Menu

Mode Gelap
Camat Samarinda Ulu Apresiasi Aksi Penghijauan PDI Perjuangan, Dinilai Dukung Ketahanan Pangan dan Iklim Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Tanam Bibit Buah di Folder Air Hitam Perjalanan Pulang Bagus, Eboni, dan Ruby: Enam Tahun Belajar Menjadi Liar, Kini Kembali ke Hutan Kalimantan Dari Rantai ke Rimba, Tiga Orangutan Akhirnya Kembali ke Habitat Alami Setelah Bertahun-tahun Direhabilitasi Dandim 0906/Kukar Ajak Wartawan Perangi Hoaks dan Jaga Persatuan Bangsa

BERITA DAERAH · 15 Mar 2025 14:15 WITA ·

Disbudpar PPU Dorong Penetapan Cagar Budaya Untuk Pelestarian Sejarah dan Pengembangan Wisata


 Disbudpar PPU Dorong Penetapan Cagar Budaya Untuk Pelestarian Sejarah dan Pengembangan Wisata Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU, terus berupaya mempercepat penetapan cagar budaya guna melestarikan warisan sejarah serta meningkatkan daya tarik wisata berbasis budaya.

Hingga saat ini, PPU masih belum memiliki cagar budaya resmi, menjadikannya satu-satunya kabupaten di Kalimantan Timur (Kaltim) yang belum menetapkan status tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar PPU Christian Nur, saat dijumpai pada Sabtu (15/03/2025).

“PPU masih belum memiliki cagar budaya resmi, dan menjadikannya kabupaten di Kaltim yang belum menetapkan status tersebut,” ujar Christian Nur.

Lebih lanjut Christian Nur mengemukakan bahwa, saat ini Disbudpar PPU telah mengambil berbagai langkah strategis untuk mempercepat proses pengakuan cagar budaya.

Menurutnya, upaya tersebut dinilai penting agar aset sejarah dan kebudayaan daerah mendapatkan perlindungan yang layak sekaligus mendukung sektor pariwisata.

“Kami ingin memastikan situs-situs bersejarah di PPU mendapatkan status cagar budaya, sehingga dapat dilindungi dan dimanfaatkan secara optimal, baik untuk edukasi maupun sebagai destinasi wisata,” tegas Christian Nur.

Tak hanya itu Christian Nur menegaskan, Sebagai bagian dari percepatan tersebut, Disbudpar PPU juga bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kaltim untuk membentuk tim ahli cagar budaya.

Saat ini, ada lima orang dari PPU telah lulus sebagai tim ahli yang bertugas mengidentifikasi dan mengkaji objek yang berpotensi menjadi cagar budaya.

“Kolaborasi dengan Pemprov Kaltim sangat membantu kami dalam mempercepat proses ini,” ungkap Christian Nur.

“Dengan adanya tim ahli, penelitian dan kajian terhadap objek-objek bersejarah bisa lebih mendalam,” sambung Christian Nur.

Christian Nur juga menyebut, penetapan cagar budaya tidak hanya bertujuan melestarikan sejarah, tetapi diharapkan dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan.

Dengan pengelolaan yang baik, destinasi berbasis sejarah dan budaya tersebut dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.

“Melalui penetapan cagar budaya, kami ingin mengembangkan wisata berbasis sejarah yang dapat menarik wisatawan serta memperkuat identitas budaya daerah,” harap Christian Nur.

“Tentunya ani adalah langkah penting bagi masa depan sektor pariwisata di Kabupaten PPU,” pungkas Christian Nur.(ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Camat Samarinda Ulu Apresiasi Aksi Penghijauan PDI Perjuangan, Dinilai Dukung Ketahanan Pangan dan Iklim

3 Juli 2026 - 12:00 WITA

a216

Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Tanam Bibit Buah di Folder Air Hitam

3 Juli 2026 - 11:00 WITA

a215

Perjalanan Pulang Bagus, Eboni, dan Ruby: Enam Tahun Belajar Menjadi Liar, Kini Kembali ke Hutan Kalimantan

2 Juli 2026 - 20:00 WITA

a211

Dari Rantai ke Rimba, Tiga Orangutan Akhirnya Kembali ke Habitat Alami Setelah Bertahun-tahun Direhabilitasi

2 Juli 2026 - 19:00 WITA

a209

Dandim 0906/Kukar Ajak Wartawan Perangi Hoaks dan Jaga Persatuan Bangsa

2 Juli 2026 - 18:00 WITA

a208

Komisi IV DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Aset Olahraga untuk Tingkatkan PAD

2 Juli 2026 - 17:00 WITA

a200
Trending di BERITA DAERAH