Menu

Mode Gelap
Camat Samarinda Ulu Apresiasi Aksi Penghijauan PDI Perjuangan, Dinilai Dukung Ketahanan Pangan dan Iklim Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Tanam Bibit Buah di Folder Air Hitam Perjalanan Pulang Bagus, Eboni, dan Ruby: Enam Tahun Belajar Menjadi Liar, Kini Kembali ke Hutan Kalimantan Dari Rantai ke Rimba, Tiga Orangutan Akhirnya Kembali ke Habitat Alami Setelah Bertahun-tahun Direhabilitasi Dandim 0906/Kukar Ajak Wartawan Perangi Hoaks dan Jaga Persatuan Bangsa

BERITA DAERAH · 16 Jun 2025 16:15 WITA ·

Festival Nasi Bekepor Didorong Jadi Agenda Budaya Lintas Kecamatan di Kukar


 Festival Nasi Bekepor Didorong Jadi Agenda Budaya Lintas Kecamatan di Kukar Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Festival Nasi Bekepor ke-6 kembali digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) pada Senin, (16/06/2025), di halaman Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta).

Kegiatan tahunan ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian kuliner khas Kutai, namun kini mulai diarahkan untuk menjangkau seluruh kecamatan di Kukar demi memperkuat identitas budaya secara merata.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto, mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan festival yang telah memasuki tahun keenam. Ia menilai, perluasan cakupan partisipasi menjadi langkah strategis agar festival ini benar-benar menjadi milik bersama masyarakat Kukar.

“Saat ini peserta dan pengunjung masih didominasi oleh masyarakat dari Tenggarong dan sekitarnya. Harapan kami, seluruh kecamatan bisa terlibat aktif dalam festival ini,” ujarnya.

Nasi Bekepor sendiri adalah kuliner tradisional masyarakat Kutai yang dimasak menggunakan kayu bakar atau arang, menghasilkan aroma khas. Hidangan ini terdiri dari nasi berbumbu yang dipadukan dengan rempah-rempah dan ikan, disajikan dalam wadah tradisional bernama kenceng. Cita rasa dan keunikan proses memasaknya menjadi daya tarik tersendiri yang potensial dikembangkan sebagai ikon kuliner lintas daerah.

Arianto menegaskan, semakin luas partisipasi wilayah, maka dampak sosial, budaya, dan ekonomi dari festival ini pun akan semakin besar.

“Kalau seluruh kecamatan bisa terlibat, ini akan menjadi pemantik promosi budaya desa-desa kita, sekaligus mendorong tumbuhnya UMKM dan pariwisata lokal,” tambahnya.

Salah satu inovasi dalam pelaksanaan tahun ini adalah pelibatan generasi muda, khususnya pelajar tingkat SMP dan SMA. Arianto menilai, keterlibatan mereka merupakan investasi penting untuk menjaga keberlanjutan tradisi di masa mendatang.

“Kita ingin tradisi ini tidak hanya dikenang, tapi diwarisi. Maka generasi muda harus dilibatkan sejak sekarang,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten, lanjut Arianto, berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan Festival Nasi Bekepor dari segi skala, kualitas, dan partisipasi lintas sektor.

“Festival ini bukan sekadar seremoni, tapi momentum untuk memperkuat identitas daerah. Kalau bisa dijalankan secara bersama oleh seluruh kecamatan, ini akan menjadi kebanggaan kolektif masyarakat Kukar,” pungkasnya.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Camat Samarinda Ulu Apresiasi Aksi Penghijauan PDI Perjuangan, Dinilai Dukung Ketahanan Pangan dan Iklim

3 Juli 2026 - 12:00 WITA

a216

Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Tanam Bibit Buah di Folder Air Hitam

3 Juli 2026 - 11:00 WITA

a215

Perjalanan Pulang Bagus, Eboni, dan Ruby: Enam Tahun Belajar Menjadi Liar, Kini Kembali ke Hutan Kalimantan

2 Juli 2026 - 20:00 WITA

a211

Dari Rantai ke Rimba, Tiga Orangutan Akhirnya Kembali ke Habitat Alami Setelah Bertahun-tahun Direhabilitasi

2 Juli 2026 - 19:00 WITA

a209

Dandim 0906/Kukar Ajak Wartawan Perangi Hoaks dan Jaga Persatuan Bangsa

2 Juli 2026 - 18:00 WITA

a208

Komisi IV DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Aset Olahraga untuk Tingkatkan PAD

2 Juli 2026 - 17:00 WITA

a200
Trending di BERITA DAERAH