Menu

Mode Gelap
Konten Relevan Jadi Kunci Media Bertahan, AMSI Dorong Penguatan Media Siber Papua BPK Kaltim Serahkan LHP Kepatuhan Lingkungan dan Kehutanan Sektor Tambang Dorong Perilaku Hemat Energi, Otorita IKN Sosialisasikan Hasil Uji Coba Smart Metering di Rusun ASN PWI Kukar Bersiap Lantik Pengurus 2025–2028, HPN Jadi Momentum Konsolidasi Momentum Isra Mi’raj, Legislator Samarinda Ajak Umat Perkuat Kerukunan dan Persaudaraan

BERITA DAERAH · 19 Jun 2025 12:15 WITA ·

52 Penyuluh Agama Ikuti Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal di Kukar


 52 Penyuluh Agama Ikuti Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal di Kukar Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Sebanyak 52 penyuluh agama dari 20 kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengikuti pelatihan pendamping proses produk halal. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara LP3H Al-Raudah, Pengurus Wilayah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kalimantan Timur, IPARI Pengurus Daerah Kukar, dan Kementerian Agama Kabupaten Kukar. Pelatihan digelar pada Kamis (19/06/2025) di Pendopo Wakil Bupati Kukar.

Ketua IPARI Pengurus Daerah Kutai Kartanegara, Endi Haryono, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para penyuluh agama, khususnya dalam mendampingi proses sertifikasi halal bagi produk UMKM.

“Pelatihan ini penting agar para penyuluh agama mampu memberikan edukasi kepada masyarakat, serta dapat berperan langsung sebagai pendamping proses sertifikasi halal di lapangan,” ungkap Endi Haryono.

Ia menambahkan, sebanyak 52 peserta berasal dari seluruh kecamatan di Kukar. Pelatihan dilaksanakan secara luring selama satu hari penuh, dilanjutkan dengan sesi daring selama tiga hari melalui Zoom Meeting.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi mengenai pendampingan proses sertifikasi halal. Sesi berikutnya akan membahas identifikasi bahan makanan, proses produksi, serta penilaian terhadap kondisi tempat produksi.

“Materi pertama fokus pada bagaimana menjadi pendamping dalam proses sertifikasi halal. Kemudian materi kedua berkaitan dengan identifikasi bahan-bahan makanan, bagaimana proses produksinya, dan kondisi tempat produksinya seperti apa,” jelas Endi.

Endi berharap pelatihan ini dapat mendorong peningkatan jumlah produk UMKM bersertifikat halal di Kukar, sehingga masyarakat dapat lebih yakin dan merasa aman dalam mengonsumsi produk-produk lokal.

 

Pewarta : Ghina A
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

BPK Kaltim Serahkan LHP Kepatuhan Lingkungan dan Kehutanan Sektor Tambang

21 Januari 2026 - 16:00 WITA

Beige and Yellow Abstract Shapes Film Photo Collage 17

PWI Kukar Bersiap Lantik Pengurus 2025–2028, HPN Jadi Momentum Konsolidasi

21 Januari 2026 - 09:00 WITA

Beige and Yellow Abstract Shapes Film Photo Collage 15

Momentum Isra Mi’raj, Legislator Samarinda Ajak Umat Perkuat Kerukunan dan Persaudaraan

21 Januari 2026 - 08:00 WITA

Beige and Yellow Abstract Shapes Film Photo Collage 14

Kuasa Hukum Dorong Mediasi dan Verifikasi Lapangan dalam Sengketa Lahan

20 Januari 2026 - 18:00 WITA

Beige and Yellow Abstract Shapes Film Photo Collage 13

Komisi I DPRD Samarinda Fasilitasi Hearing Sengketa Lahan Warga Handil Bakti dengan PT IPC

20 Januari 2026 - 17:00 WITA

Beige and Yellow Abstract Shapes Film Photo Collage 12

Terdampak Aliran Sungai, Pemilik Lahan Harapan Baru Harap Relokasi Lewat Mediasi DPRD Samarinda

20 Januari 2026 - 16:00 WITA

Beige and Yellow Abstract Shapes Film Photo Collage 11
Trending di BERITA DAERAH