Menu ✖

Mode Gelap
Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara Reses di Tengah Pemadaman Listrik, Markaca Tampung Aspirasi Warga Sungai Kapih Kebakaran di Muara Muntai Hanguskan Rumah, Toko dan Kantor Bank Reses Yakob Pangedongan, Warga Lok Bahu Sampaikan Aspirasi Infrastruktur hingga Fasilitas Anak Reses Markaca di Sungai Kapih, Warga Harapkan Pembangunan Parit Berlanjut pada 2027

BERITA DAERAH · 18 Nov 2024 13:15 WITA ·

Dispora Kaltim Gencarkan Program Olahraga Tradisional Lewat Kerja Sama KORMI


 Dispora Kaltim Gencarkan Program Olahraga Tradisional Lewat Kerja Sama KORMI Perbesar

KUMALANEWS.ID, KALIMANTAN TIMUR – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur terus menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan popularitas olahraga tradisional. Salah satu organisasi yang terlibat aktif adalah KORMI, yang bekerja sama dalam program olahraga bersama.

Kepala Seksi Olahraga dan Rekreasi Tradisional serta Layanan Khusus Dispora Kaltim, Thomas Alva Edison, menyebut bahwa kegiatan ini dirancang untuk mengajak masyarakat lebih dekat dengan olahraga tradisional.“Kegiatan ini kami fasilitasi dengan berbagai organisasi, salah satunya KORMI, yang mengelola kegiatan olahraga bersama di hari Minggu,” jelas Thomas.

Dispora Kaltim juga menyediakan fasilitas senam sore di Palaran, untuk menyesuaikan waktu kegiatan dengan preferensi masyarakat.“Kami juga memfasilitasi senam di Palaran, yang dilakukan sore hari karena pagi hari sering kurang efektif,” tambah Thomas.

Dalam program ini, Dispora Kaltim melibatkan 16 instruktur olahraga yang bertugas mengajarkan senam dan olahraga tradisional. Para instruktur ini berperan penting dalam memberikan panduan kepada peserta agar lebih memahami dan menikmati olahraga tradisional.Dispora Kaltim juga berupaya menggali olahraga tradisional lokal dari berbagai daerah di Kaltim.

Thomas menjelaskan bahwa setiap daerah sering memiliki nama berbeda untuk permainan yang sama, dan ini menjadi salah satu fokus edukasi.“Olahraga tradisional ini sebenarnya ada di mana-mana, hanya saja nama-namanya berbeda. Ada yang menyebutnya propapanjang, ada juga yang dengan istilah lainnya,” ungkap Thomas.

Kolaborasi yang dilakukan diharapkan dapat memperluas jangkauan olahraga tradisional sehingga semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk ikut serta dalam program ini.(adv)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m57

Reses di Tengah Pemadaman Listrik, Markaca Tampung Aspirasi Warga Sungai Kapih

9 Oktober 2026 - 10:00 WITA

m56

Kebakaran di Muara Muntai Hanguskan Rumah, Toko dan Kantor Bank

9 Oktober 2026 - 09:00 WITA

m54

Reses Yakob Pangedongan, Warga Lok Bahu Sampaikan Aspirasi Infrastruktur hingga Fasilitas Anak

9 Oktober 2026 - 08:00 WITA

m53

Reses Markaca di Sungai Kapih, Warga Harapkan Pembangunan Parit Berlanjut pada 2027

9 Oktober 2026 - 07:00 WITA

markaca

Disnaker Balikpapan Ubah Pola Pelatihan Kerja, Kini Berbasis Kebutuhan Dunia Usaha

8 Oktober 2026 - 23:00 WITA

m51
Trending di BERITA DAERAH