Menu

Mode Gelap
IKN Fun Day Hadirkan Workshop Batik Pewarna Alami, Kenalkan Budaya dan Alam Kalimantan kepada Pengunjung Otorita IKN Siaga Hadapi El Niño 2026, Teknologi dan Kolaborasi Jadi Andalan Cegah Karhutla Andi Harun Dorong Festival Budaya Samarinda Diperkuat Lewat Perda Enam Raperda Disepakati, DPRD Samarinda Dorong Percepatan Regulasi Strategis Enam Raperda di Luar Propemperda 2026 Disepakati, DPRD Samarinda Pastikan Pembahasan Libatkan Publik

BERITA DAERAH · 3 Okt 2024 13:15 WITA ·

Dinas Perkim PPU Alokasikan Anggaran Bantuan RTLH Pada 2025 Mendatang


 Kepala Bidang Perumahan, Permukiman, dan Pertamanan, Dinas Perkim PPU, Khairul Achmad Perbesar

Kepala Bidang Perumahan, Permukiman, dan Pertamanan, Dinas Perkim PPU, Khairul Achmad

KUMALANEWS.ID, PENAJAM – Guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Dinas Perumah Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), berencana kembali akan mengalokasikan anggaran untuk bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di tahun 2025 mendatang.

Kepala Bidang Perumahan, Permukiman, dan Pertamanan, Dinas Perkim PPU, Khairul Achmad mengungkapkan bahwa, pihaknya telah mengajukan alokasi anggaran untuk RTLH sebesar Rp 3 Miliar ke pemerintah daerah.

“Untuk tahun depan kita masih ada penanganan rumah tidak layak huni, itu kurang lebih 3 miliar mudah-mudahan tidak berubah, sehingga alokasi anggarannya bisa kita sebar di tiap kecamatan,” ujarnya, Kamis (3/10/2024).

Baca juga Kesbangpol PPU Selenggarakan Sosialisasi Politik di Sekolah Jelang Pilkada 2024 https://kumalanews.id/2024/10/03/kesbangpol-ppu-selenggarakan-sosialisasi-politik-di-sekolah-jelang-pilkada-2024/

Lebih lanjut Khairul Achmad mengemukakan bahwa, usulan anggaran tersebut nantinya akan diberikan kepada masyarakat masing-masing Rp 25 Juta per Kepala Keluarga (KK), melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2025.

“Kami juga kembali mengajukan usulan bantuan perbaikan RTLH pada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) dan Pemerintah Pusat,” terangnya.

Khairul Achmad juga menyebut, berdasarkan data saat ini ada sekitar 1.342 warga di PPU memiliki RTLH yang membutuhkan bantuan, namun data tersebut nantinya bisa bertambah atau berkurang.

“Data kami masih banyak di Kecamatan yang masih banyak RTLH, seperti di kecamatan penajam, Kecamatan Babulu, Waru, kalau untuk kecamatan Sepaku hanya beberapa karena mereka telah mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat langsung melalui OIKN,” bebernya.

“Untuk itu kami berharap usulan-usulan pada pemerintah daerah, Provinsi maupun pusat bisa disetujui agar dapat membantu dalam perbaikan rumah tidak layak huni di Benuo Taka,” pungkasnya.(adv)

Artikel ini telah dibaca 92 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Andi Harun Dorong Festival Budaya Samarinda Diperkuat Lewat Perda

14 Mei 2026 - 11:03 WITA

andi0001

Enam Raperda Disepakati, DPRD Samarinda Dorong Percepatan Regulasi Strategis

14 Mei 2026 - 10:00 WITA

helmi0001

Enam Raperda di Luar Propemperda 2026 Disepakati, DPRD Samarinda Pastikan Pembahasan Libatkan Publik

14 Mei 2026 - 09:00 WITA

km1

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Limbah B3, Sejumlah Pasal Dikoreksi agar Tak Tumpang Tindih Kewenangan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

DLHK01

Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Pastikan Proses Matang Sebelum Pengesahan

11 Mei 2026 - 16:00 WITA

dprdkota33

DPRD Samarinda Dorong Penataan Reklame, Samri: Jangan Jadi Sampah Visual Kota

11 Mei 2026 - 15:00 WITA

dprdkota32
Trending di BERITA DAERAH