Menu

Mode Gelap
Investasi IKN Tembus Rp72,39 Triliun, Otorita Sebut Nusantara Mulai Hidup sebagai Kota Masa Depan Celni Pita Sari Tegaskan Dukungan DPRD untuk Fasilitas Polri dan Pengembangan Olahraga di Kaltim Komisi II DPRD Samarinda Soroti Transparansi Pembagian Kios Pasar Pagi, Puluhan Pedagang Aktif Belum Kebagian IKN Fun Day Hadirkan Dongeng Interaktif, Anak-Anak Diajak Bermimpi tentang Kota Masa Depan Libur Panjang di IKN Semarak, Pameran Reptil Eksotis Jadi Daya Tarik Pengunjung Nusantara Park

BERITA DAERAH · 2 Agu 2025 15:15 WITA ·

Kolaborasi Jadi Kunci, Kelurahan Sukarame Bangkitkan UMKM Lewat Gerakan Komunitas


 Kolaborasi Jadi Kunci, Kelurahan Sukarame Bangkitkan UMKM Lewat Gerakan Komunitas Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Ketika banyak daerah masih mengandalkan bantuan dan pelatihan formal untuk mengembangkan UMKM, Kelurahan Sukarame di Kecamatan Tenggarong justru menempuh jalur berbeda: membangun kekuatan ekonomi dari solidaritas warganya sendiri.

Melalui pendekatan berbasis komunitas, pemerintah kelurahan setempat berhasil menciptakan ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang inklusif dan berkelanjutan. Inisiatif ini membuktikan bahwa kekompakan warga bisa menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

Lurah Sukarame, Muhammad Zulkifli, menegaskan bahwa keberhasilan UMKM bukan hanya soal modal atau pelatihan. “Kami dorong semua lapisan masyarakat—ibu rumah tangga, pemuda, hingga kelompok rentan—untuk aktif saling mendukung. Dengan kolaborasi yang kuat, pengembangan usaha akan lebih berkelanjutan,” ujarnya, Sabtu (2/8/2025).

Langkah konkret yang diambil kelurahan mencakup pembentukan kelompok usaha, pelatihan kewirausahaan, hingga penerbitan Nomor Induk Perusahaan (NIP) sebagai bentuk legalitas usaha yang memperkuat posisi pelaku UMKM.

Salah satu program unggulan adalah Komunitas Pengusaha Jalanan (Kopaja), yang menyasar kelompok rentan seperti janda dan ibu tunggal. Program ini menyediakan ruang usaha, pendampingan, dan peluang peningkatan pendapatan secara mandiri.

“Lewat Kopaja, kami pastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam penguatan ekonomi lokal,” tegas Zulkifli.

Kelurahan juga mengajak generasi muda terlibat dalam kegiatan produktif seperti pembibitan tanaman keras dan penghijauan lingkungan, sebagai bentuk investasi sosial jangka panjang.

Menurut Zulkifli, kolaborasi antara pemerintah dan warga bukan sekadar simbol, melainkan kekuatan nyata dalam mendorong kemajuan bersama.

“Pemerintah dan warga harus jadi satu kesatuan. Kami bukan sekadar memfasilitasi, tetapi membangun semangat kerja bersama untuk kebaikan bersama,” tutupnya.

Melalui sinergi yang terus dipupuk, Kelurahan Sukarame membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi lokal dapat dimulai dari bawah, dengan semangat gotong royong dan saling percaya antarwarga.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Celni Pita Sari Tegaskan Dukungan DPRD untuk Fasilitas Polri dan Pengembangan Olahraga di Kaltim

18 Mei 2026 - 17:00 WITA

dprdkota40

Komisi II DPRD Samarinda Soroti Transparansi Pembagian Kios Pasar Pagi, Puluhan Pedagang Aktif Belum Kebagian

18 Mei 2026 - 16:00 WITA

dprdkota39

Pengurus Baru PDKT Kaltim Dilantik, Viktor Yuan Dorong Penguatan SDM dan Wisata Budaya Dayak

16 Mei 2026 - 15:00 WITA

pdkt002

Viktor Yuan Dorong Penyelesaian Polemik Atribut Adat Lewat Permintaan Maaf Terbuka

16 Mei 2026 - 14:00 WITA

pdkt001

Andi Harun Dorong Festival Budaya Samarinda Diperkuat Lewat Perda

14 Mei 2026 - 11:03 WITA

andi0001

Enam Raperda Disepakati, DPRD Samarinda Dorong Percepatan Regulasi Strategis

14 Mei 2026 - 10:00 WITA

helmi0001
Trending di BERITA DAERAH