Menu ✖

Mode Gelap
Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

BERITA DAERAH · 18 Mar 2025 20:15 WITA ·

Efisiensi Anggaran, Disbudpar PPU Tetap Fokus Pada Program Prioritas


 Efisiensi Anggaran, Disbudpar PPU Tetap Fokus Pada Program Prioritas Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU menegaskan komitmennya, untuk tetap menjalankan program prioritas di tengah kebijakan efisiensi anggaran tahun 2025.

Dimana langkah tersebut dilakukan untuk menyesuaikan alokasi dana tanpa mengurangi substansi dari program yang telah direncanakan.

Kepala Disbudpar PPU Andi Israwati Latief menjelaskan, meskipun anggaran mengalami efisiensi, pihaknya tetap berupaya menjalankan delapan program strategis yang telah ditetapkan.

“Kami melakukan efisiensi pada beberapa aspek administratif, namun program-program utama yang berhubungan dengan pengembangan kebudayaan dan pariwisata tetap berjalan,” sebutnya, Selasa (18/03/2025).

Lebih lanjut Andi Israwati Latief mengemukakan bahwa, salah satu fokus utama pihaknya dalam efisiensi ini adalah memastikan keberlanjutan program pelestarian budaya serta pengembangan destinasi wisata, termasuk acara tahunan seperti Nondoi dan festival budaya lainnya tetap dipertahankan sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya lokal.

Tak hanya itu, Andi Israwati Latief juga menyebut bahwa pemasaran wisata dan peningkatan daya tarik destinasi akan terus didorong meskipun dengan penyesuaian alokasi dana.

Di sisi lain, penghematan juga dilakukan pada pos perjalanan dinas yang dikurangi hingga 50 persen, serta penyederhanaan beberapa kegiatan seremonial yang dinilai tidak berdampak langsung pada pengembangan sektor kebudayaan dan pariwisata.

“Kami memastikan bahwa efisiensi ini tidak mengurangi kualitas layanan dan program yang telah dirancang,” tegas Andi Israwati Latief.

“Fokus utama kami tetap pada optimalisasi anggaran untuk hasil yang lebih maksimal,” sambung Andi Israwati Latief.

Dengan strategi tersebut, Disbudpar PPU berharap tetap dapat menjaga keseimbangan antara kebijakan efisiensi dan pencapaian target pembangunan kebudayaan dan pariwisata yang telah direncanakan.

“Harapannya, meski ada kebijakan efisiensi anggaran, kami tetap fokus dengan program utama yang telah dirancang,” tandas Andi Israwati Latief.(ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan

27 Oktober 2026 - 18:30 WITA

p13

Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok

27 Oktober 2026 - 18:00 WITA

p12 2

Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun

27 Oktober 2026 - 17:30 WITA

p11 2

Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda

27 Oktober 2026 - 17:00 WITA

p10

DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

27 Oktober 2026 - 16:30 WITA

p9

IWAPI Samarinda Siap Jadi Mitra Strategis DPRD, Perjuangkan Aspirasi Pengusaha Perempuan

27 Oktober 2026 - 16:00 WITA

p8
Trending di BERITA DAERAH