Menu

Mode Gelap
DPRD Kediri Pelajari Sekolah Digital di Samarinda, Siapkan Pengembangan Pendidikan Modern DPRD Kediri Studi Banding ke Samarinda, Bahas Transformasi Pendidikan Digital di Era Modern DPRD Samarinda Tunggu SLF Terowongan Rampung, Deni: Jangan Sampai Proyek Belum Siap Dipaksakan Berfungsi Warga Sukaraja Dilibatkan dalam Penataan Drainase IKN, Otorita Dorong Pemberdayaan Masyarakat Dari Secangkir Kopi hingga Peluang Usaha, Ekonomi Warga Mulai Bergeliat di Kawasan IKN

BERITA DAERAH · 11 Mar 2025 09:15 WITA ·

Alokasikan Dana Rp 600 juta, Pemkab PPU Bakal Bangun Rumah Singgah PMKS


 Alokasikan Dana Rp 600 juta, Pemkab PPU Bakal Bangun Rumah Singgah PMKS Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) telah mengalokasikan dana sekitar Rp 600 juta dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025, untuk pembangunan rumah singgah bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Saat ini, proyek tersebut masih menunggu persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sebelum memasuki tahap lelang.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Penajam Paser Utara (PPU) Saidin, saat dijumpai di ruang kerjanya, pada Senin (10/03/2025).

“Kami saat ini masih menunggu persetujuan dari DPRD PPU untuk proses lelang,” ujar Saidin.

Lebih lanjut Saidin menerangkan bahwa, pembangunan rumah singgah tersebut akan ditangani oleh kontraktor dengan target penyelesaian dalam waktu tiga bulan setelah lelang selesai.

Rumah singgah tersebut akan difungsikan sebagai tempat penampungan sementara bagi penyandang disabilitas, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) serta PMKS lainnya.

“Rumah singgah ini akan menjadi fasilitas bagi orang terlantar, sekaligus tempat rehabilitasi bagi ODGJ yang akan dilepas setelah dinyatakan stabil,” ungkap Saidin.

Saidin juga menyebut, untuk lokasi pembangunan rumah singgah ini berada di Jalan Provinsi, Kilometer 4, Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, tepat di belakang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kabupaten PPU.

Dimana Bangunan tersebut memiliki luas sekitar 9×7 meter persegi dan dilengkapi fasilitas standar, seperti tempat tidur, lemari, ruang kunjungan, serta area pendampingan.

Untuk itu, Saidin juga menegaskan bahwa, keberadaan rumah singgah ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan penanganan dampak sosial di PPU.

Selain itu, fasilitas itu juga menjadi bagian dari upaya mendukung Kabupaten PPU sebagai daerah strategis di Gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Dengan adanya rumah singgah ini, diharapkan penanganan sosial di PPU semakin optimal dan sesuai dengan visi daerah dalam menghadapi perkembangan di sekitar wilayah IKN,” tutup Saidin.(ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Kediri Pelajari Sekolah Digital di Samarinda, Siapkan Pengembangan Pendidikan Modern

20 Mei 2026 - 16:00 WITA

dprdkediri01

DPRD Kediri Studi Banding ke Samarinda, Bahas Transformasi Pendidikan Digital di Era Modern

20 Mei 2026 - 15:00 WITA

dprdkota45

DPRD Samarinda Tunggu SLF Terowongan Rampung, Deni: Jangan Sampai Proyek Belum Siap Dipaksakan Berfungsi

20 Mei 2026 - 14:00 WITA

dprdkota44

PWI Kukar dan Diskominfo Perkuat Sinergi, Dorong Kompetensi Wartawan dan Keterbukaan Informasi

19 Mei 2026 - 14:00 WITA

pwi001

DPRD Samarinda Soroti Infrastruktur dan Lingkungan, Arif Kurniawan: Pembangunan Jangan Abaikan Risiko Banjir

19 Mei 2026 - 13:00 WITA

dprdkota43

DPRD Samarinda Prihatin Munculnya “Kampung Narkoba”, Aris Mulyanata Dorong Pengawasan dan Edukasi Diperkuat

19 Mei 2026 - 12:00 WITA

dprdkota42
Trending di BERITA DAERAH