Menu

Mode Gelap
Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Sinergi, Kapolda Kaltim Ajak Media dan Masyarakat Jaga Kamtibmas Celni Pita Sari Sambut Hadirnya Haraku Ramen Halal, Dinilai Perkuat Investasi dan Ekonomi Samarinda Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Loa Kulu Ajak Ratusan Warga Jalan Sehat Pererat Kebersamaan Viktor Yuan: Perbaikan Jalan dan Gang Masih Jadi Aspirasi Utama Warga Samarinda

SENI BUDAYA · 19 Agu 2025 17:15 WITA ·

Lanjong Art Festival 2025 Hadir Lagi, Usung Tema “Habis Barat Terbitlah Timur”


 Tim Lanjong Art Festival 2025 menggelar bincang sore dan temu media di Kong Djie Cafe, Tenggarong, Selasa (19/8/2025). (Indirwan/Fairuzzabady/Kumalanews.id) Perbesar

Tim Lanjong Art Festival 2025 menggelar bincang sore dan temu media di Kong Djie Cafe, Tenggarong, Selasa (19/8/2025). (Indirwan/Fairuzzabady/Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Setelah vakum sejak 2017, Lanjong Art Festival kembali hadir dengan persiapan lebih matang. Festival seni berskala internasional ini akan digelar pada 22–27 Agustus 2025 di Ladaya, Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), mengusung tema “Habis Barat Terbitlah Timur.”

Direktur Lanjong Art Festival, Mimi Nuryanti, dalam acara Bincang Sore dan Temu Media di Kong Djie Cafe, Tenggarong, Selasa (19/8/2025), menyebut kembalinya festival ini sebagai jawaban atas kerinduan masyarakat seni terhadap ruang pertemuan yang berkualitas.

“Sejak 2017 festival ini terhenti, dan tahun 2025 menjadi momentum spesial. Lanjong Art Festival bukan sekadar hiburan, melainkan ruang ekosistem seni dan kebudayaan dengan nilai yang lebih dalam,” ujar Mimi.

Tahun ini, festival menghadirkan tiga program utama. Pertama, kompetisi teater nasional yang dikurasi oleh tiga tokoh besar yakni, ABS Marandana, Iswadi Pratama, dan Prof. Yudiaryani, satu-satunya profesor teater perempuan di Indonesia. Dari kurasi tersebut, terpilih 11 kelompok teater dari berbagai daerah yang akan tampil di Ladaya.

Kedua, workshop lintas pengetahuan yang mempertemukan maestro seni dengan generasi muda teater. Workshop akan berlangsung sepekan penuh untuk memperkaya pengalaman sekaligus memperluas jejaring pelaku seni.

Ketiga, eksibisi seni multidisiplin dengan partisipasi seniman internasional, antara lain Shue (seniman butoh, Singapura), Larissa Umatia (Brasil), serta seniman dari Jepang dan Indonesia, termasuk Kang Panjisakti (Mawang).

“Ini bukan soal popularitas, melainkan membangun distribusi pengetahuan lintas batas,” tegas Mimi.

Selain itu, festival juga menyiapkan karya kolaboratif yang akan dipentaskan pada 27 Agustus, dipimpin sutradara Kang Yusef Muldiana bersama para seniman multidisiplin. Pertunjukan ini hanya dipentaskan sekali di Ladaya sebagai hadiah khusus untuk Kutai Kartanegara.

Festival turut menghadirkan Sarasehan Kebudayaan serta instalasi seni yang telah dipersiapkan sejak lima bulan lalu. Instalasi ini dirancang untuk merepresentasikan nilai tema besar festival sekaligus memberikan pengalaman artistik berbeda bagi pengunjung.

“Kami berharap masyarakat bisa hadir langsung ke Ladaya, karena atmosfer seni itu hanya bisa dirasakan secara nyata, bukan lewat layar,” ajak Mimi.

Lanjong Art Festival 2025 diharapkan menjadi momentum kebangkitan seni dan kebudayaan di Kalimantan Timur sekaligus mempertegas posisi Kutai Kartanegara di peta kesenian nasional bahkan internasional.

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tari Kembar 4 Meriahkan Festival Budaya Pampang, Simbol Harmoni Dayak dan Jawa di Samarinda

25 Juni 2026 - 19:00 WITA

a99

Festival Budaya Dayak Kenyah Jadi Sarana Pelestarian Tradisi dan Penggerak Ekonomi Masyarakat Pampang

25 Juni 2026 - 16:00 WITA

a96

HUT ke-53 Desa Budaya Pampang, Andi Harun Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Budaya dan Kelestarian Alam

25 Juni 2026 - 13:00 WITA

a93

Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 Siap Semarakkan Pampang, Angkat Warisan Leluhur ke Panggung Pariwisata

24 Juni 2026 - 20:00 WITA

a91

Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 Siap Digelar, Promosikan Kearifan Lokal dan Dongkrak Ekonomi Pampang

17 Juni 2026 - 20:00 WITA

kk13

Gotong Royong Sambut Festival Budaya Dayak Kenyah 2026, Ketua Adat Pampang: Warisan Leluhur Harus Terus Hidup

16 Juni 2026 - 12:00 WITA

kam45
Trending di BERITA DAERAH