Menu

Mode Gelap
IKN Perkuat Peran Kader Kesehatan, Targetkan Penurunan Kasus DBD 50 Persen Pansus DPRD Samarinda Soroti Kabel Semrawut, Dorong Regulasi Penataan Utilitas Telekomunikasi Perbedaan Data Penduduk Disorot Pansus LKPJ DPRD Samarinda, Minta Sinkronisasi Segera Disdukcapil Samarinda Tegaskan Perbedaan Data Penduduk, Soroti Pentingnya Tertib Administrasi Kabar Duka dari Samarinda, Hj. Meiliana Binti H. Muhammad Adnan Sabirin Wafat

BERITA DAERAH · 19 Jun 2025 12:15 WITA ·

52 Penyuluh Agama Ikuti Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal di Kukar


 52 Penyuluh Agama Ikuti Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal di Kukar Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Sebanyak 52 penyuluh agama dari 20 kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengikuti pelatihan pendamping proses produk halal. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara LP3H Al-Raudah, Pengurus Wilayah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kalimantan Timur, IPARI Pengurus Daerah Kukar, dan Kementerian Agama Kabupaten Kukar. Pelatihan digelar pada Kamis (19/06/2025) di Pendopo Wakil Bupati Kukar.

Ketua IPARI Pengurus Daerah Kutai Kartanegara, Endi Haryono, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para penyuluh agama, khususnya dalam mendampingi proses sertifikasi halal bagi produk UMKM.

“Pelatihan ini penting agar para penyuluh agama mampu memberikan edukasi kepada masyarakat, serta dapat berperan langsung sebagai pendamping proses sertifikasi halal di lapangan,” ungkap Endi Haryono.

Ia menambahkan, sebanyak 52 peserta berasal dari seluruh kecamatan di Kukar. Pelatihan dilaksanakan secara luring selama satu hari penuh, dilanjutkan dengan sesi daring selama tiga hari melalui Zoom Meeting.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi mengenai pendampingan proses sertifikasi halal. Sesi berikutnya akan membahas identifikasi bahan makanan, proses produksi, serta penilaian terhadap kondisi tempat produksi.

“Materi pertama fokus pada bagaimana menjadi pendamping dalam proses sertifikasi halal. Kemudian materi kedua berkaitan dengan identifikasi bahan-bahan makanan, bagaimana proses produksinya, dan kondisi tempat produksinya seperti apa,” jelas Endi.

Endi berharap pelatihan ini dapat mendorong peningkatan jumlah produk UMKM bersertifikat halal di Kukar, sehingga masyarakat dapat lebih yakin dan merasa aman dalam mengonsumsi produk-produk lokal.

 

Pewarta : Ghina A
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pansus DPRD Samarinda Soroti Kabel Semrawut, Dorong Regulasi Penataan Utilitas Telekomunikasi

9 April 2026 - 17:00 WITA

Tambahkan sedikit teks isi 3

Perbedaan Data Penduduk Disorot Pansus LKPJ DPRD Samarinda, Minta Sinkronisasi Segera

9 April 2026 - 16:00 WITA

Tambahkan sedikit teks isi 1

Disdukcapil Samarinda Tegaskan Perbedaan Data Penduduk, Soroti Pentingnya Tertib Administrasi

9 April 2026 - 15:00 WITA

Tambahkan sedikit teks isi

Kabar Duka dari Samarinda, Hj. Meiliana Binti H. Muhammad Adnan Sabirin Wafat

7 April 2026 - 21:00 WITA

Biru Putih Bertepi Ucapan Duka Cita

Pesona Pantai Biru Kersik Makin Memikat, Fasilitas Terus Ditingkatkan

6 April 2026 - 13:00 WITA

kersik001

Manfaatkan Google Earth Pro, Distanak Kukar Tingkatkan Akurasi Data Pertanian Berbasis Spasial

2 April 2026 - 16:00 WITA

distanak76
Trending di BERITA DAERAH