Menu ✖

Mode Gelap
Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

BERITA DAERAH · 28 Jul 2025 12:15 WITA ·

KFBN 2025 Warni Kutai Kartanegara Dengan Ragam Seni Nusantara


 Penampilan delegasi kesenian Sanggar Padagi Raya, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, pada pertunjukan jalanan atau street performance, dalam rangka memeriahkan Kukar Festival Budaya Nusantara 2025. (Fairuzzabady/Kumalanews.id) Perbesar

Penampilan delegasi kesenian Sanggar Padagi Raya, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, pada pertunjukan jalanan atau street performance, dalam rangka memeriahkan Kukar Festival Budaya Nusantara 2025. (Fairuzzabady/Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Kukar Festival Budaya Nusantara (KFBN) tahun 2025 kembali mencuri perhatian publik. Festival ini menampilkan keberagaman budaya dari berbagai daerah di Indonesia, dengan kemasan yang meriah dan antusiasme masyarakat yang tinggi, menjadikannya sorotan budaya tingkat nasional.

Salah satu daya tarik utama dalam gelaran KFBN 2025 adalah pertunjukan jalanan atau street performance yang digelar setiap sore di kawasan Simpang Odah Etam, Tenggarong. Ruang publik ini disulap menjadi panggung terbuka yang menampilkan karya seni dari berbagai penjuru nusantara.

Dari Kalimantan Barat, Sanggar Padagi Raya, Kabupaten Landak, hadir membawakan Tarian Nugal Manmani, Ngalapuhat Bani Pihawak. Tarian ini merupakan kisah tradisional masyarakat Dayak Kanayan yang mengangkat kehidupan nomaden dan tradisi bertani di tanah pegunungan.

“Ini adalah kali pertama kami tampil di Kutai Kartanegara. Kami merasa sangat dihargai dan disambut dengan hangat oleh masyarakat dan pemerintah daerah. Ini adalah pengalaman yang luar biasa,” ungkap Pimpinan delegasu Sanggar Padagi Raya, Landak, Kalbar, Berlin, belum lama ini.

Menurut Berlin, budaya merupakan perekat bangsa, dan keikutsertaan mereka dalam KFBN adalah bentuk nyata dari semangat kebersamaan lintas daerah. Tarian yang mereka tampilkan sarat makna tentang manusia yang hidup berdampingan dengan alam dan menanam padi dengan teknik tradisional menugal di pegunungan.

“Budaya yang menyatukan kita, budaya yang mempertemukan kami dengan masyarakat Kutai Kartanegara,” tutur Berlin.

Tak hanya delegasi dari luar daerah, kelompok seni, sanggar tari, hingga paguyuban lokal di Kutai Kartanegara turut tampil memeriahkan festival.

Perpaduan antara seni lokal dan nasional ini memperkuat posisi Kukar sebagai salah satu pusat kebudayaan di Indonesia.

KFBN 2025 tak hanya menjadi ajang pertunjukan budaya, tetapi juga momen penting dalam memperkuat persatuan melalui warisan kearifan lokal dari Sabang sampai Merauke.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan

27 Oktober 2026 - 18:30 WITA

p13

Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok

27 Oktober 2026 - 18:00 WITA

p12 2

Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun

27 Oktober 2026 - 17:30 WITA

p11 2

Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda

27 Oktober 2026 - 17:00 WITA

p10

DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

27 Oktober 2026 - 16:30 WITA

p9

IWAPI Samarinda Siap Jadi Mitra Strategis DPRD, Perjuangkan Aspirasi Pengusaha Perempuan

27 Oktober 2026 - 16:00 WITA

p8
Trending di BERITA DAERAH