Menu

Mode Gelap
Aktivis Lingkungan Dorong Pengembangan Tebing Lonceng Utamakan Keselamatan dan Kolaborasi Digagas Sejak 2015, Rusdiansyah Ingin Wisata Gunung Lonceng Dikembangkan Jadi Kawasan Terpadu Bocah 12 Tahun Diduga Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan, Pencarian Dilanjutkan Besok Orang Tua Siswa Bangga Titipkan Anak di SMA Taruna Nusantara Kampus IKN Komisi VII DPR RI Apresiasi Tingginya TKDN di IKN, Dorong UMKM dan Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi

BERITA DAERAH · 21 Jul 2025 11:15 WITA ·

Street Performance Meriahkan Kukar Festival Budaya Nusantara 2025


 Salah satu penampilan dari Sanggar Gandes Pamantes Jawa Barat, dengan Tari Jaipongan Geboi, dalam pentas seni street performance, pada rangkaian Kukar Festival Budaya Nusantara 2025. (Fairuzzabady/KutaiKartanegara/Kumalanews.id) Perbesar

Salah satu penampilan dari Sanggar Gandes Pamantes Jawa Barat, dengan Tari Jaipongan Geboi, dalam pentas seni street performance, pada rangkaian Kukar Festival Budaya Nusantara 2025. (Fairuzzabady/KutaiKartanegara/Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Kukar Festival Budaya Nusantara (KFBN) 2025 kembali menyuguhkan pertunjukan memukau melalui Street Performance yang digelar di Simpang Odah Etam, Tenggarong, Minggu (20/7/2025) sore.

Kegiatan ini menampilkan delegasi kesenian dari berbagai daerah di Indonesia yang membawakan beragam pertunjukan seni budaya. Pembuka acara dimulai oleh kelompok seni Nawasena Semayang dari Kecamatan Kenohan dengan Tari Jepen kreasi. Disusul oleh Cak Macak Ethnic Ensemble dari Bangka Belitung, dan Pinang Ngelawai dari Kecamatan Kembang Janggut.

Penampilan ditutup oleh Sanggar Gandes Pamantes dari Jawa Barat yang membawakan dua tarian, yaitu Tari Sugriwa Subali dan Tari Jaipongan Geboi.

Pimpinan Sanggar, Indi, mengungkapkan kekagumannya terhadap Kota Tenggarong. “Luar biasa kemajuannya. Kotanya bersih, masyarakatnya ramah-ramah, dan kulinernya enak-enak,” ungkapnya antusias.

Ia menjelaskan, Tari Sugriwa Subali mengangkat kisah konflik perebutan tahta kerajaan hingga perang saudara, sementara Tari Geboi merupakan tari kreasi modern yang berkembang dari seni ketuk tilu, khas Jawa Barat.

Kehadiran Sanggar Gandes Pamantes di KFBN 2025 merupakan penampilan perdana mereka di Kutai Kartanegara, setelah sebelumnya tampil di berbagai kota seperti Semarang, Bandung, bahkan Malaysia. Indi menyampaikan komitmennya untuk terus aktif dalam festival budaya di berbagai daerah.

lip160a

Salah satu penampilan dari Sanggar Gandes Pamantes Jawa Barat, dengan Tari Sugriwa Subali, dalam pentas seni street performance, pada rangkaian Kukar Festival Budaya Nusantara 2025. (Fairuzzabady/KutaiKartanegara/Kumalanews.id)

Ia juga menyampaikan kekagumannya atas kekayaan budaya di Kutai Kartanegara.

“Ada budaya Kesultanan, Pesisir, dan Pedalaman, semua berpadu memperkaya satu sama lain,” tuturnya.

Indi berharap festival ini bisa terus berkembang dan melibatkan lebih banyak provinsi di masa depan.

“Semoga lebih banyak seniman dan provinsi yang ikut, agar festival ini jadi ajang silaturahmi budaya,” ujarnya.

Antusiasme penonton tampak tinggi. Banyak pengunjung mengabadikan momen menggunakan kamera ponsel hingga kamera DSLR. Tepuk tangan pun menggema di akhir setiap penampilan.

Sebagai informasi, Street Performance KFBN dilaksanakan setiap sore pukul 16.30 WITA di Simpang Odah Etam, dan malam harinya pukul 20.00 WITA di dua lokasi lainnya, yaitu Taman Tanjong Tenggarong dan halaman Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 188 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Aktivis Lingkungan Dorong Pengembangan Tebing Lonceng Utamakan Keselamatan dan Kolaborasi

11 Juli 2026 - 21:00 WITA

a285

Digagas Sejak 2015, Rusdiansyah Ingin Wisata Gunung Lonceng Dikembangkan Jadi Kawasan Terpadu

11 Juli 2026 - 20:00 WITA

a284

Bocah 12 Tahun Diduga Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan, Pencarian Dilanjutkan Besok

11 Juli 2026 - 19:00 WITA

a283

Komisi VII DPR RI Apresiasi Tingginya TKDN di IKN, Dorong UMKM dan Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi

11 Juli 2026 - 13:00 WITA

a278

Pemkot Balikpapan Siapkan Relokasi Usai Gelombang Pasang Robohkan Tiga Rumah

10 Juli 2026 - 15:00 WITA

a273

Gelombang Pasang Robohkan Tiga Rumah di Balikpapan, Warga Selamat Berkat Evakuasi Cepat

10 Juli 2026 - 14:00 WITA

a272
Trending di BERITA DAERAH