Menu

Mode Gelap
Hadiri Hari Bhayangkara ke-80, Celni Pita Sari Apresiasi Sinergi Polri Jaga Kondusivitas Samarinda Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara ke-80 Wawali Balikpapan: Perempuan Berdaya Jadi Kunci Ketahanan Keluarga dan Penggerak Ekonomi BPPRD Balikpapan Hadirkan e-Contengan, Bayar Pajak Kini Cukup Lewat Gawai Disdikbud Balikpapan Perketat Verifikasi SPMB 2026, Cegah Kecurangan dengan Sistem Berlapis

BERITA DAERAH · 30 Sep 2024 13:15 WITA ·

UPTD PPA PPU Berikan Pendampingan Komprehensif Kepada Anak Korban Kekerasan


 Kepala UPTD PPA PPU Hidayah, saat memberikan keterangan terkait pendampingan komprehensif kepada anak korban kekerasan Perbesar

Kepala UPTD PPA PPU Hidayah, saat memberikan keterangan terkait pendampingan komprehensif kepada anak korban kekerasan

KUMALANEWS.ID, PENAJAM – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus memberikan pendampingan komprehensif kepada anak korban kekerasan. Dimana pendampingan yang di lakukan tersebut tidak hanya terkait proses hukum, tetapi juga memastikan anak-anak tetap dapat melanjutkan pendidikan mereka.

Kepala UPTD PPA PPU, Hidayah menegaskan bahwa, pemulihan trauma dan keberlanjutan pendidikan menjadi fokus utama pihaknya dalam mendampingi anak korban kekerasan.

Menurutnya, dukungan yang diberikan itu bertujuan untuk menjaga agar harapan dan cita-cita anak-anak tersebut tidak terhenti akibat kekerasan yang mereka alami.

“Kami mendampingi anak korban kekerasan hingga proses selesai, dan yang terpenting kami memastikan mereka tetap bisa bersekolah,” tegas Hidayah, Senin (30/9/2024).

“Kami ingin masa depan mereka tidak terganggu, akibat kejadian yang mereka alami,” sambung Hidayah.

Baca juga Tingkat Pendapatan Daerah, Dishub PPU Akan Terapkan Sistem Pembayaran Parkir Digital dan Libatkan BPD Kaltimtara https://kumalanews.id/2024/09/30/tingkat-pendapatan-daerah-dishub-ppu-akan-terapkan-sistem-pembayaran-parkir-digital-dan-libatkan-bpd-kaltimtara/

Lebih lanjut Hidayah mengemukakan bahwa, UPTD PPA PPU juga bekerja sama dengan psikolog klinis untuk memberikan dukungan emosional dan mental bagi anak-anak, sehingga mereka dapat termotivasi kembali melanjutkan pendidikan. Menurutnya, rasa malu sering menjadi penghalang bagi anak-anak korban kekerasan untuk kembali ke lingkungan sekolahnya.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah melalui Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Timur  (KaltimO telah menyediakan fasilitas sekolah dan asrama di luar daerah sebagai alternatif bagi mereka yang merasa tidak nyaman kembali ke sekolah asalnya.

“Kami juga memberikan opsi kepada anak-anak untuk melanjutkan sekolah di tempat lain, dan beberapa di antaranya telah melanjutkan pendidikan melalui program kerja sama dengan Dinsos Kaltim,” ungkap Hidayah.

Selain itu, UPTD PPA PPU juga telah berkoordinasi dengan berbagai sektor terkait untuk memastikan anak-anak tersebut mendapatkan perlindungan dan dukungan yang diperlukan selama proses pendidikan berlangsung.

“Harapannya mereka tetap bisa mengejar masa depan yang cerah, karena pendidikan adalah kunci utama untuk meraih masa depan yang lebih baik,” pungkas Hidayah.(adv)

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hadiri Hari Bhayangkara ke-80, Celni Pita Sari Apresiasi Sinergi Polri Jaga Kondusivitas Samarinda

1 Juli 2026 - 21:00 WITA

a191

Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara ke-80

1 Juli 2026 - 20:00 WITA

a190

Wawali Balikpapan: Perempuan Berdaya Jadi Kunci Ketahanan Keluarga dan Penggerak Ekonomi

1 Juli 2026 - 19:00 WITA

a181

BPPRD Balikpapan Hadirkan e-Contengan, Bayar Pajak Kini Cukup Lewat Gawai

1 Juli 2026 - 18:00 WITA

a180

Disdikbud Balikpapan Perketat Verifikasi SPMB 2026, Cegah Kecurangan dengan Sistem Berlapis

1 Juli 2026 - 17:00 WITA

a179

Inspektorat Balikpapan Perketat Pengawasan SPMB 2026, Buka Posko Aduan Cegah Kecurangan

1 Juli 2026 - 16:00 WITA

a178
Trending di BERITA DAERAH