Menu

Mode Gelap
Komisi III DPRD Samarinda Bergerak Cepat Tangani TPS Ilegal di Bukit Pinang Menteri PU: Investor Jangan Ragu, Pembangunan IKN Terus Berjalan Dishub Samarinda Beberkan Tantangan Anggaran 2026, Fokus Penataan Parkir dan Solusi Kemacetan Kota Komisi III DPRD Samarinda Evaluasi Kinerja Dishub 2025, Bahas Program Strategis Transportasi 2026 Ketua RKM Kukar Soroti Protokol Kepresidenan, Sultan Kutai Dinilai Tak Dihormati Saat Kunjungan Presiden Prabowo

BERITA DAERAH · 24 Sep 2024 12:15 WITA ·

Balitbangda PPU Gelar Sosialisasi Desa Cantik dan Launching Indikator Kemiskinan Daerah


 Balitbangda PPU Gelar Sosialisasi Desa Cantik dan Launching Indikator Kemiskinan Daerah Perbesar

Balitbangda PPU Gelar Sosialisasi Desa Cantik dan Launching Indikator Kemiskinan Daerah

KUMALANEWS.ID, PENAJAM – Guna meningkatkan kualitas perencanaan serta pembangunan daerah, Badan Penelitian dan pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar sosialisasi Desa Cinta Statistik (Desa Cantik).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai Kantor Bupati PPU itu, juga dirangkai dengan launching Indikator Kemiskinan Desa, pada Selasa (24/9/2024).

Kepala Balitbangda Kabupaten PPU, Tur Wahyu menegaskan bahwa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas data sebagai bahan perencanaan dan pembangunan daerah dari tingkat Kecamatan, Desa hingga Kelurahan.

“Untuk tolak ukur keberhasilan perencanaan dan pembangunan dapat ditentukan kualitas data yang digunakan dalam analisis penentuan strategi kebijakan penyelesaian masalah-masalah pembangunan yang ada,” ujarnya.

Baca juga Tingkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat, DPKP PPU Segera Bentuk Relawan Pemadam Kebakaran https://kumalanews.id/2024/09/24/tingkatkan-kesiapsiagaan-masyarakat-dpkp-ppu-segera-bentuk-relawan-pemadam-kebakaran/

Tur Wahyu juga menyebut bahwa, keberadaan data yang berkualitas sangat penting, demi mewujudkan program pembangunan daerah yang lebih baik lagi.

Oleh Karena, pihaknya menekankan saat ini desa bukan hanya sebagai objek pembangunan, namun sudah menjadi subjek atau pelaku pembangunan, yang dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes).

“Penyusunan perencanaan program pembangunan membutuhkan dukungan data berkualitas sebagai input dan bahan analisis kebijakan strategis,” ungkap Tur Wahyu.

“Kedepan, dibutuhkan data yang berkualitas, sebagai dasar dan bahan masukan dalam penentuan rumusan masalah, analisis, hingga penentuan strategi kebijakan yang diambil,” sambung Tur Wahyu.

Tur Wahyu juga menambahkan bahwa, perencanaan berbasis data adalah prinsip utama yang harus dilakukan pemerintah desa.

“Saya berharap, dengan sosialisasi desa cantik dan Indikator Kemiskina dapat terlaksana dengan lancar,” harapnya.

“Sehingga target penyediaan data pada tingkat Kecamatan, Desa dan Kelurahan kedepannya dapat terlaksana dengan baik,” tutupnya.(adv)

Artikel ini telah dibaca 94 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Komisi III DPRD Samarinda Bergerak Cepat Tangani TPS Ilegal di Bukit Pinang

14 Januari 2026 - 13:00 WITA

aan1

Dishub Samarinda Beberkan Tantangan Anggaran 2026, Fokus Penataan Parkir dan Solusi Kemacetan Kota

13 Januari 2026 - 16:00 WITA

dishub smd1

Komisi III DPRD Samarinda Evaluasi Kinerja Dishub 2025, Bahas Program Strategis Transportasi 2026

13 Januari 2026 - 15:00 WITA

deni1

Ketua RKM Kukar Soroti Protokol Kepresidenan, Sultan Kutai Dinilai Tak Dihormati Saat Kunjungan Presiden Prabowo

13 Januari 2026 - 09:00 WITA

kukar1

Komisi IV DPRD Kaltim Tegaskan Tak Ada Lagi Desa Tertinggal, Fokus Beralih ke Akses Layanan dan SDM

12 Januari 2026 - 15:00 WITA

Neutral Tones Fashion Photo Collage 15

Evaluasi Kinerja Damkar 2025, Komisi III DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Tahun 2026

12 Januari 2026 - 14:00 WITA

Neutral Tones Fashion Photo Collage 14
Trending di BERITA DAERAH