Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 12 Nov 2024 11:15 WITA ·

Dorong Ketahanan Pangan, Kecamatan Muara Muntai Berikan Dukungan Melalui Perikanan dan Perkebunan


 Camat Muara Muntai Mulyadi, saat berkunjung ke salah satu industri rumahan pembuat kerupuk ikat di wilayah Kecamatan Muara Muntai (dedibaim) Perbesar

Camat Muara Muntai Mulyadi, saat berkunjung ke salah satu industri rumahan pembuat kerupuk ikat di wilayah Kecamatan Muara Muntai (dedibaim)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Camat Muara Muntai Mulyadi mengemukakan bahwa, pihaknya memiliki strategi dalam upaya menerapkan guna memperkuat ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Pasalnya, Kecamatan Muara Muntai memiliki karakteristik yang unik dibanding kecamatan lainnya. Karena, desa-desa di wilayah tersebut terpisah oleh sungai dan sebagian besar penduduk tinggal di bantaran sungai.

“Ketahanan pangan di Muara Muntai mayoritas bergantung pada sektor perikanan, meskipun ada dua desa yaitu Desa Perian dan Muara Leka yang memiliki fokus pada perkebunan,” kata Mulyadi, pada Selasa (12/11/2024).

Lebih lanjut Mulyadi menjelaskan bahwa, desa yang memiliki fokus pada perkebunan tersebut dikarena posisi wilayahnya yang jauh dari aliran sungai.

Sehingga, membuat mayoritas masyarakat yang berada di dua desa tersebut fokus pada sawit dan tanaman perkebunan lainnya untuk menjadi usaha lokal.

“Sektor perkebunan yang ada di Desa Muara Leka dan Perian yaitu sawit dan perkebunan buah seperti semangka sebagainya,” jelas Mulyadi.

Mulyadi juga mengungkapkan bahwa, perikanan menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat setempat, khususnya bagi warga yang bermukim di bantaran sungai dan danau.

Untuk mendukung ketahanan pangan tersebut, pihak Kecamatan Muara Muntai telah menjalin berbagai bentuk kerjasama, terutama dengan Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan kelompok lainnya yang ada di wilayah itu.

Menurut Mulyadi, melalui kolaborasi ini pihak Kecamatan Muara Muntai dapat menjembatani kebutuhan warga kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara melaluo Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Berbagai bantuan dari dinas telah disalurkan untuk mendukung usaha kecil di bidang perikanan, termasuk bantuan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan, subsidi bahan bakar minyak (BBM), dan pakan ikan,” ungkapnya.

Baca juga Tekan Angka Stunting, Desa Teluk Dalam Terapkan Beberapa Langkah Khusus https://kumalanews.id/2024/11/12/tekan-angka-stunting-desa-teluk-dalam-terapkan-beberapa-langkah-khusus/

Mulyadi juga berharap, dengan adanya bantuan tersebut mampu meningkatkan pendapatan masyarakat serta memperkuat ekonomi lokal.

“Bantuan ini diharapkan dapat menunjang kebutuhan nelayan dan usaha perikanan di Muara Muntai,” harapnya.

“Dengan dukungan pemerintah, semoga pendapatan masyarakat dapat meningkat sehingga ekonomi masyarakat bisa lebih kuat,” tutupnya.(adv/diskominfokukar/fik/ruz)

Artikel ini telah dibaca 70 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH