Menu

Mode Gelap
DPRD Paser dan Berau Berguru ke Samarinda, Dalami Pengawasan Ekonomi dan Optimalisasi Aset Daerah DPRD Berau Berguru ke Samarinda, Pelajari Tata Kelola Administrasi untuk Tingkatkan Akuntabilitas Lembaga Belajar ke DPRD Samarinda, Komisi I DPRD Paser Cari Formula Efisiensi Anggaran yang Tetap Pro-Rakyat SPMB Balikpapan 2026 Diawasi KPK dan Inspektorat, Disdikbud Tegaskan Tak Ada Ruang Praktik Titip Siswa Jalan Nasional Longsor Ditutup Total, Dishub Balikpapan Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Tiga Bulan

BERITA DAERAH · 10 Mei 2025 08:15 WITA ·

Bupati PPU Mudyat Noor Serahkan Santunan Rp 209 Juta ke Korban KMP Muchlisa


 Bupati PPU Mudyat Noor Serahkan Santunan Rp 209 Juta ke Korban KMP Muchlisa Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor, menyerahkan santunan jaminan kecelakaan kerja kepada salah seorang warga PPU yang menjadi korban musibah kapal feri KMP Muchlisa.

Santunan ini diserahkan kepada Ilham Soeharto di Ruang kerja Bupati PPU, pada Jumat (09/05/2025).

Dalam penyerahan tersebut, Bupati Mudyat Noor didampingi Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin, Sekretaris Daerah (Sekda) PPU Tohar, Kepala Disnakertrans PPU Marjani, serta sejumlah perwakilan BPJS, Disnakertrans PPU, dan Kepala BPBD PPU.

Bupati PPU Mudyat Noor menyampaikan duka mendalam kepada keluarga Ilham Soeharto atas musibah yang dialami.

Ia juga berharap santunan tersebut dapat membantu meringankan beban keluarga.

“Kami turut berdukacita atas musibah yang menimpa saudara Ilham Soeharto beberapa hari lalu,” ucapnya.

“Semoga santunan Sebesar Rp 209.076.268 ini dapat bermanfaat dan membantu meringankan beban keluarga,” sambungnya.

Seperti diketahui, musibah menimpa kapal feri KMP Muchlisa yang melayani rute Balikpapan-Penajam pada Senin (05/05/2025) sore.

Kapal itu berangkat dari Pelabuhan Karingau Balikpapan, sekitar pukul 14.00 WITA dan diperkirakan tiba di perairan Penajam sekitar pukul 15.00 WITA.

Namun, saat hendak melakukan manuver untuk berganti tempat sandar, kapal mengalami gangguan pada sistem penggerak.

Akibat gangguan tersebut, kapal kehilangan kendali dan dilaporkan mulai mengalami kebocoran hingga akhirnya tenggelam. (ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Paser dan Berau Berguru ke Samarinda, Dalami Pengawasan Ekonomi dan Optimalisasi Aset Daerah

4 Juni 2026 - 17:00 WITA

kota007

DPRD Berau Berguru ke Samarinda, Pelajari Tata Kelola Administrasi untuk Tingkatkan Akuntabilitas Lembaga

4 Juni 2026 - 16:30 WITA

kota006

Belajar ke DPRD Samarinda, Komisi I DPRD Paser Cari Formula Efisiensi Anggaran yang Tetap Pro-Rakyat

4 Juni 2026 - 16:00 WITA

kota005

DPRD Paser Belajar Pengelolaan Sampah ke Samarinda, Komisi III Bahas Sanitary Landfill hingga Rencana PLTSa

4 Juni 2026 - 15:30 WITA

kota004

SPMB Balikpapan 2026 Diawasi KPK dan Inspektorat, Disdikbud Tegaskan Tak Ada Ruang Praktik Titip Siswa

4 Juni 2026 - 15:00 WITA

bpn09

Jalan Nasional Longsor Ditutup Total, Dishub Balikpapan Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Tiga Bulan

4 Juni 2026 - 14:30 WITA

bpn08
Trending di BERITA DAERAH