Menu ✖

Mode Gelap
Selamat Ulang Tahun Ke-55 H. Viktor Yuan, S.H., M.H. Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah Distanak Kukar Sediakan Klinik Hewan Gratis, Bisa Periksa hingga Operasi DP2KB Kukar Tegaskan Layanan KB Gratis Tersedia di Puskesmas hingga Rumah Sakit Sunggono Buka Sertifikasi dan Munaqosyah Akbar 500 Guru Mengaji se-Kukar

BERITA DAERAH · 6 Feb 2025 07:15 WITA ·

Ketersediaan Kantung Darah di Markas PMI Kukar Alami Peningkatan


 pic.kumalanews.id Perbesar

pic.kumalanews.id

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Diawal tahun 2025 ini, ketersediaan kantong darah di Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengalami Peningkatan Signifikan.

Hingga saat ini, jumlah kantong darah di Markas PMI Kukar mencapai 439 kantong, hal tersebut merupakan kabar baik.

Karena, kebutuhan darah terus meningkat terutama pada musim-musim tertentu seperti musim hujan, yang disebabkan tingginya kasus demam berdarah dan harus membutuhkan transfusi darah untuk membantu pemulihan pasien.

Saat dijumpai staf PMI Kukar Novi mengakatan, golongan darah O dan A menjadi golongan darah yang paling banyak diminta oleh pasien.

Pasalnya, kedua golongan darah tersebut menjadi pilihan utama dan menjadi tantangan tersendiri.

“Pendonor golongan darah A harus menunggu setidaknya 2 bulan sebelum dapat mendonor kembali,” ujar Novi, Rabu (05/02/2025).

“Hal itu yang membuat ketersediaan golongan darah A sering kali terbatas,” sambung Novi.

Lebih lanjut Novi mengemukakan bahwa, saat ini ketersediaan dan permintaan trombosit menjadi salah satu komponen darah yang sangat penting, terutama bagi pasien dengan kondisi kesehatan tertentu seperti kanker dan pasien DBD.

Namun, ketersediaan trombosit di Markas PMI Kukar masih tergolong rawan, dikarenakan ada beberapa yang menjadi alasan yakni trombosit mudah rusak dan tidak bisa disimpan lebih lama.

Selain itu, satu pendonor hanya dapat menyumbang satu unit trombosit dalam satu kali proses donor.

Untuk mengatasi masalah ketersediaan trombosit, Markas PMI Kabupaten Kutai Kartanegara kini telah dilengkapi dengan alat Apheresis.

Dimana alat tersebut memungkinkan pengambilan trombosit secara lebih efisien dibandingkan dengan metode konvensional.

“Untuk mengatasi hal tersebut, Ketua PMI Kukar telah mendatangan alat Apheresis,” ungkap Novi.

Sebagai informasi, untuk pendonor trombosit nantinya akan melalui proses Apheresis dengan memakan waktu sekitar 1 jam untuk setiap pendonor.

Dimana sebelum proses dilakukan, pendonor harus menjalini pemeriksaan laboratorium untuk memastikan kondisi kesehatan pendonor, agar memenuhi standar atau SOP yang tentukan.(fin/ruz)

Artikel ini telah dibaca 89 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah

17 Oktober 2026 - 21:00 WITA

o6

Distanak Kukar Sediakan Klinik Hewan Gratis, Bisa Periksa hingga Operasi

17 Oktober 2026 - 15:00 WITA

o5

DP2KB Kukar Tegaskan Layanan KB Gratis Tersedia di Puskesmas hingga Rumah Sakit

17 Oktober 2026 - 14:00 WITA

o4

Sunggono Buka Sertifikasi dan Munaqosyah Akbar 500 Guru Mengaji se-Kukar

17 Oktober 2026 - 13:00 WITA

o3

Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

17 Oktober 2026 - 09:30 WITA

o1

Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV

17 Oktober 2026 - 08:30 WITA

n97
Trending di BERITA DAERAH