Menu

Mode Gelap
Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Sinergi, Kapolda Kaltim Ajak Media dan Masyarakat Jaga Kamtibmas Celni Pita Sari Sambut Hadirnya Haraku Ramen Halal, Dinilai Perkuat Investasi dan Ekonomi Samarinda Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Loa Kulu Ajak Ratusan Warga Jalan Sehat Pererat Kebersamaan Viktor Yuan: Perbaikan Jalan dan Gang Masih Jadi Aspirasi Utama Warga Samarinda

BERITA DAERAH · 28 Jul 2025 12:15 WITA ·

KFBN 2025 Warni Kutai Kartanegara Dengan Ragam Seni Nusantara


 Penampilan delegasi kesenian Sanggar Padagi Raya, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, pada pertunjukan jalanan atau street performance, dalam rangka memeriahkan Kukar Festival Budaya Nusantara 2025. (Fairuzzabady/Kumalanews.id) Perbesar

Penampilan delegasi kesenian Sanggar Padagi Raya, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, pada pertunjukan jalanan atau street performance, dalam rangka memeriahkan Kukar Festival Budaya Nusantara 2025. (Fairuzzabady/Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Kukar Festival Budaya Nusantara (KFBN) tahun 2025 kembali mencuri perhatian publik. Festival ini menampilkan keberagaman budaya dari berbagai daerah di Indonesia, dengan kemasan yang meriah dan antusiasme masyarakat yang tinggi, menjadikannya sorotan budaya tingkat nasional.

Salah satu daya tarik utama dalam gelaran KFBN 2025 adalah pertunjukan jalanan atau street performance yang digelar setiap sore di kawasan Simpang Odah Etam, Tenggarong. Ruang publik ini disulap menjadi panggung terbuka yang menampilkan karya seni dari berbagai penjuru nusantara.

Dari Kalimantan Barat, Sanggar Padagi Raya, Kabupaten Landak, hadir membawakan Tarian Nugal Manmani, Ngalapuhat Bani Pihawak. Tarian ini merupakan kisah tradisional masyarakat Dayak Kanayan yang mengangkat kehidupan nomaden dan tradisi bertani di tanah pegunungan.

“Ini adalah kali pertama kami tampil di Kutai Kartanegara. Kami merasa sangat dihargai dan disambut dengan hangat oleh masyarakat dan pemerintah daerah. Ini adalah pengalaman yang luar biasa,” ungkap Pimpinan delegasu Sanggar Padagi Raya, Landak, Kalbar, Berlin, belum lama ini.

Menurut Berlin, budaya merupakan perekat bangsa, dan keikutsertaan mereka dalam KFBN adalah bentuk nyata dari semangat kebersamaan lintas daerah. Tarian yang mereka tampilkan sarat makna tentang manusia yang hidup berdampingan dengan alam dan menanam padi dengan teknik tradisional menugal di pegunungan.

“Budaya yang menyatukan kita, budaya yang mempertemukan kami dengan masyarakat Kutai Kartanegara,” tutur Berlin.

Tak hanya delegasi dari luar daerah, kelompok seni, sanggar tari, hingga paguyuban lokal di Kutai Kartanegara turut tampil memeriahkan festival.

Perpaduan antara seni lokal dan nasional ini memperkuat posisi Kukar sebagai salah satu pusat kebudayaan di Indonesia.

KFBN 2025 tak hanya menjadi ajang pertunjukan budaya, tetapi juga momen penting dalam memperkuat persatuan melalui warisan kearifan lokal dari Sabang sampai Merauke.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Sinergi, Kapolda Kaltim Ajak Media dan Masyarakat Jaga Kamtibmas

26 Juni 2026 - 13:00 WITA

a110

Celni Pita Sari Sambut Hadirnya Haraku Ramen Halal, Dinilai Perkuat Investasi dan Ekonomi Samarinda

26 Juni 2026 - 12:00 WITA

a109

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Loa Kulu Ajak Ratusan Warga Jalan Sehat Pererat Kebersamaan

26 Juni 2026 - 11:00 WITA

a107

Viktor Yuan: Perbaikan Jalan dan Gang Masih Jadi Aspirasi Utama Warga Samarinda

26 Juni 2026 - 10:00 WITA

a106

DPRD Samarinda: Aspirasi Warga Masih Didominasi Jalan, Drainase, dan Penanganan Banjir

26 Juni 2026 - 09:00 WITA

a105

Andi Harun: Realisasi APBD Samarinda 2025 Capai 99,98 Persen, Pemkot Pilih Kendalikan Belanja daripada Berutang

26 Juni 2026 - 08:00 WITA

a104
Trending di BERITA DAERAH