Menu

Mode Gelap
Semarak HUT RI ke-81, Helmi Abdullah Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata Kejar Target Nasional 30 Persen, Disdukcapil Balikpapan Percepat Aktivasi IKD Dishub Samarinda Siapkan Sistem Baru Kupon Biosolar Subsidi, Berlaku 1 September 2026 Keteladanan Rasulullah, Inspirasi Untuk Generasi dan Prestasi Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami

BERITA DAERAH · 26 Jun 2025 14:15 WITA ·

Tanpa Dana Pemerintah, Desa Perangat Selatan Bangun Wisata Embung Berbasis CSR


 Tanpa Dana Pemerintah, Desa Perangat Selatan Bangun Wisata Embung Berbasis CSR Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Di tengah keterbatasan dana, Pemerintah Desa Perangat Selatan, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), justru menunjukkan kemandirian pembangunan kawasan wisata. Selama tiga tahun terakhir, desa ini sukses mengembangkan kawasan Embung Desa secara bertahap tanpa menggunakan anggaran pemerintah daerah (APBD) maupun dana desa.

Kepala Desa Perangat Selatan, Sarkono, menjelaskan bahwa seluruh pembiayaan murni bersumber dari program Corporate Social Responsibility (CSR) dua perusahaan besar, yakni PT Mahakam Sumberjaya (MSJ) dan PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS).

“Selama tiga tahun, kami tidak menggunakan dana desa ataupun APBD. Semua murni dari CSR. PT MSJ mendukung penataan kawasan embung, dan PHSS membangun empat unit ruko untuk mendukung aktivitas UMKM kami,” jelas Sarkono, Kamis (26/06/2025).

Embung yang awalnya hanya berfungsi sebagai penampungan air kini dikembangkan menjadi destinasi wisata lokal dan taman edukasi. Fasilitas yang telah tersedia di antaranya empat unit toilet terpisah, gazebo untuk bersantai, dan segera menyusul pembangunan gedung perpustakaan desa oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kukar.

“Perpustakaan ini akan melengkapi fungsi edukatif embung, karena di desa kami sudah ada SD, SMP, dan SMA. Kami ingin menjadikan embung ini sebagai tempat belajar luar ruang bagi pelajar,” ungkap Sarkono.

Menyadari potensi besar embung, pemerintah desa telah menyurati Dinas Pariwisata Kukar untuk meminta pendampingan teknis dalam menyusun perencanaan dan blueprint kawasan wisata. Salah satu rencana besar lainnya adalah pengembangan Kampung Adat sebagai ruang pelestarian budaya multietnis yang hidup berdampingan di desa ini.

“Di desa kami ada warga dari Jawa, Madura, Sulawesi, Lombok, Banjar, Kutai, hingga Dayak. Keberagaman ini akan kami rangkul lewat Kampung Adat sebagai ekspresi budaya dan ruang kreasi bersama,” tambahnya.

Meski progres cukup pesat, Sarkono mengakui bahwa Desa Perangat Selatan belum memiliki Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Untuk itu, pihaknya sangat berharap Dinas Pariwisata turut mendampingi pembentukan dan pemberdayaan Pokdarwis agar ekosistem wisata desa semakin kuat.

BUMDes juga disiapkan sebagai pengelola utama kawasan wisata ini. Dalam waktu dekat, direncanakan akan ada pengadaan sepeda air sebagai wahana rekreasi air, yang diharapkan bisa dikelola langsung oleh BUMDes untuk menambah daya tarik pengunjung.

“Luas embung memungkinkan untuk wisata air. Pengelolaan oleh BUMDes juga penting agar manfaat ekonomi langsung kembali ke warga,” ujar Sarkono optimistis.

Dengan semangat gotong royong dan kerja sama antara desa, perusahaan, dan masyarakat, Desa Perangat Selatan berharap Embung Desa akan menjadi ikon baru desa yang bermanfaat secara ekonomi, sosial, dan budaya di wilayah Kukar bagian pesisir.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Semarak HUT RI ke-81, Helmi Abdullah Ajak Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata

26 Agustus 2026 - 20:30 WITA

h25

Kejar Target Nasional 30 Persen, Disdukcapil Balikpapan Percepat Aktivasi IKD

26 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h24

Dishub Samarinda Siapkan Sistem Baru Kupon Biosolar Subsidi, Berlaku 1 September 2026

26 Agustus 2026 - 10:30 WITA

h23

Polda Kaltim Selidiki 8 Laporan Karhutla, Keterlibatan Korporasi Masih Didalami

25 Agustus 2026 - 10:00 WITA

h21

190 Personel Brimob Kaltim Diberangkatkan ke Kalbar Bantu Tangani Karhutla

25 Agustus 2026 - 09:00 WITA

h20

Pemkot Balikpapan Atur Jam Layanan Pertalite dan Biosolar, Lima SPBU Disiapkan Kurangi Antrean

24 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h16
Trending di BERITA DAERAH