Menu ✖

Mode Gelap
Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara Reses di Tengah Pemadaman Listrik, Markaca Tampung Aspirasi Warga Sungai Kapih Kebakaran di Muara Muntai Hanguskan Rumah, Toko dan Kantor Bank Reses Yakob Pangedongan, Warga Lok Bahu Sampaikan Aspirasi Infrastruktur hingga Fasilitas Anak Reses Markaca di Sungai Kapih, Warga Harapkan Pembangunan Parit Berlanjut pada 2027

BERITA DAERAH · 6 Agu 2025 20:15 WITA ·

Dua Hari Hilang, ABK Tug Boat Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan


 Dua Hari Hilang, ABK Tug Boat Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Seorang Anak Buah Kapal (ABK) Tug Boat Karya Mahakam, Safri Ramadani (33), yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Belayan, Desa Long Beleh Modang, Kecamatan Kembang Janggut, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh Tim SAR Gabungan pada Rabu (6/8/2025) pagi.

Korban tenggelam pada Senin (4/8/2025) sekitar pukul 17.30 WITA saat berenang menyeberangi sungai bersama rekannya sambil menunggu air pasang. Meski sempat ditolong, korban tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan hilang.

Setelah dua hari pencarian intensif, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jenazah korban sekitar pukul 07.05 WITA, berjarak ±27 kilometer dari lokasi kejadian. Korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Pembantu Desa Muai untuk penanganan lebih lanjut.

Komandan Tim SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, Riqi Efendi, mengatakan bahwa operasi pencarian cukup menantang akibat derasnya arus sungai dan luasnya area pencarian.

Operasi SAR melibatkan unsur gabungan dari Basarnas Balikpapan, TNI, Polri, BPBD, instansi kecamatan, perusahaan tempat korban bekerja, relawan, serta masyarakat setempat. Mereka didukung oleh perahu karet, ketinting, perlengkapan selam, drone thermal, dan peralatan medis serta komunikasi.

“Cuaca cerah sangat membantu kelancaran pencarian. Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Semoga keluarga korban diberi ketabahan,” ujar Riqi.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh personel kembali ke satuan masing-masing dalam status siaga. (*)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m57

Reses di Tengah Pemadaman Listrik, Markaca Tampung Aspirasi Warga Sungai Kapih

9 Oktober 2026 - 10:00 WITA

m56

Kebakaran di Muara Muntai Hanguskan Rumah, Toko dan Kantor Bank

9 Oktober 2026 - 09:00 WITA

m54

Reses Yakob Pangedongan, Warga Lok Bahu Sampaikan Aspirasi Infrastruktur hingga Fasilitas Anak

9 Oktober 2026 - 08:00 WITA

m53

Reses Markaca di Sungai Kapih, Warga Harapkan Pembangunan Parit Berlanjut pada 2027

9 Oktober 2026 - 07:00 WITA

markaca

Disnaker Balikpapan Ubah Pola Pelatihan Kerja, Kini Berbasis Kebutuhan Dunia Usaha

8 Oktober 2026 - 23:00 WITA

m51
Trending di BERITA DAERAH