Menu

Mode Gelap
Camat Samarinda Ulu Apresiasi Aksi Penghijauan PDI Perjuangan, Dinilai Dukung Ketahanan Pangan dan Iklim Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Tanam Bibit Buah di Folder Air Hitam Perjalanan Pulang Bagus, Eboni, dan Ruby: Enam Tahun Belajar Menjadi Liar, Kini Kembali ke Hutan Kalimantan Dari Rantai ke Rimba, Tiga Orangutan Akhirnya Kembali ke Habitat Alami Setelah Bertahun-tahun Direhabilitasi Dandim 0906/Kukar Ajak Wartawan Perangi Hoaks dan Jaga Persatuan Bangsa

BERITA DAERAH · 26 Jun 2025 14:15 WITA ·

Tanpa Dana Pemerintah, Desa Perangat Selatan Bangun Wisata Embung Berbasis CSR


 Tanpa Dana Pemerintah, Desa Perangat Selatan Bangun Wisata Embung Berbasis CSR Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Di tengah keterbatasan dana, Pemerintah Desa Perangat Selatan, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), justru menunjukkan kemandirian pembangunan kawasan wisata. Selama tiga tahun terakhir, desa ini sukses mengembangkan kawasan Embung Desa secara bertahap tanpa menggunakan anggaran pemerintah daerah (APBD) maupun dana desa.

Kepala Desa Perangat Selatan, Sarkono, menjelaskan bahwa seluruh pembiayaan murni bersumber dari program Corporate Social Responsibility (CSR) dua perusahaan besar, yakni PT Mahakam Sumberjaya (MSJ) dan PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS).

“Selama tiga tahun, kami tidak menggunakan dana desa ataupun APBD. Semua murni dari CSR. PT MSJ mendukung penataan kawasan embung, dan PHSS membangun empat unit ruko untuk mendukung aktivitas UMKM kami,” jelas Sarkono, Kamis (26/06/2025).

Embung yang awalnya hanya berfungsi sebagai penampungan air kini dikembangkan menjadi destinasi wisata lokal dan taman edukasi. Fasilitas yang telah tersedia di antaranya empat unit toilet terpisah, gazebo untuk bersantai, dan segera menyusul pembangunan gedung perpustakaan desa oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kukar.

“Perpustakaan ini akan melengkapi fungsi edukatif embung, karena di desa kami sudah ada SD, SMP, dan SMA. Kami ingin menjadikan embung ini sebagai tempat belajar luar ruang bagi pelajar,” ungkap Sarkono.

Menyadari potensi besar embung, pemerintah desa telah menyurati Dinas Pariwisata Kukar untuk meminta pendampingan teknis dalam menyusun perencanaan dan blueprint kawasan wisata. Salah satu rencana besar lainnya adalah pengembangan Kampung Adat sebagai ruang pelestarian budaya multietnis yang hidup berdampingan di desa ini.

“Di desa kami ada warga dari Jawa, Madura, Sulawesi, Lombok, Banjar, Kutai, hingga Dayak. Keberagaman ini akan kami rangkul lewat Kampung Adat sebagai ekspresi budaya dan ruang kreasi bersama,” tambahnya.

Meski progres cukup pesat, Sarkono mengakui bahwa Desa Perangat Selatan belum memiliki Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Untuk itu, pihaknya sangat berharap Dinas Pariwisata turut mendampingi pembentukan dan pemberdayaan Pokdarwis agar ekosistem wisata desa semakin kuat.

BUMDes juga disiapkan sebagai pengelola utama kawasan wisata ini. Dalam waktu dekat, direncanakan akan ada pengadaan sepeda air sebagai wahana rekreasi air, yang diharapkan bisa dikelola langsung oleh BUMDes untuk menambah daya tarik pengunjung.

“Luas embung memungkinkan untuk wisata air. Pengelolaan oleh BUMDes juga penting agar manfaat ekonomi langsung kembali ke warga,” ujar Sarkono optimistis.

Dengan semangat gotong royong dan kerja sama antara desa, perusahaan, dan masyarakat, Desa Perangat Selatan berharap Embung Desa akan menjadi ikon baru desa yang bermanfaat secara ekonomi, sosial, dan budaya di wilayah Kukar bagian pesisir.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Camat Samarinda Ulu Apresiasi Aksi Penghijauan PDI Perjuangan, Dinilai Dukung Ketahanan Pangan dan Iklim

3 Juli 2026 - 12:00 WITA

a216

Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Tanam Bibit Buah di Folder Air Hitam

3 Juli 2026 - 11:00 WITA

a215

Perjalanan Pulang Bagus, Eboni, dan Ruby: Enam Tahun Belajar Menjadi Liar, Kini Kembali ke Hutan Kalimantan

2 Juli 2026 - 20:00 WITA

a211

Dari Rantai ke Rimba, Tiga Orangutan Akhirnya Kembali ke Habitat Alami Setelah Bertahun-tahun Direhabilitasi

2 Juli 2026 - 19:00 WITA

a209

Dandim 0906/Kukar Ajak Wartawan Perangi Hoaks dan Jaga Persatuan Bangsa

2 Juli 2026 - 18:00 WITA

a208

Komisi IV DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Aset Olahraga untuk Tingkatkan PAD

2 Juli 2026 - 17:00 WITA

a200
Trending di BERITA DAERAH