Menu

Mode Gelap
Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

BERITA DAERAH · 16 Agu 2025 19:15 WITA ·

Waterboom Pulau Kumala Ditarget Rampung 2026, Jadi Magnet Wisata Baru Kukar


 Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, memberikan keterangan kepada awak terkait progres pembangunan Waterboom Pulau Kumala. Proyek yang mulai dikerjakan sejak 2022 ini ditargetkan selesai pada 2026 mendatang dan diharapkan menjadi destinasi wisata unggulan di Kukar. (Indirwan/Fairuzzabady/Kumalanews.id) Perbesar

Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, memberikan keterangan kepada awak terkait progres pembangunan Waterboom Pulau Kumala. Proyek yang mulai dikerjakan sejak 2022 ini ditargetkan selesai pada 2026 mendatang dan diharapkan menjadi destinasi wisata unggulan di Kukar. (Indirwan/Fairuzzabady/Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, meninjau progres pembangunan Waterboom Pulau Kumala pada Sabtu (16/8/2025). Proyek yang mulai dikerjakan sejak 2022 ini ditargetkan selesai pada 2026 mendatang dan diharapkan menjadi destinasi wisata unggulan di Kukar.

“Waterboom ini sudah mulai kita kerjakan secara bertahap sejak 2023-2024 termasuk 2025 ini. InsyaAllah finalnya di 2026 untuk landscape dan finishing,” ujar Rendi.

“Mudah-mudahan setelah nanti kita anggarkan, fasilitas ini bisa segera dinikmati oleh masyarakat Kukar dan juga mendatangkan wisatawan dari luar daerah,” tambah Rendi.

Menurutnya, keberadaan waterboom akan menambah daya tarik Pulau Kumala yang selama ini terus diproyeksikan sebagai kawasan wisata andalan Kukar. Ia optimistis fasilitas baru tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus ruang rekreasi baru bagi warga.

Selain waterboom, Rendi juga menyebutkan beberapa opsi pengembangan Pulau Kumala lainnya. Salah satunya adalah penyediaan layanan transportasi ramah lingkungan berupa mobil listrik yang akan beroperasi di dalam kawasan pulau.

“Kalau untuk wacana jembatan penyeberangan memang ada, tapi biayanya sangat besar mencapai sekitar Rp800 miliar. Dari hitungan bisnis itu tidak masuk,” jelasnya.

“Jadi opsi yang lebih efisien adalah menyiapkan penyeberangan mobil, lalu di dalam Pulau Kumala kita fasilitasi kendaraan listrik untuk berkeliling,” tutupnya.

Dengan target penyelesaian pada 2026, pemerintah berharap Waterboom Pulau Kumala akan menjadi salah satu ikon wisata air di Kalimantan Timur, sekaligus mendukung geliat pariwisata dan perekonomian masyarakat.

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gotong Royong Jadi Kunci Jaga Kebersihan, Palaran Bersihkan Parit Antisipasi Musim Hujan

29 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h40

NasDem Samarinda Gandeng Bank Sampah, Gerakkan Warga Peduli Kebersihan dari Palaran

29 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h39

Gebermas Dorong Warga Peduli Sampah, Bank Sampah Kampung KB Makmur Lestari Jadi Penggerak

29 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h38

Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Sejumlah Rute dari Balikpapan Delay hingga 4 Jam

29 Agustus 2026 - 14:00 WITA

h37

Kodam VI/Mulawarman Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Karhutla Mereda

29 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h36

Minat Warga Meningkat, Keterisian Bacitra Balikpapan Tembus 140 Persen

28 Agustus 2026 - 13:00 WITA

h35
Trending di BERITA DAERAH