Menu

Mode Gelap
Jailani dan Muhammad Bunga Ashab Terpilih Sebagai Ketua dan Sekertaris AMSI Wilayah Kepri Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal IKN Evaluasi Kinerja 2025 dan Susun Rencana Kerja 2026 Harga Terjangkau untuk Warga, Otorita IKN Luncurkan Gerakan Pangan Murah di Kawasan Nusantara Otorita IKN Terus Hadirkan Program Cek Kesehatan Gratis, Perluas Akses Layanan Kesehatan di Nusantara Sosialisasi SPBE dan Pemerintahan Digital Dorong Akselerasi Transformasi Menuju Indonesia Digital 2045

BERITA DAERAH · 11 Mar 2025 09:15 WITA ·

Alokasikan Dana Rp 600 juta, Pemkab PPU Bakal Bangun Rumah Singgah PMKS


 Alokasikan Dana Rp 600 juta, Pemkab PPU Bakal Bangun Rumah Singgah PMKS Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) telah mengalokasikan dana sekitar Rp 600 juta dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025, untuk pembangunan rumah singgah bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Saat ini, proyek tersebut masih menunggu persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sebelum memasuki tahap lelang.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Penajam Paser Utara (PPU) Saidin, saat dijumpai di ruang kerjanya, pada Senin (10/03/2025).

“Kami saat ini masih menunggu persetujuan dari DPRD PPU untuk proses lelang,” ujar Saidin.

Lebih lanjut Saidin menerangkan bahwa, pembangunan rumah singgah tersebut akan ditangani oleh kontraktor dengan target penyelesaian dalam waktu tiga bulan setelah lelang selesai.

Rumah singgah tersebut akan difungsikan sebagai tempat penampungan sementara bagi penyandang disabilitas, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) serta PMKS lainnya.

“Rumah singgah ini akan menjadi fasilitas bagi orang terlantar, sekaligus tempat rehabilitasi bagi ODGJ yang akan dilepas setelah dinyatakan stabil,” ungkap Saidin.

Saidin juga menyebut, untuk lokasi pembangunan rumah singgah ini berada di Jalan Provinsi, Kilometer 4, Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam, tepat di belakang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kabupaten PPU.

Dimana Bangunan tersebut memiliki luas sekitar 9×7 meter persegi dan dilengkapi fasilitas standar, seperti tempat tidur, lemari, ruang kunjungan, serta area pendampingan.

Untuk itu, Saidin juga menegaskan bahwa, keberadaan rumah singgah ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan penanganan dampak sosial di PPU.

Selain itu, fasilitas itu juga menjadi bagian dari upaya mendukung Kabupaten PPU sebagai daerah strategis di Gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Dengan adanya rumah singgah ini, diharapkan penanganan sosial di PPU semakin optimal dan sesuai dengan visi daerah dalam menghadapi perkembangan di sekitar wilayah IKN,” tutup Saidin.(ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Hebat di Anggana, Tiga Anak Meninggal dan Delapan KK Kehilangan Rumah

11 Desember 2025 - 17:00 WITA

ber9

Ketua Askab PSSI Kukar Dorong Penguatan Semangat Sepak Bola di Lingkungan OPD

11 Desember 2025 - 14:30 WITA

ber8

Bupati Cup Mini Soccer Antar OPD, Dispora Kukar Dorong Prestasi ASN dan Perkuat Kebersamaan

11 Desember 2025 - 13:30 WITA

ber7

Jelang Nataru, Pemkot Samarinda Intensifkan Sidak Bapokting: Stok Aman, Harga Terpantau Stabil

10 Desember 2025 - 16:30 WITA

ber6

Sidak Bapokting Jelang Natal dan Tahun Baru, Komisi II DPRD Samarinda Pantau Ketersediaan dan Harga di Sejumlah Titik

10 Desember 2025 - 16:00 WITA

ber5

Arif Kurniawan Paparkan Hasil Reses, Soroti Infrastruktur, PDAM, dan PJU di Sungai Kunjang

10 Desember 2025 - 15:00 WITA

ber4
Trending di BERITA DAERAH