Menu

Mode Gelap
Konflik Pengelolaan IPA Bendang 1 Memanas, PT WATS Klaim Hak 22 Tahun Diambil Sepihak Direktur PT WATS Menangis, Persoalkan Pengambilalihan IPA Bendang 1 Kasus Gangguan Pernapasan Meningkat di Balikpapan, Dinkes Ingatkan Warga Waspadai Kabut Asap Satgas PKH Kuasai Kembali 111,71 Hektare Kawasan Hutan di Tahura Bukit Soeharto PT WATS Minta Pemkot Samarinda dan Perumdam Hormati Kesepakatan Kerja Sama

BERITA DAERAH · 5 Mei 2025 19:15 WITA ·

Tinjau Lokasi Tenggelamnya KMP Muchlisa, Wabup PPU Abdul Waris Muin: Pencarian Korban Diintensifkan


 Tinjau Lokasi Tenggelamnya KMP Muchlisa, Wabup PPU Abdul Waris Muin: Pencarian Korban Diintensifkan Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Waris Muin, meninjau langsung lokasi tenggelamnya kapal ferry KMP Muchlisa di perairan Penajam, pada Senin (05/05/2025).

Dimana Kapal feri KMP Muchlisa tersebut melayani rute penyeberangan Balikpapan–Penajam.

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin menyampaikan keprihatinannya dan mendesak tim gabungan untuk mengintensifkan pencarian korban yang masih hilang.

“Kami sangat prihatin atas kejadian ini, dan kami mendorong semua pihak untuk bergerak cepat dalam proses pencarian serta evakuasi,” ujar Abdul Waris Muin.

“Kami berharap korban segera ditemukan dalam keadaan selamat,” imbuh Abdul Waris Muin.

Saat ini, upaya evakuasi dan pencarian korban yang belum ditemukan terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, dan pihak pelabuhan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Balikpapan Dody Setiawan menyatakan bahwa, begitu menerima laporan awal tenggelamnya KMP Muchlisa, pihaknya langsung mengerahkan tim penyelamat.

“Begitu menerima informasi, kami langsung berkoordinasi dengan pihak pelapor dan menggerakkan personel ke lokasi kejadian menggunakan perahu penyelamat Rigid Buoyancy Boat (RBB) dan KN SAR Wisanggeni 236,” ungkap Dody Setiawan.

Dody Setiawan juga menjelaskan bahwa, kronologi awal kejadian berdasarkan laporan yang diterima, KMP Muchlisa berangkat dari Pelabuhan Karingau, Balikpapan, sekitar pukul 14.00 WITA dan diperkirakan tiba di perairan Penajam sekitar pukul 15.00 WITA.

Namun, saat hendak melakukan manuver untuk berganti tempat sandar, kapal mengalami gangguan pada sistem penggerak.

“Saat proses mau sandar, tidak ada pergerakan pada mesin kiri,” beber Dody Setiawan.

“Setelah dicek oleh ABK, ternyata as propeller patah,” tutup Dody Setiawan.

Terkait musibah ini, Pemerintah Kabupaten PPU telah mendirikan posko darurat di Pelabuhan Penajam guna memberikan bantuan dan informasi bagi keluarga penumpang.

Tak hanya itu, Pemerintah daerah juga menyatakan akan mengevaluasi standar operasional armada penyeberangan di wilayahnya untuk mencegah kejadian serupa. (ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Konflik Pengelolaan IPA Bendang 1 Memanas, PT WATS Klaim Hak 22 Tahun Diambil Sepihak

1 September 2026 - 11:30 WITA

h48

Direktur PT WATS Menangis, Persoalkan Pengambilalihan IPA Bendang 1

1 September 2026 - 11:00 WITA

h47

Kasus Gangguan Pernapasan Meningkat di Balikpapan, Dinkes Ingatkan Warga Waspadai Kabut Asap

1 September 2026 - 09:30 WITA

h46

Satgas PKH Kuasai Kembali 111,71 Hektare Kawasan Hutan di Tahura Bukit Soeharto

31 Agustus 2026 - 19:00 WITA

h45

PT WATS Minta Pemkot Samarinda dan Perumdam Hormati Kesepakatan Kerja Sama

31 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h44

Kerja Sama PT WATS dan Perumdam Tirta Kencana Buntu, DPRD Samarinda Sorot Nasib 44 Karyawan

31 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h43
Trending di BERITA DAERAH