Menu

Mode Gelap
Camat Samarinda Ulu Apresiasi Aksi Penghijauan PDI Perjuangan, Dinilai Dukung Ketahanan Pangan dan Iklim Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Tanam Bibit Buah di Folder Air Hitam Perjalanan Pulang Bagus, Eboni, dan Ruby: Enam Tahun Belajar Menjadi Liar, Kini Kembali ke Hutan Kalimantan Dari Rantai ke Rimba, Tiga Orangutan Akhirnya Kembali ke Habitat Alami Setelah Bertahun-tahun Direhabilitasi Dandim 0906/Kukar Ajak Wartawan Perangi Hoaks dan Jaga Persatuan Bangsa

BERITA DAERAH · 4 Agu 2025 10:15 WITA ·

Dua Warga Hilang Diduga Tenggelam di Sungai Mahakam


 Dua Warga Hilang Diduga Tenggelam di Sungai Mahakam Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dua warga dilaporkan hilang saat menyeberang Sungai Mahakam menuju Pulau Yupa Besar, Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang, pada Minggu (3/8/2025). Keduanya diduga tenggelam, memicu respons cepat dari tim pemadam kebakaran dan relawan kebencanaan.

Korban diketahui bernama Yarhan dan keponakannya, Mentari. Mereka menyeberang sekitar pukul 09.00 Wita. Namun hingga pukul 18.20 Wita, keduanya tak kunjung kembali. Istri Yarhan kemudian melapor ke Pemerintah Desa (Pemdes) Embalut.

Pemdes bersama Relawan Kebakaran Desa (Redkar) segera melakukan pencarian dan hanya menemukan perahu yang digunakan oleh korban. Tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan Yarhan maupun Mentari di sekitar lokasi.

Kepala Tim Pemadam Kebakaran Kukar dalam laporan tertulis menyebutkan, pencarian melibatkan enam personel Damkar: Nurdiansyah, Agus Sopian, Teddy, Erlangga, Normansyah, dan Andi Ariadi. Mereka dibantu oleh Redkar dari Embalut, L2, Bukit Pariaman, dan Separi.

“Peralatan yang digunakan antara lain dua unit perahu karet (rubber boat), lima pelampung (life jacket), dan empat buah dayung,” tulis laporan resmi Damkar Kukar.

Selain Damkar dan Redkar, pencarian juga melibatkan Pemdes Embalut, Pemdes Bukit Pariaman, Polsek Tenggarong Seberang, dan Koramil setempat.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih berlangsung di sekitar perairan Pulau Yupa Besar. Tidak ada kendala berarti yang menghambat proses penyisiran.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menyeberangi sungai, terutama ketika arus sedang deras dan kondisi cuaca tidak menentu.

 

Pewarta : Muhammad A
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Camat Samarinda Ulu Apresiasi Aksi Penghijauan PDI Perjuangan, Dinilai Dukung Ketahanan Pangan dan Iklim

3 Juli 2026 - 12:00 WITA

a216

Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Samarinda Tanam Bibit Buah di Folder Air Hitam

3 Juli 2026 - 11:00 WITA

a215

Perjalanan Pulang Bagus, Eboni, dan Ruby: Enam Tahun Belajar Menjadi Liar, Kini Kembali ke Hutan Kalimantan

2 Juli 2026 - 20:00 WITA

a211

Dari Rantai ke Rimba, Tiga Orangutan Akhirnya Kembali ke Habitat Alami Setelah Bertahun-tahun Direhabilitasi

2 Juli 2026 - 19:00 WITA

a209

Dandim 0906/Kukar Ajak Wartawan Perangi Hoaks dan Jaga Persatuan Bangsa

2 Juli 2026 - 18:00 WITA

a208

Komisi IV DPRD Samarinda Dorong Optimalisasi Aset Olahraga untuk Tingkatkan PAD

2 Juli 2026 - 17:00 WITA

a200
Trending di BERITA DAERAH