Menu

Mode Gelap
Polemik 49 Ribu Peserta JKN Memanas, Wali Kota Samarinda: Ini Pengalihan Beban, Bukan Redistribusi BPS Samarinda Siap Gelar Sensus Ekonomi 2026, Data Pelaku Usaha Jadi Fokus Utama DPRD Samarinda Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Soroti Pentingnya Kepercayaan Masyarakat Bongkar Jaringan Sabu 1,5 Kg di Loa Janan, Polres Kukar Amankan Dua Tersangka dan Kejar Satu DPO Penertiban Kawasan Hutan di Kukar Dipercepat, Pemda dan Satgas PKH Perkuat Sinergi

BERITA DAERAH · 4 Agu 2025 10:15 WITA ·

Dua Warga Hilang Diduga Tenggelam di Sungai Mahakam


 Dua Warga Hilang Diduga Tenggelam di Sungai Mahakam Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dua warga dilaporkan hilang saat menyeberang Sungai Mahakam menuju Pulau Yupa Besar, Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang, pada Minggu (3/8/2025). Keduanya diduga tenggelam, memicu respons cepat dari tim pemadam kebakaran dan relawan kebencanaan.

Korban diketahui bernama Yarhan dan keponakannya, Mentari. Mereka menyeberang sekitar pukul 09.00 Wita. Namun hingga pukul 18.20 Wita, keduanya tak kunjung kembali. Istri Yarhan kemudian melapor ke Pemerintah Desa (Pemdes) Embalut.

Pemdes bersama Relawan Kebakaran Desa (Redkar) segera melakukan pencarian dan hanya menemukan perahu yang digunakan oleh korban. Tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan Yarhan maupun Mentari di sekitar lokasi.

Kepala Tim Pemadam Kebakaran Kukar dalam laporan tertulis menyebutkan, pencarian melibatkan enam personel Damkar: Nurdiansyah, Agus Sopian, Teddy, Erlangga, Normansyah, dan Andi Ariadi. Mereka dibantu oleh Redkar dari Embalut, L2, Bukit Pariaman, dan Separi.

“Peralatan yang digunakan antara lain dua unit perahu karet (rubber boat), lima pelampung (life jacket), dan empat buah dayung,” tulis laporan resmi Damkar Kukar.

Selain Damkar dan Redkar, pencarian juga melibatkan Pemdes Embalut, Pemdes Bukit Pariaman, Polsek Tenggarong Seberang, dan Koramil setempat.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih berlangsung di sekitar perairan Pulau Yupa Besar. Tidak ada kendala berarti yang menghambat proses penyisiran.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menyeberangi sungai, terutama ketika arus sedang deras dan kondisi cuaca tidak menentu.

 

Pewarta : Muhammad A
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polemik 49 Ribu Peserta JKN Memanas, Wali Kota Samarinda: Ini Pengalihan Beban, Bukan Redistribusi

15 April 2026 - 18:00 WITA

andi9999991

BPS Samarinda Siap Gelar Sensus Ekonomi 2026, Data Pelaku Usaha Jadi Fokus Utama

15 April 2026 - 17:00 WITA

smd909761

DPRD Samarinda Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Soroti Pentingnya Kepercayaan Masyarakat

15 April 2026 - 16:00 WITA

iswandi0987

Penertiban Kawasan Hutan di Kukar Dipercepat, Pemda dan Satgas PKH Perkuat Sinergi

15 April 2026 - 08:00 WITA

pkh001

Jembatan Merah Putih Presisi di Jonggon Resmi Direnovasi, Dorong Akses dan Ekonomi Warga

14 April 2026 - 14:00 WITA

polreskkar909

Redistribusi Iuran Jaminan Kesehatan Disorot, DPRD Samarinda Minta Pemprov dan Daerah Duduk Bersama

14 April 2026 - 13:00 WITA

dprd09999911
Trending di BERITA DAERAH