Menu

Mode Gelap
Konflik Pengelolaan IPA Bendang 1 Memanas, PT WATS Klaim Hak 22 Tahun Diambil Sepihak Direktur PT WATS Menangis, Persoalkan Pengambilalihan IPA Bendang 1 Kasus Gangguan Pernapasan Meningkat di Balikpapan, Dinkes Ingatkan Warga Waspadai Kabut Asap Satgas PKH Kuasai Kembali 111,71 Hektare Kawasan Hutan di Tahura Bukit Soeharto PT WATS Minta Pemkot Samarinda dan Perumdam Hormati Kesepakatan Kerja Sama

BERITA DAERAH · 10 Mei 2025 08:15 WITA ·

Bupati PPU Mudyat Noor Serahkan Santunan Rp 209 Juta ke Korban KMP Muchlisa


 Bupati PPU Mudyat Noor Serahkan Santunan Rp 209 Juta ke Korban KMP Muchlisa Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor, menyerahkan santunan jaminan kecelakaan kerja kepada salah seorang warga PPU yang menjadi korban musibah kapal feri KMP Muchlisa.

Santunan ini diserahkan kepada Ilham Soeharto di Ruang kerja Bupati PPU, pada Jumat (09/05/2025).

Dalam penyerahan tersebut, Bupati Mudyat Noor didampingi Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin, Sekretaris Daerah (Sekda) PPU Tohar, Kepala Disnakertrans PPU Marjani, serta sejumlah perwakilan BPJS, Disnakertrans PPU, dan Kepala BPBD PPU.

Bupati PPU Mudyat Noor menyampaikan duka mendalam kepada keluarga Ilham Soeharto atas musibah yang dialami.

Ia juga berharap santunan tersebut dapat membantu meringankan beban keluarga.

“Kami turut berdukacita atas musibah yang menimpa saudara Ilham Soeharto beberapa hari lalu,” ucapnya.

“Semoga santunan Sebesar Rp 209.076.268 ini dapat bermanfaat dan membantu meringankan beban keluarga,” sambungnya.

Seperti diketahui, musibah menimpa kapal feri KMP Muchlisa yang melayani rute Balikpapan-Penajam pada Senin (05/05/2025) sore.

Kapal itu berangkat dari Pelabuhan Karingau Balikpapan, sekitar pukul 14.00 WITA dan diperkirakan tiba di perairan Penajam sekitar pukul 15.00 WITA.

Namun, saat hendak melakukan manuver untuk berganti tempat sandar, kapal mengalami gangguan pada sistem penggerak.

Akibat gangguan tersebut, kapal kehilangan kendali dan dilaporkan mulai mengalami kebocoran hingga akhirnya tenggelam. (ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Konflik Pengelolaan IPA Bendang 1 Memanas, PT WATS Klaim Hak 22 Tahun Diambil Sepihak

1 September 2026 - 11:30 WITA

h48

Direktur PT WATS Menangis, Persoalkan Pengambilalihan IPA Bendang 1

1 September 2026 - 11:00 WITA

h47

Kasus Gangguan Pernapasan Meningkat di Balikpapan, Dinkes Ingatkan Warga Waspadai Kabut Asap

1 September 2026 - 09:30 WITA

h46

Satgas PKH Kuasai Kembali 111,71 Hektare Kawasan Hutan di Tahura Bukit Soeharto

31 Agustus 2026 - 19:00 WITA

h45

PT WATS Minta Pemkot Samarinda dan Perumdam Hormati Kesepakatan Kerja Sama

31 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h44

Kerja Sama PT WATS dan Perumdam Tirta Kencana Buntu, DPRD Samarinda Sorot Nasib 44 Karyawan

31 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h43
Trending di BERITA DAERAH