Menu

Mode Gelap
Pengurus Baru PDKT Kaltim Dilantik, Viktor Yuan Dorong Penguatan SDM dan Wisata Budaya Dayak Viktor Yuan Dorong Penyelesaian Polemik Atribut Adat Lewat Permintaan Maaf Terbuka Libur Panjang di IKN, Pengunjung Diajak Tanam Pohon dan Tinggalkan Jejak Hijau di Kota Hutan Nusantara IKN Fun Day Hadirkan Workshop Batik Pewarna Alami, Kenalkan Budaya dan Alam Kalimantan kepada Pengunjung Otorita IKN Siaga Hadapi El Niño 2026, Teknologi dan Kolaborasi Jadi Andalan Cegah Karhutla

BERITA DAERAH · 24 Mar 2026 14:00 WITA ·

Gotong Royong Warga Muara Badak Lestarikan Mangrove, Perkuat Ekonomi Pesisir


 Penggerak swadaya masyarakat Desa Muara Badak Ilir, Ramlan, menunjukkan tanaman mangrove yang ia tanam yang kini tumbuh subur dan berkembang. Mangrove memiliki peran penting dalam melindungi kawasan pesisir serta menunjang keberlangsungan hidup para petambak. Dok: Ramlan. Perbesar

Penggerak swadaya masyarakat Desa Muara Badak Ilir, Ramlan, menunjukkan tanaman mangrove yang ia tanam yang kini tumbuh subur dan berkembang. Mangrove memiliki peran penting dalam melindungi kawasan pesisir serta menunjang keberlangsungan hidup para petambak. Dok: Ramlan.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Masyarakat pesisir Desa Muara Badak Ilir, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar), terus mendorong pelestarian hutan mangrove sebagai benteng alami sekaligus penopang ekonomi lokal. Upaya ini dilakukan melalui kegiatan penanaman dan pembibitan mangrove yang melibatkan berbagai kelompok masyarakat secara gotong royong.

Penggerak swadaya masyarakat Desa Muara Badak Ilir, Ramlan, menyebutkan bahwa mangrove memiliki peran yang sangat penting dalam melindungi kawasan pesisir serta menunjang keberlangsungan hidup para petambak. Menurutnya, akar mangrove menjadi tempat berkembang biota laut yang merupakan bagian dari rantai makanan, sekaligus berfungsi menahan abrasi dan memperkuat tanggul tambak.

“Keberadaan mangrove ini juga membantu menjaga suhu di area tambak, sehingga berdampak pada peningkatan hasil panen masyarakat,” ujar Ramlan, Selasa (24/3/2026).

Ia menjelaskan, tambak yang ditanami mangrove dapat mengalami peningkatan hasil hingga lebih dari 30 persen, meski manfaat tersebut baru dapat dirasakan setelah beberapa tahun. Selain manfaat lingkungan, kegiatan penanaman mangrove juga memberikan dampak ekonomi, mulai dari proses pembibitan, penyediaan polybag, hingga penanaman yang melibatkan tenaga kerja lokal.

Tidak hanya itu, kelompok masyarakat setempat juga melibatkan para pelajar, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, sebagai bagian dari edukasi dini tentang pentingnya menjaga ekosistem mangrove.

Saat ini, program percepatan penanaman mangrove terus didorong dengan metode penanaman sekitar 800 pohon per hektare tambak guna memaksimalkan manfaat ekologis dan ekonomis.

Ramlan berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga dan menanam mangrove terus meningkat. “Mangrove merupakan salah satu penyerap karbon terbesar sekaligus penjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Dengan menjaganya, kesejahteraan masyarakat pesisir juga akan ikut meningkat,” pungkasnya.

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pengurus Baru PDKT Kaltim Dilantik, Viktor Yuan Dorong Penguatan SDM dan Wisata Budaya Dayak

16 Mei 2026 - 15:00 WITA

pdkt002

Viktor Yuan Dorong Penyelesaian Polemik Atribut Adat Lewat Permintaan Maaf Terbuka

16 Mei 2026 - 14:00 WITA

pdkt001

Andi Harun Dorong Festival Budaya Samarinda Diperkuat Lewat Perda

14 Mei 2026 - 11:03 WITA

andi0001

Enam Raperda Disepakati, DPRD Samarinda Dorong Percepatan Regulasi Strategis

14 Mei 2026 - 10:00 WITA

helmi0001

Enam Raperda di Luar Propemperda 2026 Disepakati, DPRD Samarinda Pastikan Pembahasan Libatkan Publik

14 Mei 2026 - 09:00 WITA

km1

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Limbah B3, Sejumlah Pasal Dikoreksi agar Tak Tumpang Tindih Kewenangan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

DLHK01
Trending di BERITA DAERAH