Menu

Mode Gelap
Tarawih Perdana di Masjid Negara IKN Satukan Ribuan Jamaah, Hidupkan Ruang Ibadah di Nusantara Sambut Ramadan 1447 H, Harminsyah Ajak Warga Samarinda Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial DPRD Samarinda Turun Tangan, Aduan Lahan Perumahan Giri Indah Berujung Rencana Cek Lapangan Ribuan Peserta PBI Dinonaktifkan, Komisi IV DPRD Samarinda Minta Warga Segera Cek Status BPJS Sambut Ramadan, DPK KNPI Loa Janan Gelar Japamadhan dan Ajak Pemuda Perkuat Kebersamaan

BERITA DAERAH · 5 Mei 2025 19:15 WITA ·

Tinjau Lokasi Tenggelamnya KMP Muchlisa, Wabup PPU Abdul Waris Muin: Pencarian Korban Diintensifkan


 Tinjau Lokasi Tenggelamnya KMP Muchlisa, Wabup PPU Abdul Waris Muin: Pencarian Korban Diintensifkan Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Waris Muin, meninjau langsung lokasi tenggelamnya kapal ferry KMP Muchlisa di perairan Penajam, pada Senin (05/05/2025).

Dimana Kapal feri KMP Muchlisa tersebut melayani rute penyeberangan Balikpapan–Penajam.

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin menyampaikan keprihatinannya dan mendesak tim gabungan untuk mengintensifkan pencarian korban yang masih hilang.

“Kami sangat prihatin atas kejadian ini, dan kami mendorong semua pihak untuk bergerak cepat dalam proses pencarian serta evakuasi,” ujar Abdul Waris Muin.

“Kami berharap korban segera ditemukan dalam keadaan selamat,” imbuh Abdul Waris Muin.

Saat ini, upaya evakuasi dan pencarian korban yang belum ditemukan terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, dan pihak pelabuhan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Balikpapan Dody Setiawan menyatakan bahwa, begitu menerima laporan awal tenggelamnya KMP Muchlisa, pihaknya langsung mengerahkan tim penyelamat.

“Begitu menerima informasi, kami langsung berkoordinasi dengan pihak pelapor dan menggerakkan personel ke lokasi kejadian menggunakan perahu penyelamat Rigid Buoyancy Boat (RBB) dan KN SAR Wisanggeni 236,” ungkap Dody Setiawan.

Dody Setiawan juga menjelaskan bahwa, kronologi awal kejadian berdasarkan laporan yang diterima, KMP Muchlisa berangkat dari Pelabuhan Karingau, Balikpapan, sekitar pukul 14.00 WITA dan diperkirakan tiba di perairan Penajam sekitar pukul 15.00 WITA.

Namun, saat hendak melakukan manuver untuk berganti tempat sandar, kapal mengalami gangguan pada sistem penggerak.

“Saat proses mau sandar, tidak ada pergerakan pada mesin kiri,” beber Dody Setiawan.

“Setelah dicek oleh ABK, ternyata as propeller patah,” tutup Dody Setiawan.

Terkait musibah ini, Pemerintah Kabupaten PPU telah mendirikan posko darurat di Pelabuhan Penajam guna memberikan bantuan dan informasi bagi keluarga penumpang.

Tak hanya itu, Pemerintah daerah juga menyatakan akan mengevaluasi standar operasional armada penyeberangan di wilayahnya untuk mencegah kejadian serupa. (ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sambut Ramadan 1447 H, Harminsyah Ajak Warga Samarinda Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial

18 Februari 2026 - 22:00 WITA

WhatsApp Image 2026 02 18 at 21.47.55

DPRD Samarinda Turun Tangan, Aduan Lahan Perumahan Giri Indah Berujung Rencana Cek Lapangan

18 Februari 2026 - 17:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 3

Ribuan Peserta PBI Dinonaktifkan, Komisi IV DPRD Samarinda Minta Warga Segera Cek Status BPJS

18 Februari 2026 - 11:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 2

Sambut Ramadan, DPK KNPI Loa Janan Gelar Japamadhan dan Ajak Pemuda Perkuat Kebersamaan

18 Februari 2026 - 10:00 WITA

WhatsApp Image 2026 02 18 at 09.39.20

Demokrat Samarinda Serukan Semangat Kebersamaan Sambut Ramadhan 1447 H

17 Februari 2026 - 20:00 WITA

WhatsApp Image 2026 02 17 at 22.13.05

Danau Saguntur, Nadi Kehidupan Nelayan dan Mutiara Ekowisata di Hulu Mahakam

17 Februari 2026 - 19:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan
Trending di BERITA DAERAH