Menu ✖

Mode Gelap
Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pesan Kebangsaan Tekankan Persatuan dan Keutuhan NKRI Hari Kesaktian Pancasila 2026, Helmi Abdullah Tegaskan Komitmen Menjaga NKRI LPADKT-KU Minta Dialog Terbuka Terkait Laporan Masyarakat Adat di Kawasan IKN DAD Kaltim Soroti Laporan Masyarakat Adat Terkait Kampung Dayak Ramadhan IKN Pendapatan PI Migas Menurun, Kukar Dorong Keterlibatan di Blok ENI

BERITA DAERAH · 30 Okt 2024 11:15 WITA ·

Tergabung Dalam Penanganan Stunting Daerah, Disketapang Kukar Kembangkan Program Gerakan B2SA


 Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Kartanegara, Ananias (Kumalanews.id) Perbesar

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Kartanegara, Ananias (Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang merupakan anggota tim Penanganan Stunting Daerah, dan berperan dalam memberikan intervensi dari bidang penyediaan pangan yang bergizi.

Berbagai macam program disusun dalam mendukung gerakan pengentasan stunting di Kukar dengan mengacu pada skor polang pangan harapan termasuk gerakan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA).

Pada tahun 2023 lalu, angka stunting di Kukar berhasil diturunkan hingga mencapai 16,73 persen, sebuah penurunan drastis dari 27,10 persen pada tahun sebelumnya.

Hingga saat ini, tim penanganan stunting daerah terus melakukan langkah-langkah konkret untuk menekan angka stunting tersebut.

“Program-program yang coba kita kembangkan sesuai dengan tupoksi kami di dinas ketahanan pangan berangkat dari skor pola pangan harapan,” ujar Sekretaris Disketapang Kukar, Ananias, Rabu (30/10/2024).

Lebih lanjut Ananias mengemukakan bahwa, di Kukar untuk konsumtif makanan berserat seperti sayuran, buah-buahan dan umbi-umbian cukup rendah

Sehingga, melalui Rencana Strategis (Renstra), Disketapang Kukar mendorong masyarakat khususnya anak-anak untuk membudayakan makan sayur dan buah-buahan.

“Makanya di Renstra 2025-2029 kita akan mencoba bagaimana mengajak anak-anak untuk melakukan gerakan salat satunya gerakan makan buah dan sayur kemudian gerakan makan telur dan minum susu,” ungkap Ananias.

Baca juga Kemenpan RB Gelar Penilaian SPBE, Sekda Kukar Sunggono : Kita Diberi Kewenangan untuk Nilai Sendiri https://kumalanews.id/2024/10/30/kemenpan-rb-gelar-penilaian-spbe-sekda-kukar-sunggono-kita-diberi-kewenangan-untuk-nilai-sendiri/

 Menurut Ananias langkah tersebut dilakukan sebagai pemenuhan B2SA dalam sajian masakan, dalam satu piring sehingga asupan gizi harian terpenuhi.

Tak hanya itu, Gerakan B2SA ini juga akan menyasar ke sekolah Paud atau TK dan SD, karena dinilai lebih efektif dan efisien.

“Jadi bagaimana anak-anak itu mulai dari paud atau TK dan SD sudah dibiasakan makan sayur karena kalau dirumah mereka pasti menolak tapi kalau di sekolah mereka akan nurut sama gurunya,” tutup Ananias.(adv/diskominfokukar/ind/ruz)

Artikel ini telah dibaca 90 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pesan Kebangsaan Tekankan Persatuan dan Keutuhan NKRI

1 Oktober 2026 - 19:30 WITA

l73

Hari Kesaktian Pancasila 2026, Helmi Abdullah Tegaskan Komitmen Menjaga NKRI

1 Oktober 2026 - 19:00 WITA

l72

LPADKT-KU Minta Dialog Terbuka Terkait Laporan Masyarakat Adat di Kawasan IKN

1 Oktober 2026 - 18:00 WITA

l68

DAD Kaltim Soroti Laporan Masyarakat Adat Terkait Kampung Dayak Ramadhan IKN

1 Oktober 2026 - 17:00 WITA

l67

Pendapatan PI Migas Menurun, Kukar Dorong Keterlibatan di Blok ENI

1 Oktober 2026 - 16:00 WITA

l71

Kebakaran Lahan Ex HGU PTPN 13 di Marangkayu Diperkirakan Capai 150 Hektare

1 Oktober 2026 - 14:00 WITA

l69
Trending di BERITA DAERAH