Menu

Mode Gelap
Komisi II DPRD Samarinda Gelar Hearing dengan Disdag, Dorong Sinkronisasi Data Kios dan Peningkatan Keselamatan Pasar Tim SAR Gabungan Terus Sisir Sungai Belayan, Korban Perahu Ketinting Masih Dalam Pencarian Perkuat Sinergi, Otorita IKN dan Kementerian PU Matangkan Pembangunan Infrastruktur Pemerintahan dan Hunian Komisi III DPRD Samarinda Bergerak Cepat Tangani TPS Ilegal di Bukit Pinang Menteri PU: Investor Jangan Ragu, Pembangunan IKN Terus Berjalan

BERITA DAERAH · 30 Mei 2025 09:15 WITA ·

Terjun Dari Dermaga Pasar Pagi Sangkulirang, Pria 37 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia


 Terjun Dari Dermaga Pasar Pagi Sangkulirang, Pria 37 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Setelah upaya pencarian selama lebih dari satu hari, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang laki-laki bernama Sukadan (37), yang sebelumnya dilaporkan terjun ke laut dari Dermaga Pasar Pagi, Desa Benua Baru Ilir, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim).

Pria 37 tahun itu, ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia, pada (29/05/2025) malam.

Berdasarkan informasi awal, kejadian ini terjadi pada Rabu (28/05/2025) pagi pukul 09.00 WITA, saat Sukadan terlihat mengendarai sepeda motornya.

Kemudian, secara tiba-tiba melompat ke laut bersama kendaraannya, dan upaya warga dilokasi kejadian untuk mencegah aksi tersebut tidak berhasil.

Koordinator Pos SAR Sangatta Aurelius Godja mengungkapkan bahwa, setelah menerima laporan dari Polsek Sangkulirang pukul 11.20 WITA, tim langsung bergerak ke lokasi kejadian dengan membawa peralatan lengkap pencarian dan penyelamatan.

“Setelah dua hari operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur dan masyarakat, korban akhirnya ditemukan sekitar 400 meter dari lokasi awal kejadian” ujar Aurelius Godja.

Lebih lanjut Aurelius Godja menerangkan bahwa, pria 37 itu ditemukan Tim SAR Gabungan pada pukul 18.50 WITA dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah duka.

Aurelius Godja juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR dan potensi yang terlibat dalam operasi tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam pencarian ini,” tuturnya.

“Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR resmi kami tutup dan seluruh personel kembali ke satuannya masing-masing,” imbuhnya.

Aurelius Godja juga menyebut bahwa, dalam menjalan operasi itu sempat mengalami hambatan akibat sinyal komunikasi yang terbatas dan arus bawah laut yang deras.

“Meski demikian, cuaca yang berawan cukup mendukung pelaksanaan pencarian di lapangan dalam pencarian pria tersebut,” tutupnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Komisi II DPRD Samarinda Gelar Hearing dengan Disdag, Dorong Sinkronisasi Data Kios dan Peningkatan Keselamatan Pasar

14 Januari 2026 - 20:00 WITA

6567c31e 4719 4090 bd1d cb3ee6408322

Tim SAR Gabungan Terus Sisir Sungai Belayan, Korban Perahu Ketinting Masih Dalam Pencarian

14 Januari 2026 - 19:00 WITA

4359bf40 4f56 42e6 b5eb 8598808c3b33

Komisi III DPRD Samarinda Bergerak Cepat Tangani TPS Ilegal di Bukit Pinang

14 Januari 2026 - 13:00 WITA

aan1

Dishub Samarinda Beberkan Tantangan Anggaran 2026, Fokus Penataan Parkir dan Solusi Kemacetan Kota

13 Januari 2026 - 16:00 WITA

dishub smd1

Komisi III DPRD Samarinda Evaluasi Kinerja Dishub 2025, Bahas Program Strategis Transportasi 2026

13 Januari 2026 - 15:00 WITA

deni1

Ketua RKM Kukar Soroti Protokol Kepresidenan, Sultan Kutai Dinilai Tak Dihormati Saat Kunjungan Presiden Prabowo

13 Januari 2026 - 09:00 WITA

kukar1
Trending di BERITA DAERAH