Menu ✖

Mode Gelap
Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan Ahmad Yani Soroti Minimnya Peralatan Balakarcana Sukarame, DPRD Kukar Dorong Anggaran 2027 Mahasiswa Untag Samarinda Soroti Pengawasan Tata Ruang dan Penanganan Karhutla Ahmad Yani Dorong Evaluasi Instalasi Listrik Pascakebakaran di Tenggarong, DPRD Siap Koordinasi dengan PLN

BERITA DAERAH · 4 Agu 2025 10:15 WITA ·

Dua Warga Hilang Diduga Tenggelam di Sungai Mahakam


 Dua Warga Hilang Diduga Tenggelam di Sungai Mahakam Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dua warga dilaporkan hilang saat menyeberang Sungai Mahakam menuju Pulau Yupa Besar, Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang, pada Minggu (3/8/2025). Keduanya diduga tenggelam, memicu respons cepat dari tim pemadam kebakaran dan relawan kebencanaan.

Korban diketahui bernama Yarhan dan keponakannya, Mentari. Mereka menyeberang sekitar pukul 09.00 Wita. Namun hingga pukul 18.20 Wita, keduanya tak kunjung kembali. Istri Yarhan kemudian melapor ke Pemerintah Desa (Pemdes) Embalut.

Pemdes bersama Relawan Kebakaran Desa (Redkar) segera melakukan pencarian dan hanya menemukan perahu yang digunakan oleh korban. Tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan Yarhan maupun Mentari di sekitar lokasi.

Kepala Tim Pemadam Kebakaran Kukar dalam laporan tertulis menyebutkan, pencarian melibatkan enam personel Damkar: Nurdiansyah, Agus Sopian, Teddy, Erlangga, Normansyah, dan Andi Ariadi. Mereka dibantu oleh Redkar dari Embalut, L2, Bukit Pariaman, dan Separi.

“Peralatan yang digunakan antara lain dua unit perahu karet (rubber boat), lima pelampung (life jacket), dan empat buah dayung,” tulis laporan resmi Damkar Kukar.

Selain Damkar dan Redkar, pencarian juga melibatkan Pemdes Embalut, Pemdes Bukit Pariaman, Polsek Tenggarong Seberang, dan Koramil setempat.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih berlangsung di sekitar perairan Pulau Yupa Besar. Tidak ada kendala berarti yang menghambat proses penyisiran.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menyeberangi sungai, terutama ketika arus sedang deras dan kondisi cuaca tidak menentu.

 

Pewarta : Muhammad A
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan

16 Oktober 2026 - 18:00 WITA

n85

Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

16 Oktober 2026 - 17:30 WITA

n84

Ahmad Yani Soroti Minimnya Peralatan Balakarcana Sukarame, DPRD Kukar Dorong Anggaran 2027

16 Oktober 2026 - 17:00 WITA

n80

Mahasiswa Untag Samarinda Soroti Pengawasan Tata Ruang dan Penanganan Karhutla

16 Oktober 2026 - 16:30 WITA

n83

Ahmad Yani Dorong Evaluasi Instalasi Listrik Pascakebakaran di Tenggarong, DPRD Siap Koordinasi dengan PLN

16 Oktober 2026 - 16:00 WITA

n79

DPRD Samarinda Beri Edukasi Mahasiswa Untag tentang Fungsi dan Kewenangan Legislatif

16 Oktober 2026 - 15:30 WITA

n82
Trending di BERITA DAERAH