Menu

Mode Gelap
Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat Bukan Sekadar Otot, Ini Aspek yang Dinilai Juri di JOS Fitness Open Bodycontest 2026 PBFI Kaltim Dorong Kompetisi Fitness Jadi Wadah Lahirkan Atlet Berprestasi Dimas Wira Jadikan JOS Fitness Open Body Contest 2026 Batu Loncatan ke Kompetisi Lebih Tinggi JOS Fitness Open Body Contest Diharapkan Jadi Kawah Atlet Fitness Kaltim

BERITA DAERAH · 15 Mar 2025 14:15 WITA ·

Disbudpar PPU Dorong Penetapan Cagar Budaya Untuk Pelestarian Sejarah dan Pengembangan Wisata


 Disbudpar PPU Dorong Penetapan Cagar Budaya Untuk Pelestarian Sejarah dan Pengembangan Wisata Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU, terus berupaya mempercepat penetapan cagar budaya guna melestarikan warisan sejarah serta meningkatkan daya tarik wisata berbasis budaya.

Hingga saat ini, PPU masih belum memiliki cagar budaya resmi, menjadikannya satu-satunya kabupaten di Kalimantan Timur (Kaltim) yang belum menetapkan status tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar PPU Christian Nur, saat dijumpai pada Sabtu (15/03/2025).

“PPU masih belum memiliki cagar budaya resmi, dan menjadikannya kabupaten di Kaltim yang belum menetapkan status tersebut,” ujar Christian Nur.

Lebih lanjut Christian Nur mengemukakan bahwa, saat ini Disbudpar PPU telah mengambil berbagai langkah strategis untuk mempercepat proses pengakuan cagar budaya.

Menurutnya, upaya tersebut dinilai penting agar aset sejarah dan kebudayaan daerah mendapatkan perlindungan yang layak sekaligus mendukung sektor pariwisata.

“Kami ingin memastikan situs-situs bersejarah di PPU mendapatkan status cagar budaya, sehingga dapat dilindungi dan dimanfaatkan secara optimal, baik untuk edukasi maupun sebagai destinasi wisata,” tegas Christian Nur.

Tak hanya itu Christian Nur menegaskan, Sebagai bagian dari percepatan tersebut, Disbudpar PPU juga bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kaltim untuk membentuk tim ahli cagar budaya.

Saat ini, ada lima orang dari PPU telah lulus sebagai tim ahli yang bertugas mengidentifikasi dan mengkaji objek yang berpotensi menjadi cagar budaya.

“Kolaborasi dengan Pemprov Kaltim sangat membantu kami dalam mempercepat proses ini,” ungkap Christian Nur.

“Dengan adanya tim ahli, penelitian dan kajian terhadap objek-objek bersejarah bisa lebih mendalam,” sambung Christian Nur.

Christian Nur juga menyebut, penetapan cagar budaya tidak hanya bertujuan melestarikan sejarah, tetapi diharapkan dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan.

Dengan pengelolaan yang baik, destinasi berbasis sejarah dan budaya tersebut dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.

“Melalui penetapan cagar budaya, kami ingin mengembangkan wisata berbasis sejarah yang dapat menarik wisatawan serta memperkuat identitas budaya daerah,” harap Christian Nur.

“Tentunya ani adalah langkah penting bagi masa depan sektor pariwisata di Kabupaten PPU,” pungkas Christian Nur.(ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat

23 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h13

CFD Terpadu Resmi Diluncurkan di Taman Tiga Generasi, Jadi Ruang Sehat dan Penggerak UMKM

23 Agustus 2026 - 11:00 WITA

h6

Semarak HUT ke-81 RI, CFR Samarinda Gelar Lomba Mancing Antaranggota

22 Agustus 2026 - 19:00 WITA

h2

Dishub Balikpapan Siapkan Pengaturan Jam BBM Bersubsidi untuk Atasi Antrean Pertalite

21 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h1

64 Jenis Jamu Mengandung BKO Ditemukan di Balikpapan, BPOM Telusuri Sumber Produksi

21 Agustus 2026 - 17:00 WITA

g99

HUT ke-81 RI, Dovy Ajak Warga Samarinda Jaga Persatuan dan Ciptakan Kedamaian

21 Agustus 2026 - 13:00 WITA

g98
Trending di BERITA DAERAH