Menu

Mode Gelap
Tarawih Perdana di Masjid Negara IKN Satukan Ribuan Jamaah, Hidupkan Ruang Ibadah di Nusantara Sambut Ramadan 1447 H, Harminsyah Ajak Warga Samarinda Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial DPRD Samarinda Turun Tangan, Aduan Lahan Perumahan Giri Indah Berujung Rencana Cek Lapangan Ribuan Peserta PBI Dinonaktifkan, Komisi IV DPRD Samarinda Minta Warga Segera Cek Status BPJS Sambut Ramadan, DPK KNPI Loa Janan Gelar Japamadhan dan Ajak Pemuda Perkuat Kebersamaan

BERITA DAERAH · 27 Mei 2025 21:15 WITA ·

Bocah 13 Tahun Tenggelam di Sungai Mahakam Saat Berenang


 Bocah 13 Tahun Tenggelam di Sungai Mahakam Saat Berenang Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Seorang bocah laki-laki berinisial MS (13) dikabarkan tenggelam saat berenang di Sungai Mahakam, tepatnya di kawasan Kelurahan Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), pada Selasa (27/05/2025) sore.

Kejadian itu bermula pada saat MS bersama 4 orang temannya sedang berenang di keramba milik warga setempat.

Selanjutnnya, salah seorang teman MS mengajak rekan lainnya untuk melakukan aksi terjun ke Sungai Mahakam dengan gaya terjun tiruk.

“Berdasarkan keterangan awal, sekitar pukul 17.30 WITA, anak laki-laki berinisial MS bersama empat orang temannya sedang berenang di keramba milik warga setempat,” ujar Kapolres Kukar AKBP Dody Surya Putra, melalui Kasat Polairud Polres Kukar Iptu Benedict Jaya.

“Selanjutnya, salah seorang rekan MS mengajak teman-temannya untuk melakukan aksi terjun ke sungai dengan gaya terjun tiruk,” sambung Iptu Benedict Jaya.

Lebih lanjut Iptu Benedict Jaya menerangkan, pada saat giliran MS untuk terjun, dua orang temannya mendengar suara benturan yang diduga mengenai drum keramba.

Setelah itu, mereka pun menunggu MS untuk muncul ke permukaan. Namun MS pun tidak kunjung muncul di permukaan air.

Melihat hal tersebut, salah seorang teman MS segera melaporkan kejadian itu kepada warga setempat bernama Ricky Wahyudi.

Setelah menerima kabar tersebut, Ricky Wahyudi pun langsung menuju lokasi belakang keramba, dan memanggil orang tua Muhammad Salman bernama Sulaiman.

Tidak menunggu lama, setelah ditiba di lokasi Sulaiman pun langsung terjun ke Sungai Mahakam untuk mencari sang buah hati.

Meski sudah mencari didalam air, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil dan MS tidak ditemukan.

Hingga saat ini, proses pencarian terhadap bocah laki-laki berinisial MS (13) masih terus dilakukan.

 

Pewarta : Ghina A
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sambut Ramadan 1447 H, Harminsyah Ajak Warga Samarinda Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial

18 Februari 2026 - 22:00 WITA

WhatsApp Image 2026 02 18 at 21.47.55

DPRD Samarinda Turun Tangan, Aduan Lahan Perumahan Giri Indah Berujung Rencana Cek Lapangan

18 Februari 2026 - 17:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 3

Ribuan Peserta PBI Dinonaktifkan, Komisi IV DPRD Samarinda Minta Warga Segera Cek Status BPJS

18 Februari 2026 - 11:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 2

Sambut Ramadan, DPK KNPI Loa Janan Gelar Japamadhan dan Ajak Pemuda Perkuat Kebersamaan

18 Februari 2026 - 10:00 WITA

WhatsApp Image 2026 02 18 at 09.39.20

Demokrat Samarinda Serukan Semangat Kebersamaan Sambut Ramadhan 1447 H

17 Februari 2026 - 20:00 WITA

WhatsApp Image 2026 02 17 at 22.13.05

Danau Saguntur, Nadi Kehidupan Nelayan dan Mutiara Ekowisata di Hulu Mahakam

17 Februari 2026 - 19:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan
Trending di BERITA DAERAH