Menu

Mode Gelap
Polemik 49 Ribu Peserta JKN Memanas, Wali Kota Samarinda: Ini Pengalihan Beban, Bukan Redistribusi BPS Samarinda Siap Gelar Sensus Ekonomi 2026, Data Pelaku Usaha Jadi Fokus Utama DPRD Samarinda Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Soroti Pentingnya Kepercayaan Masyarakat Bongkar Jaringan Sabu 1,5 Kg di Loa Janan, Polres Kukar Amankan Dua Tersangka dan Kejar Satu DPO Penertiban Kawasan Hutan di Kukar Dipercepat, Pemda dan Satgas PKH Perkuat Sinergi

BERITA DAERAH · 6 Agu 2025 20:15 WITA ·

Dua Hari Hilang, ABK Tug Boat Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan


 Dua Hari Hilang, ABK Tug Boat Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Belayan Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Seorang Anak Buah Kapal (ABK) Tug Boat Karya Mahakam, Safri Ramadani (33), yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Belayan, Desa Long Beleh Modang, Kecamatan Kembang Janggut, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh Tim SAR Gabungan pada Rabu (6/8/2025) pagi.

Korban tenggelam pada Senin (4/8/2025) sekitar pukul 17.30 WITA saat berenang menyeberangi sungai bersama rekannya sambil menunggu air pasang. Meski sempat ditolong, korban tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan hilang.

Setelah dua hari pencarian intensif, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jenazah korban sekitar pukul 07.05 WITA, berjarak ±27 kilometer dari lokasi kejadian. Korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Pembantu Desa Muai untuk penanganan lebih lanjut.

Komandan Tim SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, Riqi Efendi, mengatakan bahwa operasi pencarian cukup menantang akibat derasnya arus sungai dan luasnya area pencarian.

Operasi SAR melibatkan unsur gabungan dari Basarnas Balikpapan, TNI, Polri, BPBD, instansi kecamatan, perusahaan tempat korban bekerja, relawan, serta masyarakat setempat. Mereka didukung oleh perahu karet, ketinting, perlengkapan selam, drone thermal, dan peralatan medis serta komunikasi.

“Cuaca cerah sangat membantu kelancaran pencarian. Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Semoga keluarga korban diberi ketabahan,” ujar Riqi.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh personel kembali ke satuan masing-masing dalam status siaga. (*)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polemik 49 Ribu Peserta JKN Memanas, Wali Kota Samarinda: Ini Pengalihan Beban, Bukan Redistribusi

15 April 2026 - 18:00 WITA

andi9999991

BPS Samarinda Siap Gelar Sensus Ekonomi 2026, Data Pelaku Usaha Jadi Fokus Utama

15 April 2026 - 17:00 WITA

smd909761

DPRD Samarinda Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Soroti Pentingnya Kepercayaan Masyarakat

15 April 2026 - 16:00 WITA

iswandi0987

Penertiban Kawasan Hutan di Kukar Dipercepat, Pemda dan Satgas PKH Perkuat Sinergi

15 April 2026 - 08:00 WITA

pkh001

Jembatan Merah Putih Presisi di Jonggon Resmi Direnovasi, Dorong Akses dan Ekonomi Warga

14 April 2026 - 14:00 WITA

polreskkar909

Redistribusi Iuran Jaminan Kesehatan Disorot, DPRD Samarinda Minta Pemprov dan Daerah Duduk Bersama

14 April 2026 - 13:00 WITA

dprd09999911
Trending di BERITA DAERAH