Menu ✖

Mode Gelap
Selamat Ulang Tahun Ke-55 H. Viktor Yuan, S.H., M.H. Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah Distanak Kukar Sediakan Klinik Hewan Gratis, Bisa Periksa hingga Operasi DP2KB Kukar Tegaskan Layanan KB Gratis Tersedia di Puskesmas hingga Rumah Sakit Sunggono Buka Sertifikasi dan Munaqosyah Akbar 500 Guru Mengaji se-Kukar

BERITA DAERAH · 15 Mar 2025 15:15 WITA ·

Disbudpar PPU Percepat Pengembangan Wisata Nipah-Nipah dan Mangrove dengan Pembebasan Lahan


 Disbudpar PPU Percepat Pengembangan Wisata Nipah-Nipah dan Mangrove dengan Pembebasan Lahan Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU, terus mengakselerasi pengembangan sektor pariwisata sebagai bagian dari strategi menghadapi dampak pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Salah satu langkah yang kini menjadi fokus utama Disbudpar PPU adalah pembebasan lahan untuk mendukung pengembangan Pantai Nipah-Nipah dan Ekowisata Hutan Mangrove di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Penajam.

Kepala Disbudpar PPU Andi Israwati Latief mengatakan bahwa, langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan daya saing wisata daerah serta menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.

“PPU memiliki potensi wisata luar biasa, dan kami berkomitmen untuk mengembangkannya agar menjadi destinasi unggulan,” ungkap Andi Israwati Latief, Sabtu (15/03/2025).

“Pembebasan lahan ini menjadi langkah awal dalam menciptakan kawasan wisata yang lebih tertata dan menarik,” tambah Andi Israwati Latief.

Dalam hal itu, Andi Israwati Latief menyebut bahwa sebagai bagian dari proses tersebut, pemerintah daerah telah menggandeng tim appraisal guna menilai nilai lahan yang akan dibebaskan.

Menurutnya, proses tersebut dilakukan secara transparan dengan melibatkan pemilik lahan untuk memastikan kesepakatan yang adil bagi semua pihak.

“Kami akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai hasil penilaian lahan,” ujar Andi Israwati Latief .

“Setelah mendapatkan persetujuan dari pemilik lahan, pemerintah akan melanjutkan proses administrasi hingga pembayaran selesai,” sambung Andi Israwati Latief.

Selain mendukung pertumbuhan wisata, pengembangan kawasan itu juga diarahkan untuk memperkuat daya tarik investasi di Kabupateb PPU.

Dengan semakin berkembangnya infrastruktur pariwisata, diharapkan lebih banyak investor tertarik untuk berkontribusi dalam pembangunan sektor ini.

“Pembangunan IKN membawa dampak besar bagi Kabupaten PPU, termasuk dalam sektor pariwisata,” beber Andi Israwati Latief.

“Kami ingin memastikan bahwa daerah ini memiliki destinasi wisata yang dapat bersaing dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” imbuh Andi Israwati Latief.

Andi Israwati Latief juga menegaskan bahwa, dengan upaya ini menjadi salah satu program prioritas Pemkab PPU dalam memperkuat sektor pariwisata sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan di era IKN.

“Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan investor, wisata PPU diharapkan mampu tumbuh dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi daerah,” pungkasnya.(ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah

17 Oktober 2026 - 21:00 WITA

o6

Distanak Kukar Sediakan Klinik Hewan Gratis, Bisa Periksa hingga Operasi

17 Oktober 2026 - 15:00 WITA

o5

DP2KB Kukar Tegaskan Layanan KB Gratis Tersedia di Puskesmas hingga Rumah Sakit

17 Oktober 2026 - 14:00 WITA

o4

Sunggono Buka Sertifikasi dan Munaqosyah Akbar 500 Guru Mengaji se-Kukar

17 Oktober 2026 - 13:00 WITA

o3

Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

17 Oktober 2026 - 09:30 WITA

o1

Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV

17 Oktober 2026 - 08:30 WITA

n97
Trending di BERITA DAERAH