Menu

Mode Gelap
RDP Pasar Pagi Samarinda Catat 14 Persoalan, DPRD Siap Kawal Tindak Lanjut Pemkot Samarinda Dorong Solusi Bersama Untuk Benahi Persoalan Pasar Pagi Dishub Samarinda Beri Penjelasan Soal Parkir dan Akses Kendaraan di Pasar Pagi Akses dan Tarif Parkir Jadi Sorotan Pedagang Pasar Pagi Samarinda Konflik Pengelolaan IPA Bendang 1 Memanas, PT WATS Klaim Hak 22 Tahun Diambil Sepihak

BERITA DAERAH · 25 Mar 2025 11:15 WITA ·

Bupati PPU Mudyat Noor Lakukan Panen Raya Padi Bersama Gapoktan Sri Maju


 Bupati PPU Mudyat Noor Lakukan Panen Raya Padi Bersama Gapoktan Sri Maju Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor menghadiri Gerakan Panen Raya padi bersama kelompok tani (Gapoktan) Sri Maju di Desa Sidorejo, Kecamatan Penajam, pada Senin (24/03/2025).

Gerakan Panen Raya di areal 365 hektare ini, merupakan bagian dalam mendukung swasembada pangan di wilayah kabupaten PPU.

Melihat luasnya lahan pertanian tersebut, Bupati PPU Mudyat Noor sangat merasa bangga atas hasil laporan pertanian di wilayah ini, yang mana dalam satu hektarnya mampu menghasilkan padi sebanyak 6 ton.

“Hasil panen hari ini 1 hektar sawah mampu menghasilkan 6 ton gabah, kalau saat ini bulog menyerap gabah petani sebesar Rp 6.500, kita bisa hitung hasilnya pasti puluhan juta dan ini sangat berpengaruh dengan penghasilan petani,” ujar Mudyat Noor.

Lebih lanjut Mudyat Noor mengemukakan bahwa, sektor pertanian di PPU sangat berpotensi kedepannya, tidak saja bagi pengembangan swasembada pangan, tetapi mampu menjadi penopang kemandirian ekonomi.

“Tentu ini berkat dukungan dan keterlibatan Dinas Pertanian PPU, bersama para penyuluh dan brigade pertanian,” ungkapnya.

Orang nomor satu di PPU itu juga menyebut bahwa, saat ini petani masih mengalami kendala, sistem tanam yang mengandalkan tadah hujan. Sehingga perlu melakukan strategi tanam yang baik, meskipun hanya dua kali tanam dalam satu tahun.

“Semoga metode tanam ini dapat ditingkatkan salah satunya seperti pindah tanam dan pemilihan bibit maupun perawatan yang baik,” harap Mudyat Noor

“Kuncinya bukan luasan tapi kualitas yang kita tanam, kalau bibit baik, pupuknya sesuai, airnya cukup dan metodenya benar hasilnya pasti lebih besar,” tandas Mudyat Noor.

Pada kegiatan tersebut hadir pula anggota DPRD PPU, Sekretaris Daerah (Sekda) PPU Tohar, Dandim 0913 PPU Letkol Inf Arfan Affandi, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Nico Herlambang, Kepala Dinas Pertanian PPU, Kepala Bulog, Insan Perbankan, para petugas penyuluh lapangan dan brigade pertanian serta para petani Desa Sidorejo. (ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

RDP Pasar Pagi Samarinda Catat 14 Persoalan, DPRD Siap Kawal Tindak Lanjut

1 September 2026 - 18:30 WITA

h52

Pemkot Samarinda Dorong Solusi Bersama Untuk Benahi Persoalan Pasar Pagi

1 September 2026 - 18:00 WITA

h51

Dishub Samarinda Beri Penjelasan Soal Parkir dan Akses Kendaraan di Pasar Pagi

1 September 2026 - 17:30 WITA

h50

Akses dan Tarif Parkir Jadi Sorotan Pedagang Pasar Pagi Samarinda

1 September 2026 - 17:00 WITA

h49

Konflik Pengelolaan IPA Bendang 1 Memanas, PT WATS Klaim Hak 22 Tahun Diambil Sepihak

1 September 2026 - 11:30 WITA

h48

Direktur PT WATS Menangis, Persoalkan Pengambilalihan IPA Bendang 1

1 September 2026 - 11:00 WITA

h47
Trending di BERITA DAERAH