Menu

Mode Gelap
Uji Coba Perlinsos Digital Dongkrak Aktivasi IKD di Balikpapan hingga 15 Persen Koperasi Merah Putih di Balikpapan Utara Mulai Bergerak, Dorong Ekonomi Warga Disnaker Balikpapan Bidik Penyerapan Tenaga Kerja JMF 2026 Tembus di Atas 50 Persen Dinsos Samarinda: Serapan Anggaran 2026 Capai 31 Persen, Kemiskinan Turun Jadi 3,45 Persen Komisi IV DPRD Samarinda Minta Dinsos Percepat Pembaruan Data Sosial Demi Bantuan Tepat Sasaran

BERITA DAERAH · 19 Mar 2025 14:15 WITA ·

Penuhi Amanat Pemerintah Pusat, Pemkab Kukar Berupaya Tekan Inflasi Daerah


 Penuhi Amanat Pemerintah Pusat, Pemkab Kukar Berupaya Tekan Inflasi Daerah Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat inflasi Indonesia pada Februari 2025 mencapai 2,8% secara tahunan (year-on-year), didorong oleh kenaikan harga bahan pangan dan tarif transportasi jelang Ramadhan.

Harga kebutuhan pokok terus merangkak naik, membuat masyarakat menengah ke bawah semakin tertekan.

Inflasi yang melonjak menjelang bulan puasa tahun ini menjadi tantangan serius bagi daya beli rakyat.

Berbagai pihak termasuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) bersiap menggelontorkan kebijakan baru, guna menekan laju inflasi yang meningkat sejak awal tahun.

Langkah itu diambil setelah harga beras dan bahan pokok lain mengalami kenaikan signifikan dalam dua bulan terakhir.

“Kami mendapat amanat dari pemerintah pusat untuk menekan inflasi di Kukar,” ucap Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono, pada Rabu (19/03/2025).

Lebih lanjut Sunggono menjelaskan bahwa, berdasarkan evaluasi yang dilakukan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kukar, komoditas yang paling mempengaruhi inflasi adalah cabai.

Untuk mengatasinya lonjakan harga dan mengendalikan inflasi, Pemkab Kukar meluncurkan program di bidang pertanian.

Sasaran program tersebut merupakan Kelompok Wanita Tani (KWT) yang tersebar di 20 Kecamatan yang ada di Kukar.

“Kita perintahkan KWT untuk menanam Lombok, dan hasilnya Alhamdulillah. Harga cabai saat ini tidak terlalu tinggi,” pungkas Sunggono.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Uji Coba Perlinsos Digital Dongkrak Aktivasi IKD di Balikpapan hingga 15 Persen

14 Juli 2026 - 23:00 WITA

ab26

Koperasi Merah Putih di Balikpapan Utara Mulai Bergerak, Dorong Ekonomi Warga

14 Juli 2026 - 22:00 WITA

ab25

Disnaker Balikpapan Bidik Penyerapan Tenaga Kerja JMF 2026 Tembus di Atas 50 Persen

14 Juli 2026 - 21:00 WITA

ab24

Dinsos Samarinda: Serapan Anggaran 2026 Capai 31 Persen, Kemiskinan Turun Jadi 3,45 Persen

14 Juli 2026 - 20:00 WITA

ab23

Komisi IV DPRD Samarinda Minta Dinsos Percepat Pembaruan Data Sosial Demi Bantuan Tepat Sasaran

14 Juli 2026 - 19:00 WITA

ab22

Yayasan Ibadurrahman Sebut Pencabutan NSP Cacat Administrasi, Tempuh Jalur Keberatan

14 Juli 2026 - 18:00 WITA

ab20
Trending di BERITA DAERAH