Menu

Mode Gelap
Otorita IKN dan PNM Jajaki Kerja Sama, Perkuat Pembiayaan UMKM Menuju Target Bebas Kemiskinan 2035 Puluhan Penerima MBG di Sebulu Alami Gejala Diduga Keracunan, Pemkab Kukar Lakukan Investigasi DPRD Samarinda Dukung Penataan Pasar, Ahmad Vananzha Minta Hak Pedagang Tetap Dilindungi DPRD Nilai Pelayanan Publik di Samarinda Semakin Membaik, Digitalisasi Permudah Warga DPRD Samarinda Dorong Pemenuhan Guru dan Tenaga Kesehatan, Pendidikan serta Layanan Medis Jadi Prioritas

BERITA DAERAH · 24 Jul 2025 09:15 WITA ·

Dinkes Kukar Fokuskan Vaksinasi DBD di Enam Sekolah Dasar di Tenggarong


 Dinkes Kukar Fokuskan Vaksinasi DBD di Enam Sekolah Dasar di Tenggarong Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pelaksanaan vaksinasi Demam Berdarah Dengue atau DBD di Kabupaten Kutai Kartanegara difokuskan di enam titik, mayoritas berada di sekolah dasar di Kota Tenggarong.

Sebagai langkah pencegahan dini, vaksinasi DBD difokuskan di enam sekolah dasar di Tenggarong. Enam sekolah tersebut adalah SDN 028, SDN 001, SDN 002, SDN 003, SDN 011, dan SDN 018.

Dinas Kesehatan Kukar menargetkan penggunaan 3.000 dosis vaksin. Karena vaksin DBD diberikan dalam dua kali suntikan, maka jumlah sasaran penerima vaksin sebanyak 1.500 anak.

Jumlah pastinya akan disesuaikan oleh tim teknis di lapangan. Namun yang terpenting, program ini menjadi momen awal dimulainya vaksinasi DBD di Kukar.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kutai Kartanegara, Ns. Kusnandar, menjelaskan bahwa efektivitas vaksin ini cukup tinggi.

“Contohnya di Balikpapan, dari sekitar 9.000 anak yang divaksin, tidak ditemukan lagi kasus DBD di antara mereka. Ini menunjukkan efektivitasnya cukup kuat dalam pencegahan,” ujarnya, Rabu (23/7/2025).

Kusnandar menambahkan, meski vaksin sangat efektif, upaya kebersihan lingkungan dan pemberantasan sarang nyamuk atau PSN tetap harus dilakukan.

Vaksin DBD sendiri bukan bagian dari vaksinasi wajib nasional, melainkan tergolong sebagai vaksin pilihan yang biasanya dibayar mandiri — seperti vaksin influenza untuk keberangkatan umroh.

Namun untuk program ini, vaksin diberikan secara gratis, karena pemerintah menilai pentingnya pencegahan DBD yang masih terjadi setiap tahun dan kerap menimbulkan korban jiwa.

“Kami mengimbau kepada orang tua, manfaatkan program ini sebaik mungkin. Jangan terpengaruh isu menyesatkan soal vaksin. Ini ikhtiar pemerintah untuk melindungi generasi muda,” tegas Kusnandar

Vaksin menjadi salah satu cara melindungi tubuh manusia sebagai host, selain menjaga kebersihan lingkungan dan mengendalikan nyamuk sebagai vektor penular.

Sekolah-sekolah yang telah ditetapkan sebagai lokasi vaksinasi diharapkan mendukung penuh kegiatan ini, demi memutus rantai penularan DBD di wilayah Kukar.

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Puluhan Penerima MBG di Sebulu Alami Gejala Diduga Keracunan, Pemkab Kukar Lakukan Investigasi

3 Agustus 2026 - 19:00 WITA

e51

DPRD Samarinda Dukung Penataan Pasar, Ahmad Vananzha Minta Hak Pedagang Tetap Dilindungi

3 Agustus 2026 - 18:00 WITA

e46

DPRD Nilai Pelayanan Publik di Samarinda Semakin Membaik, Digitalisasi Permudah Warga

3 Agustus 2026 - 17:00 WITA

e45

DPRD Samarinda Dorong Pemenuhan Guru dan Tenaga Kesehatan, Pendidikan serta Layanan Medis Jadi Prioritas

3 Agustus 2026 - 16:00 WITA

e44

DPRD Samarinda: Digitalisasi Pelayanan Publik Harus Tetap Ramah bagi Masyarakat yang Belum Melek Teknologi

3 Agustus 2026 - 15:00 WITA

e43

Bupati Aulia Ajak Warga Kukar Kibarkan Merah Putih Serentak, Target Seluruh Wilayah Terpasang Sebelum 7 Agustus

3 Agustus 2026 - 14:00 WITA

e41
Trending di BERITA DAERAH