Menu

Mode Gelap
Hadiri Hari Bhayangkara ke-80, Celni Pita Sari Apresiasi Sinergi Polri Jaga Kondusivitas Samarinda Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara ke-80 Wawali Balikpapan: Perempuan Berdaya Jadi Kunci Ketahanan Keluarga dan Penggerak Ekonomi BPPRD Balikpapan Hadirkan e-Contengan, Bayar Pajak Kini Cukup Lewat Gawai Disdikbud Balikpapan Perketat Verifikasi SPMB 2026, Cegah Kecurangan dengan Sistem Berlapis

BERITA DAERAH · 1 Nov 2024 18:15 WITA ·

Rasman Rading Sarankan Perubahan Pembagian Kurikulum di SKOI Kaltim untuk Meningkatkan Prestasi Atlet


 Rasman Rading Sarankan Perubahan Pembagian Kurikulum di SKOI Kaltim untuk Meningkatkan Prestasi Atlet Perbesar

KUMALANEWS.ID, KALIMANTAN TIMUR – Sekolah Khusus Olahraga Internasional (SKOI) Kalimantan Timur, yang didirikan pada 2011, pernah dikenal sebagai tempat pengembangan atlet berbakat yang berhasil berprestasi di ajang olahraga nasional dan daerah. Namun, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Rasman Rading, mengungkapkan adanya penurunan prestasi atlet SKOI sejak pengelolaan sekolah ini beralih ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diknas) Provinsi Kaltim.

“Setelah SKOI berada di bawah Diknas, prestasi atlet kami mulai menurun,” kata Rasman dalam wawancara beberapa waktu lalu. Ia menyarankan agar dilakukan perubahan pada sistem pengelolaan SKOI agar dapat kembali menghasilkan atlet yang lebih kompetitif.

Rasman menilai bahwa salah satu penyebab utama penurunan prestasi adalah ketidakseimbangan dalam komposisi kurikulum, yang lebih menekankan pada pendidikan akademik ketimbang pengembangan olahraga prestasi. Ia mengusulkan agar pembagian waktu antara pendidikan dan olahraga di SKOI disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan atlet.

“Komposisi yang ideal adalah 30% pendidikan dan 70% olahraga. Dengan fokus yang lebih besar pada olahraga, atlet dapat lebih maksimal dalam mengasah kemampuan mereka dan bersaing di level yang lebih tinggi,” jelas Rasman.

Ia juga menambahkan bahwa perlu ada evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan SKOI, serta penyesuaian dalam kurikulum yang lebih mendukung pencapaian prestasi atlet. Rasman berharap langkah-langkah perbaikan segera diterapkan untuk memastikan SKOI dapat kembali berperan sebagai lembaga yang melahirkan atlet-atlet unggul.

Dengan perubahan yang tepat, Rasman optimis bahwa SKOI akan kembali menjadi tempat yang menghasilkan atlet berkualitas yang siap bersaing di tingkat nasional dan internasional.(adv)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hadiri Hari Bhayangkara ke-80, Celni Pita Sari Apresiasi Sinergi Polri Jaga Kondusivitas Samarinda

1 Juli 2026 - 21:00 WITA

a191

Ketua DPRD Samarinda Apresiasi Pengabdian Polri di Hari Bhayangkara ke-80

1 Juli 2026 - 20:00 WITA

a190

Wawali Balikpapan: Perempuan Berdaya Jadi Kunci Ketahanan Keluarga dan Penggerak Ekonomi

1 Juli 2026 - 19:00 WITA

a181

BPPRD Balikpapan Hadirkan e-Contengan, Bayar Pajak Kini Cukup Lewat Gawai

1 Juli 2026 - 18:00 WITA

a180

Disdikbud Balikpapan Perketat Verifikasi SPMB 2026, Cegah Kecurangan dengan Sistem Berlapis

1 Juli 2026 - 17:00 WITA

a179

Inspektorat Balikpapan Perketat Pengawasan SPMB 2026, Buka Posko Aduan Cegah Kecurangan

1 Juli 2026 - 16:00 WITA

a178
Trending di BERITA DAERAH