Menu

Mode Gelap
DPRD Paser dan Berau Berguru ke Samarinda, Dalami Pengawasan Ekonomi dan Optimalisasi Aset Daerah DPRD Berau Berguru ke Samarinda, Pelajari Tata Kelola Administrasi untuk Tingkatkan Akuntabilitas Lembaga Belajar ke DPRD Samarinda, Komisi I DPRD Paser Cari Formula Efisiensi Anggaran yang Tetap Pro-Rakyat SPMB Balikpapan 2026 Diawasi KPK dan Inspektorat, Disdikbud Tegaskan Tak Ada Ruang Praktik Titip Siswa Jalan Nasional Longsor Ditutup Total, Dishub Balikpapan Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Tiga Bulan

BERITA DAERAH · 18 Mei 2025 15:15 WITA ·

Jaga Warisan Leluhur, Pemkab PPU Jalin Sinergi dengan Kesultanan Paser


 Jaga Warisan Leluhur, Pemkab PPU Jalin Sinergi dengan Kesultanan Paser Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus menunjukkan komitmennya dalam pelestarian budaya lokal di tengah derasnya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal ini ditandai dengan kunjungan Bupati PPU, Mudyat Noor, ke Kesultanan Paser yang dipimpin H. Muhammad Jarnawi atau Sri Paduka Yang Mulia Sultan Alamsyah III, di Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Minggu (18/5/2025).

Kedatangan Mudyat Noor disambut hangat dengan prosesi adat tepung tawar oleh keluarga besar Kesultanan Paser dan Lembaga Adat Paser (LAP), sebagai simbol penghormatan dan penerimaan.

Dalam sambutannya, Bupati Mudyat Noor menyampaikan rasa terima kasih atas penerimaan yang penuh kehormatan dan menekankan pentingnya menjaga kearifan lokal serta warisan budaya leluhur di tengah arus modernisasi dan pembangunan.

“Kita harus menjaga kearifan lokal dan tidak melupakan sejarah, karena itu bagian dari jati diri daerah dan warisan untuk anak cucu kita. Budaya adalah akar yang menguatkan, bahkan saat pembangunan terus berkembang pesat sebagai penyangga IKN,” ujar Mudyat.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten PPU akan menjalin sinergi strategis dengan Kesultanan Paser, termasuk menyusun agenda tahunan budaya berbasis adat sebagai program resmi pemerintah daerah.

“Pelestarian budaya bukan hanya menjaga identitas, tetapi juga berdampak pada peningkatan sumber daya manusia, pengembangan pariwisata budaya, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat lokal,” tambahnya.

Sementara itu, Sultan Paser H. Muhammad Jarnawi menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Bupati PPU.

“Beliau bukan hanya seorang pejabat, tapi pemimpin yang menjunjung tinggi nilai adat dan budaya. Ini merupakan bentuk dukungan besar terhadap keberlanjutan peradaban Paser,” tutur Sultan Alamsyah III.

Pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan nilai-nilai kultural di kawasan penyangga IKN, sekaligus menandai kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan institusi adat dalam menjaga jati diri dan keberagaman budaya di Kalimantan Timur. (ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Paser dan Berau Berguru ke Samarinda, Dalami Pengawasan Ekonomi dan Optimalisasi Aset Daerah

4 Juni 2026 - 17:00 WITA

kota007

DPRD Berau Berguru ke Samarinda, Pelajari Tata Kelola Administrasi untuk Tingkatkan Akuntabilitas Lembaga

4 Juni 2026 - 16:30 WITA

kota006

Belajar ke DPRD Samarinda, Komisi I DPRD Paser Cari Formula Efisiensi Anggaran yang Tetap Pro-Rakyat

4 Juni 2026 - 16:00 WITA

kota005

DPRD Paser Belajar Pengelolaan Sampah ke Samarinda, Komisi III Bahas Sanitary Landfill hingga Rencana PLTSa

4 Juni 2026 - 15:30 WITA

kota004

SPMB Balikpapan 2026 Diawasi KPK dan Inspektorat, Disdikbud Tegaskan Tak Ada Ruang Praktik Titip Siswa

4 Juni 2026 - 15:00 WITA

bpn09

Jalan Nasional Longsor Ditutup Total, Dishub Balikpapan Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Tiga Bulan

4 Juni 2026 - 14:30 WITA

bpn08
Trending di BERITA DAERAH