Menu

Mode Gelap
Lima Hari Pencarian, Operasi SAR Nelayan Hilang di Muara Berau Resmi Ditutup Banggar DPRD Samarinda Kaji Draf KUA-PPAS 2027, Fokus pada Fiskal dan Peningkatan PAD Bapemperda DPRD Samarinda Rampungkan Finalisasi Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Banggar DPRD Samarinda Prioritaskan Program Masyarakat di Tengah Keterbatasan Fiskal 2027 DPRD Samarinda Dukung Upskilling 1.200 Guru, Perkuat Transformasi Digital Sekolah

BERITA DAERAH · 23 Jul 2025 14:15 WITA ·

Cegah Infeksi Virus Dengue, Dinas Kesehatan Kaltim Gelar Vaksinasi ke Sekolah


 Cegah Infeksi Virus Dengue, Dinas Kesehatan Kaltim Gelar Vaksinasi ke Sekolah Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Untuk mencegah infeksi Virus Dengue, mengurangi tingkat keparahan penyakit, serta menurunkan risiko rawat inap dan kematian akibat DBD, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Kesehatan Kukar, melaksanakan vaksinasi demam berdarah di sejumlah sekolah di Kecamatan Tenggarong.

Program vaksinasi ini merupakan langkah preventif untuk melindungi anak-anak dari penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit tersebut selama ini menjadi momok menakutkan, terutama bagi orang tua yang memiliki anak berusia di bawah 14 tahun.

“Pemprov Kaltim melalui Dinas Kesehatan mendorong seluruh Kabupaten/Kota untuk mengimplementasikan program vaksinasi DBD. Kick-Off pelaksanaannya dimulai dari Kota Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujar Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, Rabu (23/7/2025).

Lebih lanjut, Jaya Mualimin, mengatakan, tujuan vaksinasi ini adalah untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak-anak terhadap virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti.

Sebelumnya, berbagai upaya pencegahan telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan, seperti penyuluhan, pembersihan lingkungan, pembentukan kader jumantik di rumah-rumah, serta fogging dan larvasidasi, hingga imbauan 3M plus juga terus dikampanyekan.

Namun, menurut Jaya, dalam tiga tahun terakhir lebih dari 50 anak di Kaltim meninggal akibat DBD. Hal ini mendorong Dinas Kesehatan Kaltim untuk melakukan inovasi, dengan menambahkan program vaksinasi seperti yang sudah dilaksanakan untuk polio dan hepatitis.

“Vaksin Dengue yang digunakan diproduksi oleh perusahaan asal Jepang, sudah mendapat izin edar dari Balitbangkes dan BPOM, serta telah dinyatakan Halal. Vaksin ini dinilai aman dan cocok digunakan di Indonesia,” jelasnya.

Jaya mualimin menambahkan, program vaksinasi Dengue sudah dilaksanakan sejak tiga tahun terakhir di Balikpapan, Samarinda, dan Kutai Kartanegara. Tahun depan, program ini akan dilanjutkan di daerah lain di Kalimantan Timur.

Dinas Kesehatan Kaltim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program ini. Harapannya, langkah ini mampu menekan angka kasus dan kematian akibat DBD di Kalimantan Timur.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Lima Hari Pencarian, Operasi SAR Nelayan Hilang di Muara Berau Resmi Ditutup

21 Juli 2026 - 17:00 WITA

c21

Banggar DPRD Samarinda Kaji Draf KUA-PPAS 2027, Fokus pada Fiskal dan Peningkatan PAD

21 Juli 2026 - 16:00 WITA

c20

Bapemperda DPRD Samarinda Rampungkan Finalisasi Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

21 Juli 2026 - 15:00 WITA

c19

Banggar DPRD Samarinda Prioritaskan Program Masyarakat di Tengah Keterbatasan Fiskal 2027

21 Juli 2026 - 14:00 WITA

c18

DPRD Samarinda Dukung Upskilling 1.200 Guru, Perkuat Transformasi Digital Sekolah

21 Juli 2026 - 13:00 WITA

c17

Ribuan Guru Samarinda Ikuti Upskilling AI, Pemkot Perkuat Transformasi Digital Sekolah

21 Juli 2026 - 12:00 WITA

c16
Trending di BERITA DAERAH