Menu ✖

Mode Gelap
Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan 17 Orang Positif Narkoba Saat Operasi Ketiga di Gunung Bugis, Polda Kaltim Siapkan Rehabilitasi Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

BERITA DAERAH · 26 Jun 2025 15:15 WITA ·

Kota Bangun Jadi Model Sinergi Ekonomi, Budaya, dan Lingkungan di Hulu Kukar


 Kota Bangun Jadi Model Sinergi Ekonomi, Budaya, dan Lingkungan di Hulu Kukar Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara (Kukar), terus menunjukkan jati dirinya sebagai kawasan yang mampu mengintegrasikan pengembangan ekonomi, pelestarian budaya, dan pengelolaan lingkungan secara terpadu.

Hal ini tercermin dari kesuksesan penyelenggaraan Koba Fest 2 Tahun 2025, yang menjadi titik tolak sinergi lintas sektor di wilayah hulu Kukar.

Plt. Camat Kota Bangun, Abdul Karim, menegaskan bahwa Koba Fest bukan sekadar ajang hiburan, melainkan cerminan kemajuan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Festival ini adalah potret bagaimana kegiatan budaya bisa berdampak pada sektor ekonomi sekaligus membentuk kesadaran sosial,” ujarnya, Rabu (25/06/2025) malam.

Koba Fest 2 tak hanya menghadirkan artis nasional seperti Tri Suaka, tetapi juga membuka ruang ekonomi bagi pelaku UMKM lokal.

Panitia menyediakan sekitar 60 tenda UMKM, namun jumlah pelaku usaha yang ikut berpartisipasi jauh lebih banyak karena tingginya antusiasme pengunjung.

“Sebagian besar UMKM berasal dari Kota Bangun. Ini menunjukkan bahwa kegiatan budaya mampu menggerakkan ekonomi lokal jika dilaksanakan secara tepat,” tambah Abdul Karim.

Pada malam puncak festival, lebih dari 10.000 pengunjung memadati lokasi kegiatan, yang berdampak langsung pada peningkatan omset UMKM.

Komitmen Kecamatan Kota Bangun terhadap ekonomi berkelanjutan juga ditunjukkan lewat program sertifikasi halal gratis untuk pelaku usaha. Hingga kini, sekitar 100 UMKM telah mendapatkan sertifikat halal dengan pendampingan dari BUMDes Kota Bangun Ulu.

“Program ini memperkuat daya saing UMKM dan membuka akses pasar yang lebih luas. Kami harap semakin banyak pelaku usaha yang memanfaatkannya,” tandas Abdul Karim.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

17 Oktober 2026 - 09:30 WITA

o1

Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV

17 Oktober 2026 - 08:30 WITA

n97

Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan

16 Oktober 2026 - 18:00 WITA

n85

Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

16 Oktober 2026 - 17:30 WITA

n84

Ahmad Yani Soroti Minimnya Peralatan Balakarcana Sukarame, DPRD Kukar Dorong Anggaran 2027

16 Oktober 2026 - 17:00 WITA

n80

Mahasiswa Untag Samarinda Soroti Pengawasan Tata Ruang dan Penanganan Karhutla

16 Oktober 2026 - 16:30 WITA

n83
Trending di BERITA DAERAH