Menu

Mode Gelap
Resepsi HUT ke-81 RI, Rahmad Mas’ud Ajak Warga Balikpapan Jaga Persatuan HUT ke-81 RI, TWAP Samarinda Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Integritas Upacara Penurunan Bendera di Nusantara Berlangsung Khidmat, OIKN Tegaskan Semangat Kebersamaan KONI Samarinda Gaungkan Semangat HUT ke-81 RI, Dorong Prestasi dan Sportivitas HUT Ke-81 RI di Nusantara, Basuki Tegaskan Pembangunan IKN Harus Inklusif

NASIONAL · 10 Apr 2026 16:00 WITA ·

#NgobroldiMeta di Yogyakarta, AMSI dan Meta Dorong Adaptasi AI Untuk Jurnalisme Berkualitas


 Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Wahyu Dhyatmika. Dok: AMSI Perbesar

Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Wahyu Dhyatmika. Dok: AMSI

KUMALANEWS.ID, YOGYAKARTA — Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) bersama Meta menggelar workshop #NgobroldiMeta di ARTOTEL Suites Bianti, Kota Yogyakarta, pada 9–10 April 2026. Kegiatan ini menjadi pelaksanaan perdana di luar Jakarta, dengan melibatkan 15 pelaku media digital dari wilayah Jawa dan DIY.

Mengusung tema “Serba-serbi AI: Tantangan dan Kebijakan di Platform Daring”, workshop ini dikemas dalam format diskusi interaktif yang membahas perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), serta dampaknya terhadap kerja jurnalistik di ruang redaksi.

Ketua Umum AMSI, Wahyu Dhyatmika, menyampaikan bahwa transformasi digital menuntut media untuk beradaptasi, termasuk dalam memanfaatkan platform daring secara optimal.

“Ini memang menjadi tantangan bagi pelaku media. Kalau platform digital berubah, maka sudah seharusnya newsroom juga berubah,” ujarnya.

Ia berharap, kegiatan ini dapat memberikan bekal praktis bagi para peserta dalam mengembangkan media masing-masing. “Harapannya, teman-teman bisa membawa pulang pengetahuan yang bisa langsung diterapkan di redaksi,” tambahnya.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Komite Publisher Rights, Suprapto Sastro Atmojo. Menurutnya, #NgobroldiMeta menjadi bentuk kolaborasi penting dalam mendukung keberlanjutan industri media di tengah perubahan digital.

“Workshop seperti ini penting agar jurnalis dan perusahaan media mampu menghasilkan karya yang relevan dan berdampak,” kata Suprapto.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan berbagai insight terkait pemanfaatan platform Meta untuk distribusi konten, termasuk pemahaman terhadap kebijakan Standar Komunitas dan pentingnya menjaga akurasi serta verifikasi informasi guna mencegah misinformasi.

Sementara pada hari kedua, peserta dibekali pelatihan praktis penggunaan berbagai tools berbasis AI sebagai asisten dalam proses produksi jurnalistik. Pelatihan ini diharapkan dapat membantu media menghasilkan konten yang lebih efektif, berkualitas, dan tetap berpegang pada prinsip etika jurnalistik.

 

Sumber: Asosiasi Media Siber Indonesia
@2026
Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

HUT Ke-28 IJTI: Jurnalis Televisi Diminta Jaga Marwah Profesi di Tengah Badai Disrupsi

9 Agustus 2026 - 17:00 WITA

WhatsApp Image 2026 08 09 at 15.49.48

Pakar Hukum Pidana Soroti Penyidikan Korupsi Bertahun-tahun, Minta Aparat Segera Beri Kepastian Hukum

20 Juni 2026 - 15:00 WITA

a45

AMSI Kecam Dugaan Teror terhadap Floresa.co, Desak Aparat Usut Tuntas dan Lindungi Kebebasan Pers

12 Juni 2026 - 12:00 WITA

amsi99

Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta, Perkuat Perlindungan dan Nilai Ekonomi Karya Jurnalistik

12 Juni 2026 - 11:00 WITA

pers99

Rita Widyasari Minta Pengembangan Perkara Dinilai Berdasarkan Fakta dan Asal-usul Aset

6 Juni 2026 - 15:30 WITA

bunda05

Rita Widyasari: Bantuan Sosial kepada Masyarakat Berasal dari Usaha yang Dimiliki Sebelum Menjabat

6 Juni 2026 - 15:00 WITA

bunda03
Trending di NASIONAL