Menu

Mode Gelap
Kebakaran Lahan di Samarinda Naik Lima Kali Lipat, 90 Persen Dipicu Aktivitas Manusia Kemarau Panjang Ganggu Dua IPA, PTMB Siapkan 17 Truk Tangki Untuk Warga Balikpapan Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan SAMS Sepinggan, Penumpang Turun 30 Persen Pantai Dusit Markoni Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Bahari Unggulan Balikpapan Penataan Lantai Enam Dan Tujuh Pasar Pagi Samarinda Gunakan Partisi, Pemkot Tunggu Data Pedagang

BERITA DAERAH · 26 Jun 2025 13:15 WITA ·

Kecamatan Kota Bangun Tunjukkan Komitmen Bangun Daerah Lewat Kegiatan Partisipatif


 Kecamatan Kota Bangun Tunjukkan Komitmen Bangun Daerah Lewat Kegiatan Partisipatif Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara (Kukar), terus menunjukkan komitmennya dalam membangun daerah berbasis partisipasi aktif masyarakat.

Keberhasilan pelaksanaan Koba Fest 2 Tahun 2025 menjadi bukti nyata peran strategis kecamatan ini dalam menggerakkan pembangunan sosial, budaya, dan ekonomi kreatif.

Plt. Camat Kota Bangun, Abdul Karim, mengungkapkan bahwa kolaborasi erat antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci suksesnya festival tahunan tersebut.

“Ini adalah hasil kerja bersama. Masyarakat sangat aktif terlibat, mulai dari pelaku usaha hingga para relawan,” ujarnya, Rabu (25/06/2025) malam.

Tak berhenti pada Koba Fest, Kecamatan Kota Bangun langsung bersiap menjadi tuan rumah Jambore PAUD Kabupaten yang digelar pada 27–29 Juni 2025. Acara ini akan mempertemukan para guru dan Bunda PAUD dari seluruh desa di Kukar.

“Ini menjadi bentuk kepercayaan dari Pemerintah Kabupaten kepada Kota Bangun sebagai pusat kegiatan pendidikan,” ungkap Abdul Karim.

Meski demikian, tantangan tetap ada, terutama dalam pengelolaan sampah harian yang volumenya cukup tinggi. Keterbatasan armada pengangkut dan dana operasional masih menjadi kendala, di tengah TPS 3R yang belum berjalan secara optimal.

“Kami masih banyak mengandalkan swadaya masyarakat. Dukungan terhadap pengelolaan sampah masih sangat kami butuhkan,” jelasnya.

Abdul Karim menegaskan bahwa dengan dukungan yang merata, baik dari pemerintah maupun pemangku kepentingan lainnya, semangat gotong royong masyarakat Kota Bangun akan menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan.

“Kami yakin, ketika masyarakat diberi ruang dan didukung fasilitas yang memadai, percepatan pembangunan akan lebih mudah tercapai,” pungkasnya.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Lahan di Samarinda Naik Lima Kali Lipat, 90 Persen Dipicu Aktivitas Manusia

8 September 2026 - 12:30 WITA

i31

Kemarau Panjang Ganggu Dua IPA, PTMB Siapkan 17 Truk Tangki Untuk Warga Balikpapan

7 September 2026 - 23:00 WITA

i30

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan SAMS Sepinggan, Penumpang Turun 30 Persen

7 September 2026 - 22:00 WITA

i29

Pantai Dusit Markoni Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Bahari Unggulan Balikpapan

7 September 2026 - 21:00 WITA

i28

Penataan Lantai Enam Dan Tujuh Pasar Pagi Samarinda Gunakan Partisi, Pemkot Tunggu Data Pedagang

7 September 2026 - 20:00 WITA

i27

Komisi II DPRD Samarinda Apresiasi Komunikasi Pemkot Dan Pedagang Pasar Pagi

7 September 2026 - 19:04 WITA

i26
Trending di BERITA DAERAH