Menu

Mode Gelap
Polemik 49 Ribu Peserta JKN Memanas, Wali Kota Samarinda: Ini Pengalihan Beban, Bukan Redistribusi BPS Samarinda Siap Gelar Sensus Ekonomi 2026, Data Pelaku Usaha Jadi Fokus Utama DPRD Samarinda Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Soroti Pentingnya Kepercayaan Masyarakat Bongkar Jaringan Sabu 1,5 Kg di Loa Janan, Polres Kukar Amankan Dua Tersangka dan Kejar Satu DPO Penertiban Kawasan Hutan di Kukar Dipercepat, Pemda dan Satgas PKH Perkuat Sinergi

BERITA DAERAH · 24 Mar 2026 14:00 WITA ·

Gotong Royong Warga Muara Badak Lestarikan Mangrove, Perkuat Ekonomi Pesisir


 Penggerak swadaya masyarakat Desa Muara Badak Ilir, Ramlan, menunjukkan tanaman mangrove yang ia tanam yang kini tumbuh subur dan berkembang. Mangrove memiliki peran penting dalam melindungi kawasan pesisir serta menunjang keberlangsungan hidup para petambak. Dok: Ramlan. Perbesar

Penggerak swadaya masyarakat Desa Muara Badak Ilir, Ramlan, menunjukkan tanaman mangrove yang ia tanam yang kini tumbuh subur dan berkembang. Mangrove memiliki peran penting dalam melindungi kawasan pesisir serta menunjang keberlangsungan hidup para petambak. Dok: Ramlan.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Masyarakat pesisir Desa Muara Badak Ilir, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar), terus mendorong pelestarian hutan mangrove sebagai benteng alami sekaligus penopang ekonomi lokal. Upaya ini dilakukan melalui kegiatan penanaman dan pembibitan mangrove yang melibatkan berbagai kelompok masyarakat secara gotong royong.

Penggerak swadaya masyarakat Desa Muara Badak Ilir, Ramlan, menyebutkan bahwa mangrove memiliki peran yang sangat penting dalam melindungi kawasan pesisir serta menunjang keberlangsungan hidup para petambak. Menurutnya, akar mangrove menjadi tempat berkembang biota laut yang merupakan bagian dari rantai makanan, sekaligus berfungsi menahan abrasi dan memperkuat tanggul tambak.

“Keberadaan mangrove ini juga membantu menjaga suhu di area tambak, sehingga berdampak pada peningkatan hasil panen masyarakat,” ujar Ramlan, Selasa (24/3/2026).

Ia menjelaskan, tambak yang ditanami mangrove dapat mengalami peningkatan hasil hingga lebih dari 30 persen, meski manfaat tersebut baru dapat dirasakan setelah beberapa tahun. Selain manfaat lingkungan, kegiatan penanaman mangrove juga memberikan dampak ekonomi, mulai dari proses pembibitan, penyediaan polybag, hingga penanaman yang melibatkan tenaga kerja lokal.

Tidak hanya itu, kelompok masyarakat setempat juga melibatkan para pelajar, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, sebagai bagian dari edukasi dini tentang pentingnya menjaga ekosistem mangrove.

Saat ini, program percepatan penanaman mangrove terus didorong dengan metode penanaman sekitar 800 pohon per hektare tambak guna memaksimalkan manfaat ekologis dan ekonomis.

Ramlan berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga dan menanam mangrove terus meningkat. “Mangrove merupakan salah satu penyerap karbon terbesar sekaligus penjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Dengan menjaganya, kesejahteraan masyarakat pesisir juga akan ikut meningkat,” pungkasnya.

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polemik 49 Ribu Peserta JKN Memanas, Wali Kota Samarinda: Ini Pengalihan Beban, Bukan Redistribusi

15 April 2026 - 18:00 WITA

andi9999991

BPS Samarinda Siap Gelar Sensus Ekonomi 2026, Data Pelaku Usaha Jadi Fokus Utama

15 April 2026 - 17:00 WITA

smd909761

DPRD Samarinda Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Soroti Pentingnya Kepercayaan Masyarakat

15 April 2026 - 16:00 WITA

iswandi0987

Penertiban Kawasan Hutan di Kukar Dipercepat, Pemda dan Satgas PKH Perkuat Sinergi

15 April 2026 - 08:00 WITA

pkh001

Jembatan Merah Putih Presisi di Jonggon Resmi Direnovasi, Dorong Akses dan Ekonomi Warga

14 April 2026 - 14:00 WITA

polreskkar909

Redistribusi Iuran Jaminan Kesehatan Disorot, DPRD Samarinda Minta Pemprov dan Daerah Duduk Bersama

14 April 2026 - 13:00 WITA

dprd09999911
Trending di BERITA DAERAH