Menu ✖

Mode Gelap
Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah Distanak Kukar Sediakan Klinik Hewan Gratis, Bisa Periksa hingga Operasi DP2KB Kukar Tegaskan Layanan KB Gratis Tersedia di Puskesmas hingga Rumah Sakit Sunggono Buka Sertifikasi dan Munaqosyah Akbar 500 Guru Mengaji se-Kukar Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

BERITA DAERAH · 14 Okt 2025 12:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Gencarkan Akses PAUD, 10 Ribu Anak Belum Terdaftar di Lembaga Pendidikan


 Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara, Pujianto, saat memberikan keterangan persnya kepada sejumlah awak media. Perbesar

Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara, Pujianto, saat memberikan keterangan persnya kepada sejumlah awak media.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah fokus memperluas akses pendidikan bagi anak usia dini. Hasil sinkronisasi data antara Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) dan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) menunjukkan masih banyak anak usia PAUD di Kukar yang belum terdaftar di lembaga pendidikan formal.

Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, mengungkapkan bahwa hasil verifikasi data menunjukkan sekitar 10 ribu anak usia PAUD belum mengikuti pendidikan formal. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan angka partisipasi sekolah (APS) di seluruh wilayah Kukar.

“Dari Dapodik kita tahu berapa anak yang sudah terdaftar di PAUD, sedangkan data Dukcapil menunjukkan jumlah anak usia sekolah yang seharusnya sudah masuk PAUD. Dari perbandingan itu, ada sekitar sepuluh ribu anak yang belum terdata di satuan pendidikan,” jelas Pujianto, Senin (13/10/2025).

Menurutnya, rendahnya partisipasi anak usia dini umumnya disebabkan oleh kurangnya kesadaran dan motivasi orang tua terhadap pentingnya pendidikan PAUD bagi tumbuh kembang anak.

“Banyak orang tua masih berpikir bahwa PAUD belum perlu. Padahal pendidikan di usia dini sangat menentukan kesiapan anak, baik secara sosial maupun akademik, saat masuk SD,” ujarnya.

Pujianto menambahkan, anak yang menempuh pendidikan PAUD terbukti lebih siap menghadapi proses belajar di sekolah dasar dibandingkan anak yang langsung masuk tanpa pengalaman prasekolah.

“Anak yang pernah PAUD biasanya lebih mudah beradaptasi, lebih percaya diri, dan lebih cepat menangkap pelajaran,” tambahnya.

Sebagai langkah konkret, Disdikbud Kukar akan memperkuat kampanye kesadaran pendidikan usia dini melalui kerja sama lintas sektor dengan pemerintah kecamatan, desa, dan lembaga PAUD. Upaya ini juga mendapat dukungan dari Bunda PAUD Kabupaten Kukar, yang aktif mendorong peningkatan partisipasi masyarakat terhadap pendidikan anak usia dini.

“Kami melibatkan camat, lurah, kepala desa, serta Bunda PAUD di tiap wilayah untuk menyosialisasikan pentingnya PAUD. Harapannya, semakin banyak orang tua yang mau menyekolahkan anaknya sejak dini,” tutur Pujianto.

Pemerintah menargetkan, dalam waktu dekat angka partisipasi sekolah anak usia 5–6 tahun bisa meningkat dari 63 persen menjadi 70–80 persen.

“Pendidikan yang baik dimulai sejak usia dini. Kami ingin memastikan setiap anak di Kukar mendapatkan haknya untuk belajar sejak awal,” pungkasnya.

 

ADV DISDIKBUD KUKAR
Pewarta : Indirwan
Editor : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah

17 Oktober 2026 - 21:00 WITA

o6

Distanak Kukar Sediakan Klinik Hewan Gratis, Bisa Periksa hingga Operasi

17 Oktober 2026 - 15:00 WITA

o5

DP2KB Kukar Tegaskan Layanan KB Gratis Tersedia di Puskesmas hingga Rumah Sakit

17 Oktober 2026 - 14:00 WITA

o4

Sunggono Buka Sertifikasi dan Munaqosyah Akbar 500 Guru Mengaji se-Kukar

17 Oktober 2026 - 13:00 WITA

o3

Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

17 Oktober 2026 - 09:30 WITA

o1

Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV

17 Oktober 2026 - 08:30 WITA

n97
Trending di BERITA DAERAH