUMALANEWS.ID, PENAJAM – Guna meningkatkan kualitas perencanaan serta pembangunan daerah, Badan Penelitian dan pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar sosialisasi Desa Cinta Statistik (Desa Cantik).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai Kantor Bupati PPU itu, juga dirangkai dengan launching Indikator Kemiskinan Desa, pada Selasa (24/9/2024).

Kepala Balitbangda Kabupaten PPU, Tur Wahyu menegaskan bahwa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas data sebagai bahan perencanaan dan pembangunan daerah dari tingkat Kecamatan, Desa hingga Kelurahan.

“Untuk tolak ukur keberhasilan perencanaan dan pembangunan dapat ditentukan kualitas data yang digunakan dalam analisis penentuan strategi kebijakan penyelesaian masalah-masalah pembangunan yang ada,” ujarnya.

Baca juga Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat, DPKP PPU Segera Bentuk Relawan Pemadam Kebakaran https://kumalanews.id/2024/09/24/tingkatkan-kesiapsiagaan-masyarakat-dpkp-ppu-segera-bentuk-relawan-pemadam-kebakaran/

Tur Wahyu juga menyebut bahwa, keberadaan data yang berkualitas sangat penting, demi mewujudkan program pembangunan daerah yang lebih baik lagi.

Oleh Karena, pihaknya menekankan saat ini desa bukan hanya sebagai objek pembangunan, namun sudah menjadi subjek atau pelaku pembangunan, yang dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes).

“Penyusunan perencanaan program pembangunan membutuhkan dukungan data berkualitas sebagai input dan bahan analisis kebijakan strategis,” ungkap Tur Wahyu.

“Kedepan, dibutuhkan data yang berkualitas, sebagai dasar dan bahan masukan dalam penentuan rumusan masalah, analisis, hingga penentuan strategi kebijakan yang diambil,” sambung Tur Wahyu.

Tur Wahyu juga menambahkan bahwa, perencanaan berbasis data adalah prinsip utama yang harus dilakukan pemerintah desa.

“Saya berharap, dengan sosialisasi desa cantik dan Indikator Kemiskina dapat terlaksana dengan lancar,” harapnya.

“Sehingga target penyediaan data pada tingkat Kecamatan, Desa dan Kelurahan kedepannya dapat terlaksana dengan baik,” tutupnya.(adv)

Artikel ini telah dibaca 97 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Andi Harun Dorong Festival Budaya Samarinda Diperkuat Lewat Perda

14 Mei 2026 - 11:03 WITA

andi0001

Enam Raperda Disepakati, DPRD Samarinda Dorong Percepatan Regulasi Strategis

14 Mei 2026 - 10:00 WITA

helmi0001

Enam Raperda di Luar Propemperda 2026 Disepakati, DPRD Samarinda Pastikan Pembahasan Libatkan Publik

14 Mei 2026 - 09:00 WITA

km1

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Limbah B3, Sejumlah Pasal Dikoreksi agar Tak Tumpang Tindih Kewenangan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

DLHK01

Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Pastikan Proses Matang Sebelum Pengesahan

11 Mei 2026 - 16:00 WITA

dprdkota33

DPRD Samarinda Dorong Penataan Reklame, Samri: Jangan Jadi Sampah Visual Kota

11 Mei 2026 - 15:00 WITA

dprdkota32
Trending di BERITA DAERAH