Menu

Mode Gelap
Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat Bukan Sekadar Otot, Ini Aspek yang Dinilai Juri di JOS Fitness Open Bodycontest 2026 PBFI Kaltim Dorong Kompetisi Fitness Jadi Wadah Lahirkan Atlet Berprestasi Dimas Wira Jadikan JOS Fitness Open Body Contest 2026 Batu Loncatan ke Kompetisi Lebih Tinggi JOS Fitness Open Body Contest Diharapkan Jadi Kawah Atlet Fitness Kaltim

POLITIK · 15 Apr 2025 09:15 WITA ·

Ziarah Aulia Rahman Basri ke Makam Syaukani HR, Hormati Tokoh Inspiratif Kutai


 Aulia Rahman Basri menaburkan bunga di makam Drs. H. Syaukani HR di Pemakaman Keluarga Kelurahan Sukarame, Tenggarong. Perbesar

Aulia Rahman Basri menaburkan bunga di makam Drs. H. Syaukani HR di Pemakaman Keluarga Kelurahan Sukarame, Tenggarong.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Di bawah naungan langit Tenggarong yang tenang, di tengah padatnya agenda politik menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kutai Kartanegara 2024, langkah dr. Aulia Rahman Basri terasa mantap namun penuh haru saat memasuki area Pemakaman Keluarga di Kelurahan Sukarame. Dengan mengenakan baju koko putih dan peci hitam, ia berjalan perlahan menuju pusara Drs. H. Syaukani Hasan Rais—sosok yang telah menanamkan benih inspirasi dalam dirinya sejak masa kuliah.

Di hadapan nisan megah sang tokoh otonomi daerah, calon bupati Kukar nomor urut 01 itu menunduk khusyuk, menaburkan bunga dari bakul anyaman yang ia genggam. Satu per satu kelopak warna-warni itu jatuh di atas pusara, disusul doa-doa lirih yang dipanjatkannya dengan tangan menengadah. Wajahnya terlihat syahdu, menyimpan kekaguman dan rasa hormat mendalam.

“Pak Kaning adalah alasan saya kuliah ke Makassar. Saya ingin menjadi orang yang cerdas dan berani seperti beliau,” ucapnya seusai ziarah. “Pidato-pidatonya membangkitkan kesadaran kami, anak-anak Kutai, bahwa kita tidak kalah dari siapa pun di negeri ini.”

Syaukani HR, atau akrab disapa Pak Kaning, merupakan Bupati Kutai Kartanegara pertama pasca pemekaran wilayah. Ia memimpin Kukar selama dua periode (1999–2006), dan dikenal luas sebagai arsitek pembangunan modern di daerah ini. Keberaniannya membawa Kukar ke panggung nasional, termasuk saat menjabat sebagai Ketua Umum APKASI, menjadikan namanya melegenda dalam sejarah Kalimantan Timur.

Bagi dr. Aulia, kunjungan ini bukan sekadar ziarah, tetapi sebuah perjalanan spiritual untuk mengingat arah dan tujuan. Ia menyebut Pak Kaning sebagai figur yang membentuk cara berpikirnya—tentang kepemimpinan, jaringan sosial, dan pentingnya pengembangan sumber daya manusia daerah.

“Beliau selalu menekankan bahwa membangun daerah bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga soal membangun manusia-manusianya,” tambah Aulia sambil menatap tenang pusara Pak Kaning.

Dalam balutan keheningan dan doa, ziarah ini menjadi momen reflektif yang menguatkan kembali tekad dr. Aulia. Di tengah hiruk-pikuk politik menjelang PSU Pilkada Kukar 2024, langkahnya kembali berpijak pada nilai-nilai dasar: ketulusan, keberanian, dan cinta pada tanah kelahiran—nilai-nilai yang dahulu dijalani dan diwariskan oleh Syaukani HR. (*)

Artikel ini telah dibaca 110 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

PAN Samarinda Bidik Enam Kursi DPRD, Perkuat Struktur Partai hingga Tingkat Bawah

18 Agustus 2026 - 17:00 WITA

g50

PAN Samarinda Perkuat Mesin Partai, Bidik Tujuh Kursi DPRD

18 Agustus 2026 - 16:00 WITA

g49

Musda Golkar Samarinda Buka Sinyal Pilkada, Novan Dorong Andi Satya Maju

8 Agustus 2026 - 20:30 WITA

f4

Andi Satya Pimpin Golkar Samarinda, Target Besar: Kembali Jadi Kekuatan Utama

8 Agustus 2026 - 19:30 WITA

f3

Helmi Abdullah Dorong Golkar Samarinda Solid, Perkuat Sinergi Lintas Partai

8 Agustus 2026 - 18:30 WITA

f2

Andi Harun Sindir Politik “Musiman”: Jangan Hadir Saat Butuh Suara

8 Agustus 2026 - 17:30 WITA

f1
Trending di BERITA DAERAH