Menu

Mode Gelap
Pengurus Baru PDKT Kaltim Dilantik, Viktor Yuan Dorong Penguatan SDM dan Wisata Budaya Dayak Viktor Yuan Dorong Penyelesaian Polemik Atribut Adat Lewat Permintaan Maaf Terbuka Libur Panjang di IKN, Pengunjung Diajak Tanam Pohon dan Tinggalkan Jejak Hijau di Kota Hutan Nusantara IKN Fun Day Hadirkan Workshop Batik Pewarna Alami, Kenalkan Budaya dan Alam Kalimantan kepada Pengunjung Otorita IKN Siaga Hadapi El Niño 2026, Teknologi dan Kolaborasi Jadi Andalan Cegah Karhutla

BERITA DAERAH · 13 Nov 2024 11:15 WITA ·

Camat Kenohan Kaspul Sebut Angka Kasus Stunting di Kecamatan Kenohan Menurun


 Camat Kenohan, Kaspul (Kumalanews.id) Perbesar

Camat Kenohan, Kaspul (Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Stunting adalah masalah kesehatan yang mencerminkan gangguan pertumbuhan kronis pada anak-anak akibat kekurangan asupan gizi dalam waktu yang lama.

Kondisi ini membuat anak-anak memiliki tinggi badan yang lebih pendek dari standar usia mereka, dan umumnya menunjukkan dampak jangka panjang terhadap perkembangan fisik dan kognitif.

Kasus stunting sering kali berakar dari faktor lingkungan dan sosial, seperti ketidakcukupan makanan bergizi, pola asuh yang kurang memadai, sanitasi yang buruk, serta terbatasnya akses ke layanan kesehatan, terutama di wilayah-wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi.

Di Indonesia, stunting telah menjadi salah satu isu kesehatan nasional yang serius, karena prevalensinya yang tinggi di berbagai wilayah, terutama di daerah terpencil dan berpenghasilan rendah.

Berbeda dengan daerah lain, justru angka kasus stunting di Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dinilai relatif menurun.

Keberhasilan tersebut tidak luput dari kolaborasi antara beberapa stakeholder terkait dalam penanganan permasalahan itu.

“Kalau stunting insa Allah cukup baik dan menurun karena kegiatan-kegiatan PKK dan Kecamatan maupun desa sekarang ini sudah eksis baik dari tenaga Puskesmas kesehatan maupun desa-desa sekarang sudah berkolaborasi,” ungkap Camat Kenohan Kaspul, Rabu (13/11/2024).

Baca juga Kecamatan Kota Bangun Darat Targetkan Pembangunan Infrastruktur Bakal Rampung di Tahun 2025 https://kumalanews.id/2024/11/13/kecamatan-kota-bangun-darat-targetkan-pembangunan-infrastruktur-bakal-rampung-di-tahun-2025/

Lebih lanjut Kaspul mengemukakan bahwa, beberapa stakeholder tersebut melakukan sejumlah langkah penting dalam memanajemen pengendalian stunting, misalnya dengan melakukan pemetaan seluruh desa di Kecamatan Kenohan, pemberian makanan bergizi bagi balita sebagai langkah preventif hingga penanganan bagi anak-anak yang terindikasi terkena stunting.

Menurutnya, dengan beberapa langkah tersebut yang ditempuh sebagai bagian dari keseriusan pihak Kecamatan Kenohan dalam menangani kasus stunting.

“Karena stunting ini menyerang tumbuh kembang anak, makanya kita serius untuk tangani hal tersebut,” tegas Kaspul.

“Harapannya daerah kita tidak ada lagi anak-anak yang terkena stunting di Indonesia khususnya di Kukar,” imbuh Kaspul.(adv/diskominfokukar/ind/ruz)

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pengurus Baru PDKT Kaltim Dilantik, Viktor Yuan Dorong Penguatan SDM dan Wisata Budaya Dayak

16 Mei 2026 - 15:00 WITA

pdkt002

Viktor Yuan Dorong Penyelesaian Polemik Atribut Adat Lewat Permintaan Maaf Terbuka

16 Mei 2026 - 14:00 WITA

pdkt001

Andi Harun Dorong Festival Budaya Samarinda Diperkuat Lewat Perda

14 Mei 2026 - 11:03 WITA

andi0001

Enam Raperda Disepakati, DPRD Samarinda Dorong Percepatan Regulasi Strategis

14 Mei 2026 - 10:00 WITA

helmi0001

Enam Raperda di Luar Propemperda 2026 Disepakati, DPRD Samarinda Pastikan Pembahasan Libatkan Publik

14 Mei 2026 - 09:00 WITA

km1

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Limbah B3, Sejumlah Pasal Dikoreksi agar Tak Tumpang Tindih Kewenangan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

DLHK01
Trending di BERITA DAERAH