Menu

Mode Gelap
Abdul Rohim: HUT ke-81 RI Harus Jadi Momentum Menghadirkan Keadilan dan Kesejahteraan bagi Rakyat DPRD Samarinda Rampungkan Tiga Raperda, Masa Kerja Pansus I Diperpanjang Demi Matangkan Substansi DPRD Samarinda: Trauma Anak Jangan Jadi Alasan Menghentikan Proses Hukum Kasus Kekerasan Ketua TRC PPA Kaltim Soroti Wacana RUU LGBTQ, Tekankan Perlindungan Anak dan Kepastian Hukum DPRD Samarinda Dorong Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan Ditingkatkan Demi Pelayanan Publik Berkualitas

BERITA DAERAH · 11 Jul 2026 21:00 WITA ·

Aktivis Lingkungan Dorong Pengembangan Tebing Lonceng Utamakan Keselamatan dan Kolaborasi


 Aktivis Lingkungan Gunung Lingai, Nurdin, menilai Tebing Lonceng memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata alam dan mendorong pengembangannya dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemilik lahan. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Aktivis Lingkungan Gunung Lingai, Nurdin, menilai Tebing Lonceng memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata alam dan mendorong pengembangannya dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemilik lahan. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Aktivis Lingkungan Gunung Lingai, Nurdin, menilai Tebing Lonceng memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata alam. Namun, pengelolaannya harus mengedepankan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemilik lahan agar memberikan manfaat jangka panjang.

Hal itu disampaikan Nurdin saat mengunjungi kawasan Tebing Lonceng, Samarinda Seberang, Sabtu (11/7/2026) malam.

Menurutnya, panorama alam dari ketinggian menjadi daya tarik utama Tebing Lonceng yang memiliki nilai tersendiri dan sulit ditemukan di lokasi lain.

“Pemandangannya luar biasa. Keindahan alam seperti ini tidak bisa dibeli dengan uang,” ujarnya.

Nurdin mengatakan, potensi tersebut perlu dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat membangun kerja sama sejak awal, sehingga pengembangan kawasan berjalan berkelanjutan.

Ia juga membagikan pengalamannya dalam mengembangkan wisata Gunung Lingai yang sempat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Namun, menurutnya, pengembangan kawasan itu sempat terhambat karena belum terbangunnya sinergi yang kuat.

“Jangan sampai pengalaman di Gunung Lingai terulang di Tebing Lonceng,” katanya.

Meski mengapresiasi keindahan kawasan tersebut, Nurdin mengingatkan bahwa aspek keselamatan pengunjung harus menjadi prioritas. Ia menilai masih terdapat beberapa titik tebing yang berpotensi longsor dan memerlukan penanganan sebelum kawasan dikembangkan lebih luas.

“Keselamatan pengunjung harus menjadi perhatian utama pengelola,” tegasnya.

Nurdin berharap Tebing Lonceng tidak hanya berkembang sebagai destinasi wisata yang menarik, tetapi juga tetap menjaga kelestarian lingkungan, memperhatikan faktor keselamatan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui kolaborasi semua pihak.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Abdul Rohim: HUT ke-81 RI Harus Jadi Momentum Menghadirkan Keadilan dan Kesejahteraan bagi Rakyat

7 Agustus 2026 - 17:00 WITA

e99

DPRD Samarinda Rampungkan Tiga Raperda, Masa Kerja Pansus I Diperpanjang Demi Matangkan Substansi

7 Agustus 2026 - 16:00 WITA

e98

DPRD Samarinda: Trauma Anak Jangan Jadi Alasan Menghentikan Proses Hukum Kasus Kekerasan

7 Agustus 2026 - 15:00 WITA

e97

Ketua TRC PPA Kaltim Soroti Wacana RUU LGBTQ, Tekankan Perlindungan Anak dan Kepastian Hukum

7 Agustus 2026 - 14:00 WITA

e96

DPRD Samarinda Dorong Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan Ditingkatkan Demi Pelayanan Publik Berkualitas

7 Agustus 2026 - 13:00 WITA

e95

DPRD Samarinda Dorong Pesantren Layak Anak, Minta Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual Diperkuat

7 Agustus 2026 - 12:00 WITA

e94
Trending di BERITA DAERAH