Menu

Mode Gelap
Progres 70 Persen, SMPN 29 Balikpapan Ditargetkan Rampung November 2026 Pemkot Balikpapan Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah, Akses Pendidikan Diperluas Haornas 2026, KORMI Balikpapan Dorong Olahraga Jadi Gaya Hidup Masyarakat Patroli Udara Temukan Titik Api Baru di Deliniasi IKN, 275 Hotspot Terdeteksi DAD Kaltim Sampaikan Ucapan Selamat Untuk Syaharie Jaang, Doakan Kesehatan dan Kelancaran Pengabdian

BERITA DAERAH · 1 Nov 2024 18:15 WITA ·

Rasman Rading Sarankan Perubahan Pembagian Kurikulum di SKOI Kaltim untuk Meningkatkan Prestasi Atlet


 Rasman Rading Sarankan Perubahan Pembagian Kurikulum di SKOI Kaltim untuk Meningkatkan Prestasi Atlet Perbesar

KUMALANEWS.ID, KALIMANTAN TIMUR – Sekolah Khusus Olahraga Internasional (SKOI) Kalimantan Timur, yang didirikan pada 2011, pernah dikenal sebagai tempat pengembangan atlet berbakat yang berhasil berprestasi di ajang olahraga nasional dan daerah. Namun, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Rasman Rading, mengungkapkan adanya penurunan prestasi atlet SKOI sejak pengelolaan sekolah ini beralih ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diknas) Provinsi Kaltim.

“Setelah SKOI berada di bawah Diknas, prestasi atlet kami mulai menurun,” kata Rasman dalam wawancara beberapa waktu lalu. Ia menyarankan agar dilakukan perubahan pada sistem pengelolaan SKOI agar dapat kembali menghasilkan atlet yang lebih kompetitif.

Rasman menilai bahwa salah satu penyebab utama penurunan prestasi adalah ketidakseimbangan dalam komposisi kurikulum, yang lebih menekankan pada pendidikan akademik ketimbang pengembangan olahraga prestasi. Ia mengusulkan agar pembagian waktu antara pendidikan dan olahraga di SKOI disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan atlet.

“Komposisi yang ideal adalah 30% pendidikan dan 70% olahraga. Dengan fokus yang lebih besar pada olahraga, atlet dapat lebih maksimal dalam mengasah kemampuan mereka dan bersaing di level yang lebih tinggi,” jelas Rasman.

Ia juga menambahkan bahwa perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan SKOI, serta penyesuaian dalam kurikulum yang lebih mendukung pencapaian prestasi atlet. Rasman berharap langkah-langkah perbaikan segera diterapkan untuk memastikan SKOI dapat kembali berperan sebagai lembaga yang melahirkan atlet-atlet unggul.

Dengan perubahan yang tepat, Rasman optimis bahwa SKOI akan kembali menjadi tempat yang menghasilkan atlet berkualitas yang siap bersaing di tingkat nasional dan internasional.(adv)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Progres 70 Persen, SMPN 29 Balikpapan Ditargetkan Rampung November 2026

10 September 2026 - 21:00 WITA

i56

Pemkot Balikpapan Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah, Akses Pendidikan Diperluas

10 September 2026 - 20:00 WITA

i55

Haornas 2026, KORMI Balikpapan Dorong Olahraga Jadi Gaya Hidup Masyarakat

10 September 2026 - 19:00 WITA

i54

DAD Kaltim Sampaikan Ucapan Selamat Untuk Syaharie Jaang, Doakan Kesehatan dan Kelancaran Pengabdian

10 September 2026 - 17:00 WITA

i57

Raperda Industri Samarinda 2025-2045 Masuk Tahap Finalisasi, Sejumlah Poin Tinggal Disempurnakan

10 September 2026 - 15:00 WITA

i50

Hari Aksara Internasional 2026, Pemkot Balikpapan Dorong Penguatan Literasi Di Era Digital

10 September 2026 - 14:00 WITA

i51
Trending di BERITA DAERAH