Menu

Mode Gelap
DPMPTSP Samarinda Dukung Raperda Reklame, Harapkan Aturan Lebih Komprehensif dan Berpotensi Tingkatkan PAD Sidak Teras Samarinda, Wali Kota Apresiasi Aksi Damai: Kerusakan Minor dan Segera Diperbaiki DPRD Soroti Kualitas Pertumbuhan Ekonomi Samarinda, Jangan Hanya Tinggi Tapi Rapuh DPRD Samarinda Genjot Perda Reklame, Targetkan Kota Lebih Tertib dan PAD Meningkat Lurah Gunung Lingai Tegaskan Kehati-hatian Administrasi Pertanahan, DPRD Jadi Ruang Evaluasi

BERITA DAERAH · 6 Feb 2025 07:15 WITA ·

Ketersediaan Kantung Darah di Markas PMI Kukar Alami Peningkatan


 pic.kumalanews.id Perbesar

pic.kumalanews.id

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Diawal tahun 2025 ini, ketersediaan kantong darah di Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengalami Peningkatan Signifikan.

Hingga saat ini, jumlah kantong darah di Markas PMI Kukar mencapai 439 kantong, hal tersebut merupakan kabar baik.

Karena, kebutuhan darah terus meningkat terutama pada musim-musim tertentu seperti musim hujan, yang disebabkan tingginya kasus demam berdarah dan harus membutuhkan transfusi darah untuk membantu pemulihan pasien.

Saat dijumpai staf PMI Kukar Novi mengakatan, golongan darah O dan A menjadi golongan darah yang paling banyak diminta oleh pasien.

Pasalnya, kedua golongan darah tersebut menjadi pilihan utama dan menjadi tantangan tersendiri.

“Pendonor golongan darah A harus menunggu setidaknya 2 bulan sebelum dapat mendonor kembali,” ujar Novi, Rabu (05/02/2025).

“Hal itu yang membuat ketersediaan golongan darah A sering kali terbatas,” sambung Novi.

Lebih lanjut Novi mengemukakan bahwa, saat ini ketersediaan dan permintaan trombosit menjadi salah satu komponen darah yang sangat penting, terutama bagi pasien dengan kondisi kesehatan tertentu seperti kanker dan pasien DBD.

Namun, ketersediaan trombosit di Markas PMI Kukar masih tergolong rawan, dikarenakan ada beberapa yang menjadi alasan yakni trombosit mudah rusak dan tidak bisa disimpan lebih lama.

Selain itu, satu pendonor hanya dapat menyumbang satu unit trombosit dalam satu kali proses donor.

Untuk mengatasi masalah ketersediaan trombosit, Markas PMI Kabupaten Kutai Kartanegara kini telah dilengkapi dengan alat Apheresis.

Dimana alat tersebut memungkinkan pengambilan trombosit secara lebih efisien dibandingkan dengan metode konvensional.

“Untuk mengatasi hal tersebut, Ketua PMI Kukar telah mendatangan alat Apheresis,” ungkap Novi.

Sebagai informasi, untuk pendonor trombosit nantinya akan melalui proses Apheresis dengan memakan waktu sekitar 1 jam untuk setiap pendonor.

Dimana sebelum proses dilakukan, pendonor harus menjalini pemeriksaan laboratorium untuk memastikan kondisi kesehatan pendonor, agar memenuhi standar atau SOP yang tentukan.(fin/ruz)

Artikel ini telah dibaca 78 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPMPTSP Samarinda Dukung Raperda Reklame, Harapkan Aturan Lebih Komprehensif dan Berpotensi Tingkatkan PAD

22 April 2026 - 16:30 WITA

dr23

Sidak Teras Samarinda, Wali Kota Apresiasi Aksi Damai: Kerusakan Minor dan Segera Diperbaiki

22 April 2026 - 16:00 WITA

an78

DPRD Soroti Kualitas Pertumbuhan Ekonomi Samarinda, Jangan Hanya Tinggi Tapi Rapuh

22 April 2026 - 15:30 WITA

rh54

DPRD Samarinda Genjot Perda Reklame, Targetkan Kota Lebih Tertib dan PAD Meningkat

22 April 2026 - 15:00 WITA

sm76

Lurah Gunung Lingai Tegaskan Kehati-hatian Administrasi Pertanahan, DPRD Jadi Ruang Evaluasi

22 April 2026 - 14:00 WITA

linagi0091

Pembahasan Raperda PSU Samarinda Ditunda, DPRD Minta Draft Diperbaiki

22 April 2026 - 13:00 WITA

yuan0098
Trending di BERITA DAERAH