Menu

Mode Gelap
Tarawih Perdana di Masjid Negara IKN Satukan Ribuan Jamaah, Hidupkan Ruang Ibadah di Nusantara Sambut Ramadan 1447 H, Harminsyah Ajak Warga Samarinda Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial DPRD Samarinda Turun Tangan, Aduan Lahan Perumahan Giri Indah Berujung Rencana Cek Lapangan Ribuan Peserta PBI Dinonaktifkan, Komisi IV DPRD Samarinda Minta Warga Segera Cek Status BPJS Sambut Ramadan, DPK KNPI Loa Janan Gelar Japamadhan dan Ajak Pemuda Perkuat Kebersamaan

BERITA DAERAH · 26 Jun 2025 15:15 WITA ·

Kota Bangun Jadi Model Sinergi Ekonomi, Budaya, dan Lingkungan di Hulu Kukar


 Kota Bangun Jadi Model Sinergi Ekonomi, Budaya, dan Lingkungan di Hulu Kukar Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara (Kukar), terus menunjukkan jati dirinya sebagai kawasan yang mampu mengintegrasikan pengembangan ekonomi, pelestarian budaya, dan pengelolaan lingkungan secara terpadu.

Hal ini tercermin dari kesuksesan penyelenggaraan Koba Fest 2 Tahun 2025, yang menjadi titik tolak sinergi lintas sektor di wilayah hulu Kukar.

Plt. Camat Kota Bangun, Abdul Karim, menegaskan bahwa Koba Fest bukan sekadar ajang hiburan, melainkan cerminan kemajuan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Festival ini adalah potret bagaimana kegiatan budaya bisa berdampak pada sektor ekonomi sekaligus membentuk kesadaran sosial,” ujarnya, Rabu (25/06/2025) malam.

Koba Fest 2 tak hanya menghadirkan artis nasional seperti Tri Suaka, tetapi juga membuka ruang ekonomi bagi pelaku UMKM lokal.

Panitia menyediakan sekitar 60 tenda UMKM, namun jumlah pelaku usaha yang ikut berpartisipasi jauh lebih banyak karena tingginya antusiasme pengunjung.

“Sebagian besar UMKM berasal dari Kota Bangun. Ini menunjukkan bahwa kegiatan budaya mampu menggerakkan ekonomi lokal jika dilaksanakan secara tepat,” tambah Abdul Karim.

Pada malam puncak festival, lebih dari 10.000 pengunjung memadati lokasi kegiatan, yang berdampak langsung pada peningkatan omset UMKM.

Komitmen Kecamatan Kota Bangun terhadap ekonomi berkelanjutan juga ditunjukkan lewat program sertifikasi halal gratis untuk pelaku usaha. Hingga kini, sekitar 100 UMKM telah mendapatkan sertifikat halal dengan pendampingan dari BUMDes Kota Bangun Ulu.

“Program ini memperkuat daya saing UMKM dan membuka akses pasar yang lebih luas. Kami harap semakin banyak pelaku usaha yang memanfaatkannya,” tandas Abdul Karim.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sambut Ramadan 1447 H, Harminsyah Ajak Warga Samarinda Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial

18 Februari 2026 - 22:00 WITA

WhatsApp Image 2026 02 18 at 21.47.55

DPRD Samarinda Turun Tangan, Aduan Lahan Perumahan Giri Indah Berujung Rencana Cek Lapangan

18 Februari 2026 - 17:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 3

Ribuan Peserta PBI Dinonaktifkan, Komisi IV DPRD Samarinda Minta Warga Segera Cek Status BPJS

18 Februari 2026 - 11:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 2

Sambut Ramadan, DPK KNPI Loa Janan Gelar Japamadhan dan Ajak Pemuda Perkuat Kebersamaan

18 Februari 2026 - 10:00 WITA

WhatsApp Image 2026 02 18 at 09.39.20

Demokrat Samarinda Serukan Semangat Kebersamaan Sambut Ramadhan 1447 H

17 Februari 2026 - 20:00 WITA

WhatsApp Image 2026 02 17 at 22.13.05

Danau Saguntur, Nadi Kehidupan Nelayan dan Mutiara Ekowisata di Hulu Mahakam

17 Februari 2026 - 19:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan
Trending di BERITA DAERAH