Menu ✖

Mode Gelap
Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

EKONOMI · 7 Agu 2025 13:15 WITA ·

Ekonom: Masuk Fortune Global 500 bukti Pertamina berhasil terapkan GCG


 Ilustrasi - Aktivitas sejumlah petugas di kawasan Pertamina EP Subang Field. ANTARA/HO-Pertamina/am. Perbesar

Ilustrasi - Aktivitas sejumlah petugas di kawasan Pertamina EP Subang Field. ANTARA/HO-Pertamina/am.

“Ya, tentu saja (karena penerapan transformasi bisnis dan inovasi). Intinya GCG Pertamina sudah berjalan dengan baik”.

 

KUMALANEWS.ID, JAKARTA – Keberhasilan Pertamina menembus Fortune Global 500 pada 2025, dinilai sebagai bukti bahwa badan usaha milik negara (BUMN) ini telah menerapkan tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance/GCG) dengan sangat baik.

Menurut Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Tauhid Ahmad, penerapan tata kelola perusahaan yang baik di Pertamina, termasuk prinsip-prinsip transparansi dan akuntabilitas berdampak positif terhadap kinerja keuangan perusahaan.

Selain itu, katanya di Jakarta, Kamis, melalui implementasi GCG, Pertamina dinilai mampu menerapkan berbagai inovasi seperti digitalisasi, sehingga semakin baik dalam menjalankan transformasi bisnis berkelanjutan.

“Ya, tentu saja (karena penerapan transformasi bisnis dan inovasi). Intinya GCG Pertamina sudah berjalan dengan baik,” katanya lagi.

Dia menambahkan, capaian tersebut tentu sangat positif, terlebih Pertamina menjadi satu-satunya BUMN yang berhasil menembus Fortune Global 500 selama lebih dari satu dekade.

Kondisi tersebut sekaligus membuktikan bahwa kinerja keuangan perusahaan sangat teruji yang terlihat mampu menyumbang dividen kepada negara terbesar.

Sebelumnya, Majalah Fortune merilis Fortune Global 500, dan pada pemeringkatan tersebut, Pertamina berhasil menduduki peringkat 171, lebih tinggi dibandingkan international oil company (IOC) lain, seperti perusahaan energi asal Spanyol Repsol di posisi ke-260, dan ConocoPhillips pada urutan ke-245.

Sedangkan untuk Fortune South East Asia 500, Pertamina yang menempati posisi ketiga, berada jauh di atas Petronas di peringkat ke-44.

“Capaian tersebut, menunjukkan bahwa Pertamina memiliki daya saing tinggi di tingkat global, sehingga diharapkan investor tidak ragu untuk berinvestasi di perusahaan pelat merah itu, apalagi kebutuhan migas kita masih sangat tinggi,” ujar Tauhid melalui sambungan telepon.

Sumber: www.antaranews.com

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bahlil Ancam Evaluasi Kontrak dan Hentikan Ekspor Energi ke Negara yang Tak Hargai Indonesia

22 Oktober 2026 - 18:00 WITA

o57

Proyek JNE-6 dan Lapangan Maha Tambah Pasokan Gas Nasional hingga 290 MMSCFD

22 Oktober 2026 - 17:30 WITA

o56

PHI Raih Penghargaan CSR & PDB Award 2026, Local Hero Kukar Sabet Predikat Excellent

3 Oktober 2026 - 14:00 WITA

l83

AMSI Luncurkan Dana Hibah Bergulir Rp280 Juta untuk 28 Wilayah

23 September 2026 - 18:00 WITA

w1

Kementerian Ekraf Perkuat Kolaborasi dengan AMSI Hadapi Transformasi Media Digital

23 September 2026 - 17:00 WITA

WhatsApp Image 2026 09 23 at 11.55.24

HUT Ke-28 IJTI: Jurnalis Televisi Diminta Jaga Marwah Profesi di Tengah Badai Disrupsi

9 Agustus 2026 - 17:00 WITA

WhatsApp Image 2026 08 09 at 15.49.48
Trending di NASIONAL