Menu

Mode Gelap
DPRD Paser dan Berau Berguru ke Samarinda, Dalami Pengawasan Ekonomi dan Optimalisasi Aset Daerah DPRD Berau Berguru ke Samarinda, Pelajari Tata Kelola Administrasi untuk Tingkatkan Akuntabilitas Lembaga Belajar ke DPRD Samarinda, Komisi I DPRD Paser Cari Formula Efisiensi Anggaran yang Tetap Pro-Rakyat SPMB Balikpapan 2026 Diawasi KPK dan Inspektorat, Disdikbud Tegaskan Tak Ada Ruang Praktik Titip Siswa Jalan Nasional Longsor Ditutup Total, Dishub Balikpapan Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Tiga Bulan

BERITA DAERAH · 14 Mar 2025 09:15 WITA ·

Atasi Hama dan Penyakit Tanaman, Dinas Pertanian PPU Dorong Pertanian Organik


 Atasi Hama dan Penyakit Tanaman, Dinas Pertanian PPU Dorong Pertanian Organik Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Petani di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih menghadapi berbagai kendala dalam meningkatkan hasil panen mereka.

Serangan hama, penyakit tanaman, hingga dampak banjir terus menjadi tantangan utama dalam sektor pertanian di Benuo Taka.

Dalam hal itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian PPU Gunawan mengemukakan bahwa, salah satu penyebab utama kondisi ini adalah tingkat keasaman tanah yang terlalu tinggi.

“PH tanah yang rendah dapat menyebabkan keracunan pada tanaman, khususnya padi,” ungkap Gunawan, Kamis (13/03/2025).

“Jika dibiarkan, kondisi ini bisa semakin memperburuk produktivitas di sektor pertanian,” sambung Gunawan.

Lebih lanjut Gunawan mengungkapkan, untuk mengatasi permasalahan tersebut, Distan PPU terus mendorong penerapan sistem pertanian organik.

Dimana langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan petani terhadap bahan kimia, sekaligus meningkatkan kualitas dan hasil panen mereka.

“Beralih ke sistem pertanian organik memang butuh proses, kami sedang menyiapkan regulasi yang mendukung serta membangun kemitraan dengan petani agar transisi ini bisa berjalan secara bertahap,” ujar Gunawam.

Tak hanya itu, Gunawan juga menegaskan, petani akan didorong untuk secara perlahan mengurangi penggunaan pupuk dan pestisida kimia sebelum beralih sepenuhnya ke metode organik.

“Keunggulan pertanian organik adalah hasil panennya lebih sehat karena terbebas dari residu pestisida dan zat berbahaya lainnya, sehingga lebih aman dikonsumsi,” terangnya.

Selain itu, Gunawan juga menyebut bahwa produk pertanian organik juga memiliki nilai jual yang lebih tinggi, dan berpeluang menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat lokal maupun nasional.

“Kami ingin petani di PPU memiliki daya saing yang lebih baik,” harapnya.

“Dengan produk yang berkualitas, mereka bisa menjangkau pasar yang lebih besar,” imbuhnya.

Melalui program ini, Distan PPU berharap agar sektor pertanian di Benuo Taka dapat berkembang secara berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Dengan sinergi antara pemerintah dan petani, kami optimistis pertanian di PPU bisa tumbuh lebih kuat dan lebih mandiri,” tandas Gunawan.(ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Paser dan Berau Berguru ke Samarinda, Dalami Pengawasan Ekonomi dan Optimalisasi Aset Daerah

4 Juni 2026 - 17:00 WITA

kota007

DPRD Berau Berguru ke Samarinda, Pelajari Tata Kelola Administrasi untuk Tingkatkan Akuntabilitas Lembaga

4 Juni 2026 - 16:30 WITA

kota006

Belajar ke DPRD Samarinda, Komisi I DPRD Paser Cari Formula Efisiensi Anggaran yang Tetap Pro-Rakyat

4 Juni 2026 - 16:00 WITA

kota005

DPRD Paser Belajar Pengelolaan Sampah ke Samarinda, Komisi III Bahas Sanitary Landfill hingga Rencana PLTSa

4 Juni 2026 - 15:30 WITA

kota004

SPMB Balikpapan 2026 Diawasi KPK dan Inspektorat, Disdikbud Tegaskan Tak Ada Ruang Praktik Titip Siswa

4 Juni 2026 - 15:00 WITA

bpn09

Jalan Nasional Longsor Ditutup Total, Dishub Balikpapan Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Tiga Bulan

4 Juni 2026 - 14:30 WITA

bpn08
Trending di BERITA DAERAH